puasanya orang puasa

(ini merupakan pesan Ust Abu Sangkan, sebelum puasa.. jadinposting ini terlambat….)
Besok Pagi puasa !! media televisi berlomba menyuguhkan acara-acara religi terbaiknya. tidak kalah penting artis pendukungnya telah mempersiapkan baju tahunannya, bahkan para komedian telah dikontrak bertugas mengocok perut pemirsa sementara ustadznya menjadi figuran. ini alasan para pembuat program televisi bahwa ustadz sudah tidak menarik lagi. ini menandakan orang indonesia butuh tertawa dan senyum selama Ramadhan, bisa mengusir stress sesaat. yang penting ada ustadznya. Tapi tidak apa-apa masih lumayan sebulan kita akan merasakan keindahan Ramadhan secara simbolis. keindahan Ramadan pernah saya alami dikampung semasa kecil. kenangan berkumpul dengan teman-teman sepermainan dengan canda rianya yang terkadang konyol dan lucu. hiburan televisi , masih belum ada, kreativitas membuat suasana segar terjadi karena kondisi masa itu. semua orang lucu dan menyenangkan, tanpa bantuan komedian. Tapi saya merasakan pemahaman puasa orang-orang dewasa masa itu, sangat berbeda. ada puasa yang diajarkan leluhur dan ada puasa yang diajarkan agama Islam.

Bagii orang jawa, puasa adalah sesuatu yang sangat sakral dan mystik. puasa baginya merupakan jalan tirakat untuk mencari kesempurnaan diri. beberapa yang dikenal dalam masyarakat jawa seperti puasa Mutih,puasa ngebleng atau mati geni, puasa bisu, puasa ngrowot, puasa weton dan lain-lain. Dan mereka dalam menjalankan laku tirakat tersebut dilakukan dengan sangat serius. berbeda ketika menjalanakan berpuasa Ramadhan. mereka sangat mempercayai bahwa dengan tirakat puasa, mereka akan mendapatkan daya linuwih kewaskitaan ( kasyaf) dan kesaktian (karomah). Benarkan demikian ? nyatanya memang akhirnya banyak yang berhasil, menjadi kebal dari goresan benda tajam, mampu memilki ketajaman indra keenamnya, bisa memanfaatkan kekuatan jin untuk mengambil keris atau benda yang berasal dari dimensi ghaib. Saya pernah penasaran akan hal-hal yang aneh ini. Saya mengikuti kegiatan mereka dalam perburuan mengambil benda-benda kuno secara ghaib di Trowulan Mojokerto. pada waktu itu saya mengusulkan dilakukan pada siang hari, agar tidak terjadi rekayasa dalam pengambilannya, dan mereka setuju. kira-kira pukul 11.00 ritual dilakukan oleh mas Ghafar (sempat tampil di ANTV). setelah membaca mantra…wajahnya penuh konsentrasi … tangannya bergetar tubuhnya berguncang….saya mengamati sekelilingnya…barang kali ada yang direkayasa…dan hupps !! tangannya mengambil segenggam tanah di lokasi tersebut …hanya segenggam !! saya sudah dapat mas, katanya. saya masih penasaran…karena ia hanya menggenggam segenggam tanah, lho mana kerisnya ? dia hanya diam meneruskan konsentrasinya….tiba-tiba tangannya bergerak seperti memegang sesuatu yang bergerak didalam genggamannya…dan sebuah keris sepanjang 30 cm keluar dari gengaman tangannya..ajaib !! ada lagi sebuah tombak sepanjang satu meter, kalau sulapan nggak mungkin…soalnya diambilnya langsung diatas kepalanya…

saya amati keris tersebut ..memang terbuat dari besi beneran….saya penasaran…dan bertanya kepada mas Ghofar. mas bagaimana caranya kok sampean bisa ambil barang ghaib ini….minta sama Allah jawabnya. wah makin penasaran…langsung otak saya mikir…kenapa nggak minta dollar saja ya..biar nggak repot-repot menjual keris kepasar…toh Allah langsung memberinya dengan nyata keris tersebut…minta kok tanggung pikir saya. tapi saya harus mengakui adanya fenomena ghaib yang dilakukan oleh orang-orang seperti mas ghafar. lalu saya ingin mencoba meminta kepada Allah seperti saran mas Ghafar tadi…toh Allah maha mendengar…pasti dapat pikir saya…Ya Allah saya Minta keris seperti yang mas ghafar dapatkan…. lalu saya mencoba mengambil tanah menirukan mas Ghafar…setelah saya buka eh ternyata …kerikil kuburan yang saya dapatkan…waduh mas kok saya nggak dapat keris..mas ghafar hanya tertawa ngakak !! sampean iku minta sama Allah kok sembarangan…Allah itu maha suci mas Abu…jadi yang bisa mendapatakan hanya orang-orang suci, seperti wali-wali dan nabi-nabi saja mas Abu kalau kita-kita nggak mungkin diterima soalnya orang biasa. makanya saya tidak meminta langsung kepada Allah tetapi meminta kepada para leluhur dan wali-wali ditanah jawa, jawabnya mantab. ooooh kalau gitu dengan bertauhid pasti nggak bakalan dapat yaa. tidak mas abu…kita tetap harus bertauhid tapi harus dengan perantara (perantara orang suci) , harus menjalankan amalan berpuasa selama 40 hari, membaca shalawat dan tawasul kepada leluhur mas. ia menjelaskan. Akhrnya kami semua pulang dengan membawa hasil beberapa keris dan batu akik !
dalam perjalanan pulang saya mikir, ngapain leluhur-leluhur ini kerjanya kok ngasih benda-benda seperti keris dan macam-macam batu-batuan. serendah itukah status para wali dan Nabi….tugas mulianya dirusak menjadi tukang cari batu dan keris. bukankah pusaka yang diberikan kepada kami berupa Alqur’an dan asunnah yang dijadikan petunjuk hidup.

orang jawa sangat serius didalam menjalankan tirakat, laku melek (tidak tidur), topo broto, kungkum (berendam) dipersimpangan aliran sungai. terlepas syirik menurut agama atau tidak, saya hanya ingin mengamati. mengapa mereka begitu serius menjalankan “laku” tirakat yang cukup ketat dan berat. dan mempunyai tujuan yang sangat kuat, yaitu kadigdayan dan kanuragan. apakah bulan puasa kali ini memiliki arti yang besar bagi ummat islam. tentu kita akan mengatakan, benar dan pasti. kalau kejawen berpuasa untuk mencari kesejatian diri dan kesaktian, sehingga dilakukan dengan serius dan benar-benar berpuasa. bahkan mereka melakukan pantangan-pantangan sangat ketat agar mencapai yang dicita-citakan. kita jangan hanya bisa mengatakan mereka sesat dan syirik, bagaimana dengan puasa dan ibadah shalat kita ? fenoma dibulan ramadhan setiap tahun berjalan dengan baik, karena orang-orang semangat menjalankan ibadah-ibadah sunnah. akan tetapi kita lupa…bahwa Ramadhan adalah ibadah Puasa…bukan ibadah Tarawih. sebab yang diwajibkan adalah ibadah Puasanya dan kita diperingatkan oleh nabi jangan hanya mendapatkan haus dan lapar. dan Allah mewajibkan puasa bagi orang-orang beriman; yaa ayyuhalladzina amanu … kutiba ‘alaikumush shiyam..kama kutiba ‘alalladzina min qoblikum la’allakum tattaquun…..ternyata kita disuruh beritirakat …disuruh serius disiang hari…melakukan pantangan disiang hari….mempunyai tujuan pasti…mengolah jiwa untuk memahami “laku Puasa”….siapa diri kita….dari mana asal kita….bagaimana cara mengolahnya sehingga tercapai puasa yang sebenarnya….mampukah kita mengalahkan kesaktian orang-orang yang dianggap berbuat syirik, mengalahkan yang berkompromi dengan syetan dan dedemit ?

Mengapa kita dilarang melakukan makan dan minum, memperturutkan dorongan hawa nafsu ..hanya satu hari penuh. waktu maghrib kita dibebaskan kembali….inilah latihan spiritual sekaligus memasuki kesadaran siapa diri ini…..proses pertama…kita menyadari bahwa tubuh ini bersasal dari tanah yang memilki kecenderungan kepada asal muasalnya yaitu tanah….keterikatan kepada tanah untuk sementara diredam dengan tidak makan dan minum..maupun kebutuhan biologis…sehingga aktivitas tubuh benar-benar dilumpuhkan agar tidak menguasai dan menutup kesejatian diri kita….yaitu Ruh yang dihembuskan oleh Allah….

mari ktia rasakan ketika hari pertama…ketika menjelang berbuka puasa…apa reaksi tubuh anda ketika melihat makanan dihidangkan….pasti anda akan merasakan gejolak untuk cepat memakannya…cobalah ditahan…agar gejolak itu meredam….lawanlah hanya dengan memberi minum sekedarnya atau 3 buah korma saja….lalu shalat maghrib…. diamlah sejenak…amati dibalik tubuh anda….anda akan memahami siapa diri anda dengan nyata…ternyata kita bukan tubuh ini…karena tubuh ini cenderung kembali kepada asalnya…makanya ia ingin menguasai…segala apa saja yang berhubungan dengan tubuhnya…seperti ingin menguasai tanah..menguasai air..udara…lautan…dan seluruh mineral yang dikandung dalam bumi….inilah yang dikeluhkan oleh nabi Yusuf ketika kecenderungan nafsunya yang selalu mengajak kejahatan….karena memang nafsu berasal dari kecenderungan tubuhnya.

Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan. kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh tuhanku. sesungguhnya Tuhanku Maha pengampun lagi Maha Penyayang (QS. Yusuf,12:53 )

hari pertama..biasanya memang masih berat…kecuali bagi yang sudah memahami dunia spiritual ruhiyah…lanjutkan tirakat hari kedua,ketiga…sampai kesepuluh….kedua puluh …..pasti anda bisa merasakan perbedaan pengalaman kerohanian…..hanya ruhanilah yang mampu memasuki malam akhir dibulan ramadhan….

Jangan sia-siakan mengolah diri, karena tujuan puasa adalah mencapai kembali menjadi diri yang sejati..yaitu Al fitrah yang suci (li iedil Fitri )

Sesungguhnya Aku akan menciptakan seorang manusia dari tanah liat kering (yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk. maka apabila Aku telah menyempurnakan kejadiannya, dan telah meniupkan kedalamnya Ruh-Ku (ciptaan), maka tundukklah kamu kepadanya dengan bersujud (QS. Al Hijr,15:28-29)

menyadari ayat diatas, dalam prakteknya adalah berpuasa dalam ramadhan ini….benarkah kalau kita tidak memperturutkan hawa dari dorongan (chatexis) tubuh kita (nafsu). eskistensi ruh akan lebih jelas..dan kita akan mengatakan ….Akulah Ruh yang ditiupkan Ilhahy …telah menguasai gejolak dorongan tubuh kasarku yang terbuat dari tanah ini….aku telah berhasil melepaskan diri dari kuburan tanah yang menutupi ruhku….wahai ruh yang sejati kembalilah kepada Tuhanmu dengan tenang dan rela….ya ruuhiiiii…kita bersama dalam wilayah Tuhan tempat asalmu …..damai dan tenang…

0 thoughts on “puasanya orang puasa

  1. biar terlambat ga-papa, yg penting disampaikan. Alahmdulillah saya juga sudah baca di blognya SC HSSemarang. Semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita semua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *