Articles with banyuwangi

Innalilahi wainnailahi rajiun… Bapak Haji Slamet Utomo

Bapak Haji Slamet Utomo adalah peletak dasar dari dzikir nafas yang saya kembangkan, setelah sebelumnya saya mendapatkannya dari Almarhum Ust Muhammad Muin Solo. Beliau yang mengajarakan kesadaran dalam nafas yaitu keluar masuk nafas dengan menyadari adanya Allah.

meninggalnya beliau seperti menunggu jamaah dzikir nafas silaturahmi ke beliau. Dalam program safari sadar Allah keliling jawa yang di komandani oleh Ki Soenan rombongan di tempat beliau sekitar 3 hari yang lalu. beliau sehat karena menerima rombongan jamaah sadar Allah bisa mendengarkan wejangan beliau salah satunya dari ibu tanty yang sempat mendengarkan wejangan beliau tentang “gandrung” kepada Allah, yang artinya bahwa cinta yang sedang mabuk kepada Allah.

semoga apa yang beliau ajarkan menjadi amal jariyah beliau dan apa yang beliau ajarkan kepada saya dan dari saya dipelajari lagi oleh kawan kawan yangbelajar sadar Allah dzikir nafas ini dapat menjadi amal jariyah beliau juga. amin ya rabbal alaminwhatsapp-image-2016-12-11-at-11-02-57-pm whatsapp-image-2016-12-13-at-5-27-18-pm whatsapp-image-2016-12-13-at-6-19-24-pm whatsapp-image-2016-12-13-at-6-27-13-pm whatsapp-image-2016-12-13-at-7-51-39-pm

Manusia Nol

Manusia Nol atau manusia zero adalah manusia tanpa ego, setiap ucapan, perbuatannya di dasari oleh perintah Allah baik yang tersusuk dalam jiwanya maupun yang ada dalah tuntunan kitab suci al quran dan sunah Nabi. Manusia Nol bukanlah manusia yang bebas seenaknya sendiri. Kita lihat sosok manusia nol, akan sangat orisinil dalam berperilaku dan bertindak dia tidak dipengaruhi oleh sekelilingnya bahkan apa yang dia lakukan kadang berlainan dengan sekelilingnya. yang di perturutkan bukan dirinya tapi ilham Allah yang menyusup dalam dirinya.

Dai atau pendakwah yang NOL adalah seorang Dai yang mengikuti perintah Allah bukan mengikuti perintah dari jamaahnya atau umat Islam. Sehingga dai yang demikian menjadi panutan dan banyak diikuti bukan malah dia yang mengikuti jamaah.

seorang yang nol tidak ada sandangan dan gelar apapun. Dia berpakaian untuk menutup aurat bukan untuk disebut sebagai syeh atau orang alim atau orang sholeh. dia menjadi murni dalam berpakaian yaitu menggunakannya untuk menutup aurat.

manusia nol adalah gambaran manusia Umi seperti Rasulullah. Manusia Umi bukanlah manusia yang buta huruf tidak bisa membaca, tapi manusia umi adalah manusia nol manusia zero.

Manusia Nol ini lura biasa dayanya. Kisah kisah pemimpin yang “nol’ dapat menjadikan ide idenya menyebar luar biasa. islam di bawa sampai ke jawa sampai ke luar jazirah arab karena mereka NOL atau Zero. Islam tidak mungkin dibawa oleh orang yang bersandang “islam” tapi jauh dari islam. islam di bawa oleh orang orang yang islami, pedagang yang islami, bukan ustad, bukan syeh dan bukan kyai tapi dibawa oleh pedagang. Baru setelah dibuka lahan oleh para pedagang maka barulah para kyai , ustad, dan syeh masuk mengajarkan islam secara lebih dalam dan detil tapi pembuka islam pertama adalah para manusia zero bukan manusia penyandang gelar “ahil agama”.

Islam jaya bukan banyak ustad kyai atau syeh tapi banyak manusia nol yang bertindak berdasar ilham dari Allah.

selamat jalan mas Jumingan

kenal beliau pertama kali di asrama haji pondok gedhe bekasi 7 tahun yang lalu… beliau dikenal sebagai orang sakti namun kesaktian nya luntur begitu mempelajari patrap … subhanallah akhirnya beliau menjadi trainner patrap dan sholat khusyu di banyuwangi dan terutama jember. dalam beberapa kesempatan beliau selalu menjadi asisten pak haji slamet…
kepulangannya ke Allah dikarena sakit jantung setelah mengabdi kepada teman seperjalannya Ust Abu sangkan…. beliau lah yang mengurusi ustad abu ketika di rawat di jember, setelah ustad abu sangkan mengalami kecelakaan mobil , setelah pengabdian beliau dan pak abu sudah agak sehat… Pak Abu ke Solo… beliau pun tidak mau kalah, malah beliau mendahului ust abu sangkan dan rekan rekan seperjuannya ke hadirat Allah.
selamat jalan mas jumingan teringat ketika kita bercanda bersama belajar bersama untuk pulang ke Allah dan sekarang benar benar engkau mempraktekan ilmu yang telah kita pelajari bersama yaitu pulang ke Allah. ya Allah saya bersaksi bahwa beliau mas Jumingan adalah orang baik, orang baik dan orang baik…..