patrap laa ilaha ilallah

Setiap kali kita mengingat Allah maka kita tertuju kepada sesuatu yang tidak dapat kita bayangkan. Sesuatu yang bukan ini dan bukan itu sebenarnya penerapan dari makna hakikat kalimat thoyibah laailaha ilallah. Inilah dzikir sebenarnya yang dapat menuju kepada kesejatian ilahi. Kita baru bisa dzikir jika kita sudah mampu menghilangkan pikiran tentang Allah. Ketika kita duduk ataupun berdiri ataupun berjalan ataupun sedang melakukan aktivitas maka dzikir yang kita lakukan adalah menghilangkan Allah dalam pikiran kita.
Cara menghilangkan Allah dalam pikiran kita cukup mudahndan simple yaitu rubah saja dari berpikir menjadi menyadari, jadi dari berpikir tentang Allah di rubah menjadi menyadari Allah. Nah proses atau latihan merubah pikiran menjadi menyadari ini saya sebut dengan melatih patrap.
Patrap laailaha ilallah inilah yang akan merubah dzikir pikiran menjadi dzikir kesadaran. Kalau kesadaran yang kita gunakan maka pikiran otomatis akan kosong. Jadi cara praktis untuk mengosongkan pikiran tidak lain adalah dengan patrap laailaha ilallah.