Adab belajar spiritual secara on line

bagaimana ada belajar secara on line , saat ini ada banyak aplikasi untuk belajar spiritual secara on line yang di bimbing oleh pendirinya. Pendirinya karena belajarnya on line tidak menarik bayaran alias gratis. Tapi gratis ini bukan berarti spiritualnya murahan, justru dengan mengratiskan inilah bukti dari ketinggian ilmu spiritual yang diajarkan oleh si guru. Karena Guru tersebut sudah tidak menggantungkan rejekinya dari murid yang belajar kepadanya. Ada nilai spiritual yang tidak ternilai yaitu nilai keihlasan dari guru tersebut.

Namun belajar spiritual baik itu off line atau on line tetap memiliki adab yang sama baik bagi murid dan guru. Ada adab saling menghormati, adab sopan dan santun, adab sama sama mematuhi aturan yang sudah ditetapkan bersama atau oleh sepihak gurunya, murid yang belajar harus patuh.

Seringkali karena bersifat On Line murid kurang punya adab, misalnya bertanya melalui jalur pribadi tanpa memperkenalkan diri ujug ujug tanya bla bla …. seringkali tidak mengindahkan materi di kelas, dengan memposting yang bukan ajaran yang disampaikan oleh guru di dalam satu group. Jelas membandingkan ilmu guru dengan guru lain di kelas yang sudah di tetapkan bersama materinya sangatlah tidak beradab.

Bagi seorang guru yang mengajar On LIne murid di bebaskan belajar apapun di luar kelas tapi kalau di dalam kelas on line ya harus menghormati ilmu yang di sampaikan di kelas tersebut.

muridnya mau instan, baru datang, tidak mau belajar apa yang sudah di sampaikan langsung tanya dasar dasarnya. Sebaiknya sebagai murid kalau belajar lewat on line sebelum tanya pelajari dulu, materi kelas ini apa, gurunya siapa, pelajaran terdahulu apa, dan lain sebagainya sehingga dia bisa mengikuti pelajaran dan tidak ketinggalan meski dia baru masuk.

Kemudian adab keluar dari kelas. Kalau masuk saja kulo nuwun dengan gurunya dengan admin groupnya atau admin kelasnya maka kalau keluar yang ijin. tidak main keluar saja, left group tanpa adab.

Belajar On LIne menuntut murid untuk aktif belajar bukan pasif belajar, sedikir sedikit tanya gurunya, cobalah searching dulu di web mungkin pertanyaan kita sudah pernah di bahas oleh gurunya. bertanya boleh tapi usahakan murid sudah punya dasar atau sudah membaca pendapat gurunya. Kemudian kalau bertanya usahakan pertanyaannya yang dia paham maksud pertanyaan itu, bukan bertanya yang dia sendiri tidak tahu maskudnya. misalnya tanya apa bedanya wihdatul wujud dan wihdatus syuhud, sedang dia sendiri tidak tahu apa itu arti keduanya. Sebelum tanya cobalah seraching dulu arti keduanya, kemudian di analisa sendiri dulu kalau perlu tanya ke senior senior dulu baru setelah itu bertanya ke gurunya dengan modal pengetahuan yang sudah di dapat.

ok demikian kira kita kalau kita berguru spiritual di media online. semoga bermanfaat