Articles with bisnis

halaqoh bisnis pertemuan ke 3

berpikir bukan merupakan tujuan utama, banyak teori atau penemuan baru tidak diawali dengan berpikir tapi berangkat dari masalah, baru kemudian berpikir. kalau tidak ada masalah kemudian berpikir maka akan terjadi kebingungan.
dalam bisnis munculnya masalah setelah orang menjalankan bisnis, baru kemudian berpikir bagaimana mengatasi masalah tersebut. kalau bisnis dimulai dengan berpikir tanpa ada masalah terlebih dahulu biasanya akan muncul ketakutan seperti takut rugi, gagal dan sebagainya dan pada akhirnya bisnisnya tidak akan jalan.
just do it demikian kira kira

halaqoh bisnis

solo ini kalau pendekatan agama ndak berbau bisnis wah kurang laku, maka untuk mensikapi itu shalat center solo dan green solution mengadakan halaqoh bisnis dimana tentor nya adalah pak fairu dan putranya mas irfan yang sudah malang melintang di dunia bisnis.
bisnis memang serba ketidak pastian layaknya judi ada unsur gamlingnya… cuma kalau dagang gamblingnya halal. pebisnis harus punya pegangan untuk mengatasi kejutan kejutan yang muncul , pegangan tersebut tidak lain adalah allah… jadi bisnis sambil passrah sama allah.. sehingga santai tidak tegang..

pak fairu menerangkan bisnis harus nekat
pak fairu menerangkan bisnis harus nekat

jurnal malam jumat 6 mar 2009

lama tidak menulis jurnal malam jumat, pelajaran malam tadi merupakan kelanjutan yang kemarin tentang hakikat diri. kalau malam jumat yang lalu kita belajar mengurai tubuh hingga mencair seperti es, sehingga ketemu aku yang luas, malam jumat kemarin belajar aku yang luas diajak tunduk kepada allah, ihlas dan pasrah sampai pada akhirnya lebur.

malam jumat tadi masih menyinggung sedikit tentang hakikat syirik dan tidak syirik. intinya adalah syirik itu ending nya bukan allah, tapi kalau beriman itu endingnya allah. jadi perbuatan fisik tidak bisa menjadi ukuran sseorang dikatakan syirik atau bukan. karena perbuatan hati (syirik) yang tahu hanyalah allah dan manusia itu sendiri.

pembicaraan juga menyinggung tentang motivasi bisnis. pak fairu alhamdulillah datang dan bercerita tentang seorang raja yang memiliki gadis. kemudian gadis itu ditawarkan ke sejumlah raja raja tetangganya.. dengan syarat melewati sungai yang panjangnya 20 meter dengan berenang. kemudian karena cantiknya putri raja maka berdatanganlah para raja untuk meminang gadis. dalam pembukaan perlombaan tersebut sang raja menceritaka bahwa disungai itu ada buaya ganas yang belum makan selama 1 bulan jadi hati hati saja, sontak keterangan raja tersebut membuat para pelamar menjadi ciut nyali… namun ada satu raja yang tiba tiba saja Byuuur masuk ke sungai dan benar saja sang pelamar tadi dikejar buaya yang 1 bulan belum diberi makan..dengan ketakutan dia berenang secepat cepatnya. dan alhamdulillah akhirnya sang pelamar berhasil berenang sampai tepi….sang rajapun heran berani sekali pelamar ini… kemudian beliaupun bertanya “apa kiatnya sampai berani masuk ke sungai dan berhasil berenang ke tepi…” sang pelamar pun menjawab dengan nafas masih terengos engos dan ketakutan masih menyelimuti “kiat apa, saya tadi masuk ke sungai di dorong dari belakang…….”

cerita ini memotivasi orang tentang “THE POWER OF KEPEPET (terdesak)” kata pak fairu. kalau orang terdesak pasti bisa. orang ┬ábisnis pun perlu kepepet agar bisnisnya jalan.

demikian dulu jurnalnya … kalau mau diceritakan banyak lha wong ngobrol dari jam 20.50 nyampai jam 02.00, kalau berminat datang saja malam jumatan di sini…. nambah rame ..