ramadhan hari ke 11 : hanya Ruh yang bisa menangkap lailatul qodar

pada malam itu turun lah malaikat dan Ruh …dengan ijin Tuhan…. demikian arti surat al qodar ayat 3

yang bisa menangkap ruh dan malaikat adalah Ruh yang ditiupkan Allah kepada kita ketika kita usia 4 bulan dalam kandungan. kenapa malaikat bisa ditangkap oleh ruh karena kedudukan malaikat berada di bawah Ruh.  kalau Ruh dengan Ruh jelas ini hal yang sama (memiliki frekwensi yang sama).

maka pelatihan puasa selama sehari sangat penting sekali terhadap penyadaran ruh ini , dengan modal penyadaran ruh inilah ketika malam tiba kita dapat menangkap malam lailatul qodar yaitu malam yang di dalamnya diturunkan malaikat dan Ruh.

jika kita ingin mendapatkan malam seribu bulan caranya sangat sederhana tidak perlu menggunakan amalan amalan khusus terlebih dengan ramalan ramalan datangnya lailatul qodar dimana setiap ulama memiliki ciri ciri tersendiri sehingga membuat kita tambah bingung.  cara sederhana itu adalah menggunakan kesadaran Ruh ini dalam malam itikaf kita.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

17 thoughts on “ramadhan hari ke 11 : hanya Ruh yang bisa menangkap lailatul qodar

  1. assalamualaikum:saya msh bingung kedudukan malaikat berada dibawah ruh,sedangkn arti kata”RUH”dlm surat al qodar itu diartikan oleh kebanyakan ulama ahli tafsir sbg malaikat jibril,malaikat jibril trun ke bumi memimpin malaikt yg lain sehingga dinamakn lailatul qodar[mlam yg penuh/sesak,krn bnyk malaikat yg trn]dan malaikat jibril sendiri dijuluki”ruhul kudus”sbelmnya terima kasih ats penjelasanya wassalam

    • kan di surat al qodar sudah jelas pak, bahwa malaikat dan Ruh, malaikat sangat berbeda dengan Ruh pak, malaikat ya malaikat , ruh ya ruh…. sedangkan jibril bukanlah Ruh tapi malaikat. nah saya juga heran kenapa penafsiran sering kali menambahkan arti yang sudah jelas. kita lihat pak kenapa Allah menurunkan Ruh agar yang memiliki Ruh ini bisa menangkap nya…. sekarang dalam sejarah disuruh sujudnya malaikat kepada manusia tidak lain dantidak bukan karena manusia (nabi adam) memiliki Ruh… dan Ruh inilah milik Allah sehingga Malaikat sekali lagi diminta sujud

  2. trm kasih pak mgkn slm ini saya dan mungkin kebanyakn org slh tafsir,tp apkah ruh hanya dimiliki manusia krn yg saya tahu malaikt dan hewan pun memiliki ruh bahkan tumbuh2an,kalau penjelasan bapak demikian ruh yg trun pd mlm lailatul qodar ruhnya siapa apa ruh yg dicptakan ALLAH tp msh bebas blm memiliki raga….trima kasih

  3. kt jin dlm al qur’an slalu dituls lebih dl sblm kt mnsia krn memang jinlah yg menghuni alm dunia sblm manusia,jin dan manusia dicptakan untk menyembh ALLAH

  4. jin dan manusia dicptakn untuk menyembah ALLAH,artinya jin dan manusia memiliki kedudukan tanggung jawab yg sama, harus mempertanggung jawabkn sgl perbuatanya,ketika jin mati dan manusia mati raga keduanya akan hancur dan ruh keduanyalah yg akan mmpertanggung jawabkan segala perbuatanya di hadapan ALLAH krna ruh diberi keistimewaan”kekekalan”artinya jin jg memiliki ruh WALLAHU A’LAM trima kasih sebelmnya atas penjelasanya wassalam

  5. insyaAllah dari apa yang saya dapat dalam membaca petunjuk (kitab Alquran) Seluruh Mahkluk tercipta melalui Qalam (PENA) Allah, Ruhul Qudus ada pada Malaikat Jibril,pada manusia bisa saja menjadi ternoda atau tidak suci lagi krn itulah ada perintah untuk bersuci…Malaikat dikatakan tidak memiliki Nafs nah inilah yang membedakan dengan mahkluk yang lain. tapi kalau nafs diterjemahkan sbg jiwa maka malaikat tidak akan merasakan mati. dan itu benar bila kata mati disini diartikan sebagai proses pemisahan antara jasad,jiwa,dan ruh. Tapi bila diterjemahkan binasa atau musnah (tidak ada lagi) menjadi salah.
    Firman “Setiap yang berjiwa akan merasakan mati”.
    Seluruh mahkluk “hidup ” karena dicipta oleh Yang Maha Hidup.
    Seluruh mahluk selain manusia harus sujud pada manusia itu dikarenakan kehendak Allah semata.
    InsyaAllah seluruh mahkluk memiliki Ruh………..mudah-mudahan pengetahuan ini bisa bermanfaat bagi kita semua…amin.
    Amanah adalah satu diantara yang diterima oleh manusia yang membedakan dengan makhluk yang lain……..amanah ini apa sebenarnya ………….????????????????????

  6. “ruh itu urusan ALLAH manusia tidak diberi pengetahuan tentang ruh kecuali hanya sedikit”[QS:al isra]klo ada manusia yg merasa betul2 mengetahui tentang ruh itu mustahil

  7. ruh, jiwa, raga, smua milik ALLAH, kita jalani saja segala ibadah yang di perintahkan, dengan segala kemampuan dan ilmu kita, selanjutnya ALLAH sendiri yang akan memberikan hadiahnya,setinggi apapun tingkat ikhlas kita pasti mengharapkan sesuatu “ridho ALLAH” mungkin ini yang paling kita harapkan
    smoga ridho ALLAH sll terlimpah untuk kita sekalian
    amiin

  8. sedikit ya sedikit….. baca penjelasannya di kitab fi zilal karya sayid Qutub…. biar lebih jelas….. pak setiyo juga baca ya…. pak muhlisin… hati anda lembut…… tapi jangan suka ngetes orang ya…..
    afwan zidan semuanya…. mohon maaf lahir batin.

  9. Banyak-banyak ngaji dulu lah mas.sebelum membuat artikel.jadi ga ilmiah hasilnya.sesuatu yg tidak perlu di debatkan jadi hrs di debatkan.karena antum ga berilmu.makanya ada istilah..kun ‘aliman wala takun jahilan. terima kasih smoga bermanfaat. amien.

    • disini memang bukan tempat berilmu agama , tapi tempat orang menjalankan agama. karena orang berilmu agama belum lah mengalami, tapi orang yang menjalankan sudah pasti berilmu dan mengalami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *