siapkah kita meninggalkan dunia

Selama kita masih hidup maka kita harus siap untu meninggalkan dunia
ternyata jika kita tinggalkan dunia ini maka kita akan merasakan keadaan lepas (unbinding) dengan apa apa yang ada di dunia. Yang membuat kita sumpek, yang membuat kita terikat ini karena ketidakrelaan kita meninggalkan dunia ini. tulisan saya ini tidak bermaksud untuk mengajak untuk mati, tapi mengajak untuk saya dan anda semua yang membaca tulisan ini untuk bersiap siap meninggalkan dunia. Kapan siapnya ya tentunya sekarang ini setelah anda membaca tulisan ini.
saya berani jamin jika anda berani untuk meninggalkan dunia ini maka hati anda akan tenang dan anda tidak akan menemui masalah apapun. saya sudah mencoba beberapa waktu belakangan ini untuk meninggalkan apa apa yang saya miliki, meninggalkan cita cita saya ternyata benar hal itu membuat saya menjadi tenang.
tulisan saya ini bukan tulisan tanpa dasar, tulisan saya ini saya sandarkan pada albaqoroh ayat 46 bahwa pertolongan Allah itu akan muncul jika kita kembali kepada Allah, kembali ini kan berarti saya meninggalkan dunia ini. Dan ayat ini sungguh sungguh benar saya sandarkan hidup saya sesuai dengan albaqoroh 46 ini, ternyata Allah menurunkan beberapa pertolongannya… subhanallah. Awalnya saya berkeyakinan bahwa solusi masalah saya adalah dari pikiran dan strategi saya ternyata tidak cukup dengan kembali kepada Allah maka muncullah sabar dan shalat saya menjadi nyaman dan Allah pun menolong saya.
saya yakin andapun tertarik untuk mencoba “menyelesaikan masalah tanpa masalah ala Quran” ini. Apa anda masih kurang percaya ? kalau memang tidak percaya dengan saya ya cobalah percayalah bagaimana ayat 46 ini memberikan solusi …
baik kembali ke masalah “mati”. Masalah mati menjadi masalah yang menakutkan jika anda memang tidak ada kesiapan. Orang orang yang usia sudah setengah abad lebih tapi masih ngejar dunia biasanya diliputi rasa cemas takut mati. Apa enaknya kalau hidup takut mati, lebih baik hidup berani mati … kalau masalah mati atau tidak itu kan sama sama kita tidak bisa menentukan. anda takut mati juga akan mati, kita berani mati kalau belum mati juga tidak akan mati.
Baik mari kita sama sama menyadari kematian sehingga kita siap untuk mati, setiap hari kita mati yaitu ketika kita tidur, setiap malam kita dalam keadaan mati tidak tahu sekeliling. Ingat cara masuk tidur, anda rela atau tidak, anda ihlas atau tidak, anda pasrah atau tidak, jika anda pasrah rela dan ihlas maka tidur anda akan nyenyak. jika anda tidak rela maka tidur anda tidak akan nyenyak dengan mimpi mimpi yang membuat anda ketakutan.
malam ini mari kita mati, kita serahkan seluruh masalah kepada Allah dan kita kembalikan semua kepada Allah, kemudian kita berserah diri kepada Allah .. rasaka tidur anda ..pasti berbeda… itulah khunsul khatimah…

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *