Quran ; The Power of Now

Al quran sudah menjelaskan tentang kekuatan “sekarang”, kekuatan itu tercermin dalam firman Allah dalam surat ar ra’du ayat 11 bahwa Allah tidak akan merubah suatu kaum jika kaum tersebut tidak mau merubah dirinya.

pada ayat tersebut ada satu hal yang selama ini kita lupakan yaitu kepenguasaan mutlak Allah SWT, tentang siapa yang merubah… bahwa yang merubah adalah Allah, kita hanya mengikuti perubahan yang dilakukan Allah saja. Perubahan yang kita lakukan hanyalah bagaimana kita bersikap yakin akan apa apa yang kita inginkan, yang nantinya Allah akan merubahnya. maka tidak ada usaha yang seharusnya kita lakukan kita hanya merubah dari yakin terhadap sesuatu yang negatif kita rubah menjadi yakin positif. dan yakin ini ini harus kita lakukan terus menerus.

contoh kita menginginkan mobil maka kita harus merubah pikiran kita dari pikiran tidak memiliki mobil atau dari pikiran menginginkan mobil menjadi pikiran yang “sudah memiliki mobil” (meski mobil belum ada). nah keyakinan diri secara terus menerus bahwa kita memiliki mobil inilah yang nantinya Allah akan benar benar memberikan kita mobil.

hal ini berlaku dalam hal apapun contoh kita sakit maka jika kita ingin sembuh lebih cepat jangan berpikir sakit namun berpikir sehat rasakan dan yakini sehat itu seperti keadaan kita ketika sehat. jadi kita sakit tapi kita yakin kalau kita sehat. ketika tidak ada keraguan dalam diri kita maka sehat tersebut akan mengalir dalam tubuh kita.

sekarang apa kaitannya dengan THE POWER OF NOW, kaitannya adalah bahwa dengan konsep THE POWER OF NOW maka kita meniadakan masa depan dan masa lalu untuk dijadikan satu menjadi masa sekarang. kalau sekarang kita ingin kaya ya jadilah kita kaya sekarang jangan kaya pada masa depan atau masa lalu. kita benar benar menjadi kaya pada masa sekarang. dengan merubah diri menjadi kaya inilah maka Allah akan merubah diri kita menjadi kaya secara riil.

kita tidak pernah berhubungan dengan kekayaan secara riil, yang dapat kita lakukan adalah merubah kekayaan secara pikiran, emosi dan jiwa yaitu dengan kekuatan sekarang THE POWER OF NOW, semakin kuat kita menjadi sekarang maka semakin cepat pula ALlah merubah nasib kita secara riil.

kesalahan orang ketika ingin kaya adalah terlalu mengandalkan perubahan riil yaitu dengan usaha , bekerja siang dan malam tapi lupa akan pikiran nya sendiri. bagaimana bisa kaya kalau dia bekerja keras namun masih berpikiran miskin. jadi sekarang usaha yang kita lakukan adalah menjadikan hidup kita sekarang menjadi THE POWER OF NOW, dan kita tidak perlu memperhatikan jalannya dari mana ,,,, pasti nanti Allah akan beri petunjuk .. dan kalau sudah Allah beri petunjuk maka tinggal kita ikuti saja.

materi The Power of Now tadi malam kita ulas dan kita praktekan bagi pembaca yang ingin mempraktekan silahkan ikuti caranya dibawah ini:

1. tentukan apa yang kita inginkan (sesuai dengan permasalahan yang sedang kita hadapi)

2. berdoa kepada Allah sesuai dengan apa yang kita inginkan

baik kita mulai memahami The Power of Now

3. coba kita keluar dari bumi agar kita terbebas dari dimensi waktu, karena waktu itu merupakan persepsi dari siang dan malam, siang dan malam itu pengaruh dari perputaran bumi, untuk itu keluarlah dari bumi dan beradalah diluar angkasa sampai merasakan betul rasanya terbebas dari ruang dan waktu

4. setelah memahami tahap 3, kembalilah ke Bumi dengan tetap terbebas dari dimensi  waktu, kemudian apa yang tadi kita inginkan sudah terjadi dan sudah kita rasakan (The Power of Now)

5. bertahanlah pada posisi tahap 4 beberapa saat, tentunya semakin lama akan semakin cepat Allah mewujudkannya.

selamat mencoba.

link terkait

tips bertambah rizki dan bertambah

bersyukurlah untuk menyongsong masa depan

kita menginginkan kita mengalami

jangan memilih islam … karena mengajarkan kemiskinan..

cara mengaktifkan “mode ON” Syukur

pelatihan switch on syukur : metode praktis menjalankan LoA

cara mendapatkan kekuatan ghoib (2)

sabda pandito ratu

Law of Attraction agar cepat umrah atau haji

vibrasi positif dengan reframing

Allah di Law of Atraction

penerapan film the secret pada duduk iftirasy

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

2 thoughts on “Quran ; The Power of Now

  1. Salam pak…saya merasa sedikit keliru..mohon perjelasan bapak..1.kesimpulannya, makna sebenar ayat di atas Allah hanya akan merubah nasib sesuatu kaum, sekirannya kaum itu merubah keinginan utk menjadi apa atau menginginkan apa dan bukanya merubah dgn usaha sekarang kepada usaha yang lain atau yg lebih kuat lagi.
    2. Setelah merubah keyakinan kita (ingin brubah, ingin jadi kaya dan lain2), kita hanya menunggu keadaan riil didatangkan Allah atau ditunjukkan jalannya tanpa ada time frime atau due date, kita hanya menunggu tanpa pasti bila kita akan memperolehinya, bukankah ini juga ada bahayanya spt merasa ragu tntg kurniaan Allah stelah 4 bulan menunggu hasil prubahan tetapi kita masih di takuk lama (keadaan sblm ingin brubah)..mohon jwapan bapak..mekasih..

    • salam .
      1. ya kita hanya merubah keinginan kita dan merubah keyakinan kita bahwa Allah mengabulkan keinginan kita (yakin) sekarang,itulah usaha yang perlu kita kuatkan dan kita lakukan semaksimal mungkin, seyakin mungkin. tentang usaha dlahir kita lakukan sebagaimana biasa. kalau kita ingin kaya ya kita dagang, berniaga, menjadi pegawai dan lain sebagainya. jadi mengikuti apa yang seharusnya kita jalani.
      2. menunggu dalam artian kita sudah yakin bahwa apa yang kita inginkan sudah dikabulkan Allah. udunii astajib lakum. saya sudah yakin kalau doa saya sudah dikabulkan. kalau menunggu dalam artian mengharap harap, menanti nanti tanpa ada keyakinan itu sama saja meragukan Allah sehingga yang terjadi sebaliknya “tidak akan terjadi apa apa” karena kita ragu kepada Allah.
      demikian Pak. salam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *