Sepatah Kata di Buku “Mengkhusyui Ramadhan”

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu

Puji syukur kehadirat Allah SWT, bersyukur sebagai hamba yang selalu diberi hidup, diberi nafas dan diberikan nikmat karunia yang tak terhitung. Shalawat dan salam kepada junjungan saya Nabi Muhammad SAW, dari Beliaulah dipercayakan segala kebenaran dan kabaikan.

Khusyu adalah kata sakral yang seolah tidak tersentuh siapapun kecuali hanya diperuntukkan bagi para Syekh, Kyai atau Waliyullah. Ternyata tidak demikian jika kita mau mencermati surat al baqoroh 45-46, bahwa khusyu adalah bagi yang percaya bisa bertemu Allah dan pasrah kepada Allah. Ya… khusyu itu sangat mudah dan gampang.

Dari khusyu inilah saya memberanikan diri menyusun kembali tulisan saya di www.solospiritislam.com khusus mengenai ramadhan, sehingga saya menamakan buku ini dengan judul “Mengkhusyui Ramadhan”. Silahkan baca dengan santai, baca mulai dari mana saja boleh, karena saya menuyusunnya juga loncat loncat. Santai saja dalam membaca jika tidak paham “by pass”.

Terimakasih kepada Orang tua saya Ibu Amin dan Bapak Pramono, Istri tercinta Bunda Siti Zulaekah yang setia mendampingi saya untuk terus menulis, anak-anakku Hafira, Henan, Fifi dan Naufal, semoga Allah mengijinkan untuk meneruskan perjuangan Bapak kelak. Kepada Guruku Ust Muhammad Muin, Bapak Haji Slamet Utomo semoga Allah selalu meridloi Beliau.

Kepada seluruh jamaah Dzikir Nafas Sadar Allah, yang memberikan kesempatan saya untuk diskusi sehingga ilham ilham menulis selalu mengalir. Semoga kita setiap nafas kita di dzikirkan Allah SWT. Tidak lupa adik adik saya terutama Dwi Utomo yang telah membuatkan desain desain menariknya setiap saya membuat buku. Dan terimakasih kepada semua kawan, guru dan siapapun yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu. Akhir kata, semoga buku ini manfaat dan saya mohon maaf jika ada kesalahan dalam menyampaikan tulisan saya ini.

Wassalamualaikum Wr Wb.
Setiyo Purwanto, 11 April 2106 Gumpang, Kartasura Solo

untuk Ebook silahkan klik link berikut  http://solospiritislam.com/wp-content/uploads/2016/04/Mengkhusyui-Ramadhan.pdf

 

8 thoughts on “Sepatah Kata di Buku “Mengkhusyui Ramadhan”

  1. assalamu’alaikum, saya mendapat info dari teman saya terkait ebook mengkhusii ramadan,walaupun saya belum baca secara keseluruhan isinya bagus untuk meningkatkan nilai ibadah. namun ada point yang ingin saya klarifikasi terkait dengan i’tikaf. di halaman 32 tentang Mana Dalil Itikaf Harus di “Masjid”, bapak menjelaskan tentang bolehnya i’tikaf di rumah, selama ini yang saya tahu kalau i’tikaf itu di mesjid bukan di mushola atau di rumah, tentunya ada hadist yang menyatakan tentang itu. terima kasih, wallohu’alam.

  2. Assalamua’laikum wr wb  pada Pak Pur dan semua ahli jemaah DN…

    Alhamdulillah….. terimakasih Pak Pur atas tip/panduan  “Me-release Syahwat Saat Puasa” dimuka surat 26 : “Jika keinginan itu memuncak mencobalah untuk memohon kepada Allah seperti apa yang dilakukan Nabi Yusuf… ya Allah sy tidak kuat dengan syahwat
    saya, turunkan rahmat Mu ya Allah…. kemudian berserahlah dan relaks”.

    Saya akan gunakan panduan tersebut di atas untuk menghadapi ketagihan rokok yg sgt kronik….Moga puasa tahun ni saya dpt melakukannya dgn tng sehingga akhir ramadhan…aamiin…

  3. Setelah saya membaca buku mengkhusyui Ramadhan karangan Pak Pur, saya merasa ada yang beda dengan buku buku lain yang membahas tentang Puasa Ramadhan yang pernah saya baca. Buku ini lebih dalam pembahasanya dan penyampaianya enak sehingga mudah saya pahami. dan yang sangat saya syukuri dengan buku ini adalah saya tahu makna dan tujuan sebenarnya dalam menjalani ibadah puasa. matur Sembah Nuwun Pak Pur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *