Saya melawan “orang orang syariat” thok

Islam dalam setiap ibadahnya ada sisi syariat tarekat hakikat dan makrifat. Ada sebagian orang islam yang selalu menafikan hakikat terlebih makrifat. Ibadah mereka seperti robot yang sedang menjalankan program. Islam dilihatnya hanya sekedar fiqh atau syariat saja. Jelas ini adalah kesesatan nyata. bagaimana tidak sesat jika ibadahnya tidak di tujukan ke Allah tapi hanya “sekedar menjalankan syariat”. Ibadah yang bukan karena lillah dinyatakan “batal”. Maka nampak jelas wajah wajah “sangar” “garang” karena memang ibadah nya tidak ada sentuhan emosinal terlebih spiritual.

orang orang yang hanya syariat thok , ini cenderung agresif dengan orang orang makrifat… kecurigaan saya terhadap orang orang ini bahwa orang orang seperti ini tidak sadar jika dirinya diperalat oleh orang non islam sehingga secara tidak sadar perilakunya dapat menyebabkan islam ada tapi mandul, islam ada tapi “tidak ada” laksana bui dil lautan.

maka saya terus terang melawan terhadap orang orang macam ini. Perlawanan saya dengan menuliskan tentang pentingnya makrifat dan pentingnya hakikat. saya mengajak siapa saja untuk menuliskan tentang pengalaman spiritualnya ketika shalat , dzikir atau apa saja di media sosial , facebook, blog, twitter dan lain sebagainya.

Syariat tanpa Hakikat = Bo-Ong

 

2 thoughts on “Saya melawan “orang orang syariat” thok

  1. Assalamu’laikum Wr Wb
    Memang kalau diperhatikan kegaduhan dalam inter ummat Islam akhir-akhir ini dipicu oleh orang-orang yang suka menuding bid’ah kafir dan sibuk mengelompokkan orang lain yang bukan kelompok sefahaman dengannya dalam memahami agama.
    Orang-orang ini sibuk sekali seperti Polisi keyakinan orang lain !
    Betul Pak Pur..ibadah mereka itu lebih karena kewajiban semata atau ibadah yang berharap surga thok…atau berharap surga takut neraka thok.
    Formalistik sekali…dan selalu sibuk memperdebatkan fiqh.
    Saya bersyukur saya menemukan DN..karena bila hanya Allah SWT yang dituju..maka ke TAUHIDAN itu akan memunculkan pribadi Rahmatan lil Alamin Sejuk tidak sangar dan beringas… menentramkan bukan memcah belah.
    Saya memetik pelajaran…bahwa pada DIA- ALLAH SWT… sebetulnya tidak akan terjadi konflik-justru terjadi penyatuan persatuan sekalipun dengan ummat berbeda agama. sesuai dengan QS :
    Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah.” Jika mereka berpaling maka katakanlah kepada mereka: “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah).” (ali Imron: 64)

    Terimakasih Pak Purwanto
    Mohon maaf-
    Wassalam

    • waalaikum alam wr wb terimakasih Pak Haris, ibadah kita memang kita tujukan kepada Allah SWT bukan kepada yang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *