berada pada maqom sujud dimana keadaan pasrah rela dan tiada daya dan upaya… kita bersujud hingga pada level ini, kemudian kita baca bacaan sujud… sebaiknya demikian, jadi jangan membaca doa sujud jika kita belum berada pada maqom (bukan level) sujud.

maqom yang kita capai harus kita duduki sesering mungkin. semakin sering kita duduk di maqom tertinggi maka maqom kita akan terus naik dan naik. sujud adalah keadaan dimana keadaan ini akan semakin dalam kita sujud maka keadaan akan semakin jauh berada pada “rasa sujud” dan tentunya rasa dekat dengan Allah akan semakin kita rasakan, hingga kita menjadi makhluk yang tiada.

setiap gerakan dan bacaan sholat memiliki maqom sendiri sendiri dan semuanya harus kita lalui. harus kita selami dan jangan tinggalkan maqomnya. ini menjadi alasan mengapa Allah mewajibkan kita untuk sholat menjadi amalan harian, karena kita harus selalu meningkatkan maqom sujud kita, maqom rukuk kita, maqom doa kita… dan seterusnya.

setiap maqom akan membawa makna tersendiri bagi kita maqom sujud kita hari ini akan berbeda dengan  maqom kita besuk. dan seterusnya dan seterusnya.