Pilih banyak amal atau banyak ilmu?

Analogi mudah untuk menjawab pertanyaan judul diatas adalah : pilih banyak ilmu tentang uang atau pilih memiliki banyak uang, jelas pilih banyak uang kan, untuk apa banyak ilmu tentang uang tapi tidak punya uang. Sekarang kita pilih yang banyak amal atau banyak ilmu?, jelas jawabannya adalah banyak amal.

Contoh dalam ibadah: memiliki ilmu sedekah dari hadis sampai quran, pendapat ulama semua dalilnya hafal tapi sedekah sedikitpun tidak. Sekarang ilmunya cuma sedikit, yang diketahui bahwa sedekah itu tuntunan rasulullah , kemudian dia banyak melakukan sedekah. baik sekarang mari kita pilih, banyak ilmu sedekah atau kita banyak sedekah.

Saya masih melihat bahwa islam ini masih menjadi ilmu belum menjadi amal, maka kita lihat misalnya , agama lain KRisten misalnya dengan ajaran Kasih nya, kita akan mengatakan bahwa ajaran memberi itu adalah dari islam.. tapi orang islam sendiri kurang dalam sikap memberi…sehingga banyak dari orang islam yang masuk kristen. Kemudian lagi di negara negara maju katanya mereka menerapkan Al quran seperti disiplin , etos kerja, dan lain sebagainya.

kesimpulan saya: Pemeluk islam masih lebih suka mencari ilmu dari pada beramal, ilmu banyak amal minim. dan kita akan selalu tertinggal dengan umat lainnya jika kita tidak merubah paradigma ini.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

One thought on “Pilih banyak amal atau banyak ilmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *