Sadar Allah menjadi bingkai perilaku

Sadar Allah dapat menjadi bingkai perilaku kita. Kalau kita sadar tentang “A” maka perilaku kita akan menjadi “A”. Misalnya terus menerus kita menyadari bahwa kita orang yang penuh kebahagiaan maka perilaku kita akan cenderung mengarah kepada bahagia, kalau kesadaran kita adalah “orang yang kaya” maka perilaku kita akan mengarah kepada ‘kekayaan”. nah yang akan saya bahas disini adalah bingkai kesadaran akan Allah SWT. Tentunya jika bingkai itu adalah kesadaran terhadap Allah maka perilaku kita akan mengarah kepada Allah, segala sesuatu akan kita arahkan kepada Allah.

Perlu anda ketahui untuk menggunakan bingkai “sadar Allah” ini anda harus siap lahir batin, jiwa raga, bahan secara sosial kemayarakatan. Sebab hidup anda seolah anda “jual” kepada Allah SWT. Ibarat kita ini budak yang kita serahkan hidup kita kepada majikan. Apakah anda siap untuk menjadi Budak nya Allah? segala resikonya harus anda tanggung…..

baik salah satu contoh pengalaman Pak Santo, di group dzikir nafas facebook, yang menanyakan ke saya bahwa dia ini hobi menembak burung, tapi kenapa setelah menjalankan dzikir nafas sepertinya Allah melarang saya untuk melakukan hobi tersebut, ada semacam penolakan dalam diri ketika akan menembak… nah ini testimoni sederhana.dimana dengan sadar Allah perilaku negatif dihilangkan Allah.

bingkai sadar Allah dapat anda lakukan dengan cara berdzikir setiap saat, selama 24 jam kita berusaha  untuk sadar Allah. meski kita belum bisa sadar 24 jam tapi kita harus tetap berusaha untuk bisa sadar 24 jam. Dengan kesadaran ini, perilaku kita akan diprotect sama Allah. Perilaku kita selama sadar Allah akan tercegah dari perbuatan yang tidak baik.

bisa saya contohkan kenapa sadar Allah ini bisa menjadi bingkai perilaku, misalnya kita shalat , kalau kita shalat sadar Allah dan kita shalat tidak sadar Allah maka shalatnya akan berbeda. kalau shalatnya sadar Allah maka dalam setiap gerakan merupakan gerakan dimana ada komunikasi dengan Allah sehingga gerakan menjadi tumakninah dan ada rasa komunikasi, namun jika tidak ada kesadaran Allah dalam shalat maka shalatnya seperti robot yang digerakkan mesin yang gerakan shalatnya tidak bermakna apa apa dan dalam menjalankan shalat seenaknya sendiri gerakannya pun tidak tumakninah.

Baik,   sadar Allah akan mengarahkan anda untuk selalu mengikuti perintah Allah, bahkan Allah sendiri yang akan membuat kita mengikuti perintahNya. untuk itu jalankan agama ini dengan sadar Allah, jangan sampai kita menjalankan agama tanda sadar Allah itu ibarat robot,ada robot sedang shalat, ada robot sedang puasa, ada robot sedang sedekah bahkan ada robot sedang menunaikan ibadah haji… semoga kita terlindung dari yang demikian. amin

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *