Terima kasih Ust Abu sangkan yang telah mengajarkan ilmu ini saat di rumah makan rasa mirasa solo, 2 malam yang lalu.
Dzikir nafas melatih kesadaran kita tentang hakikat nafas. Hakikat nafas dapat kita selami sehingga kita menemukan suatu kesadaran bahwa Allah benar benar ada dan HIDUP. Yaa Hayyuu…. Dia hidup dalam semua ciptaannya menggerakkan dan dia yang sebenarnya bergerak. Nafas ini hanya sebagian kecil dan kesibukan Beliau. Kebanyakan kita kurang menyadari adanya Allah dalam nafas ini. Semua tertipu oleh yang digerakkan tidak sadar siapa sebenarnya yang bergerak dan menggerakkan.
Dzikir nafas membawa kita pada kesadaran tanpa kata dan tanpa wujud. Nafas terus mengajarkan dan mengingatkan kita akan siapa yang menggerakkan. Dzikir nafas mengajarkan kita untuk bernafas tanpa menggunakan nafsu diri. Nafas biarkan menjadi nafas Allah seperti Allah meniupkan Ruh kedalam jasad kita ketika di Rahiim ibu. Biarkan kesadaran kita menyelami kembali ke asal yaitu kesadaran “tiada” suatu kesadaran dambaan setiap orang yang belajar berTuhan. Hanya dengan kesadaran “tiada” inilah kita akan benar benar mengenal Allah SWT, Makrifat.