Puasa tidak menahan nafsu ….tapi meninggalkannya

puasa adalah sarana transformasi kesadaran (state of consciousness) dari kesadaran fisik mentranformasi menjadi kesadaran ruhani. jadi sebanarnya tidak menahan nafsu… nafsu ini kan letaknya difisik jika kita sudanh transformasi ke ruh maka tidak ada yang perlu ditahan lagi.. jadi puasa tidak menahan nafsu karena wiayah itu sudah kita tinggalkan.

Author: Setiyo Purwanto

Trainer dan Peneliti psikologi islam Dosen Fakultas Psikologi UMS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.