tips bersyukur dengan silatun

cara paling mudah untuk bersyukur kepada Allah adalah dengan silatun. orang bersyukur adalah orang yang berterimakasih, artinya harus jelas kepada siapa kita harus berterimakasih. kita berterimakasih kepada Allah maka harus jelas Allahnya, artinya kita harus silatun atau sambung hati kita kepada Allah. sampaikan rasa terimakasih kita kepada Allah… ya Allah terimakasih..
jadi arah bersyukur jelas yaitu kepada Allah BUKAN KEPADA APA YANG DIBERIKAN ALLAH.

bersyukur terus menerus

bersyukur , kebanyakan kita jika bersyukur selalu mendasarkan apa yang kita dapatkan dari Allah, entah itu naik pangkat, dapat anak, rejeki melimpah. bersyukur pada tingkat berikutnya adalah bersyukur karena Allah, bukan karena pemberian Allah. jadi sudah tidak memandang apa yang diberikan Allah, yang dipandang adalah Allah. berterimakasih kepada Allah. jika bersyukur pada tingkatan ini maka kita akan bahagia selama lamanya, dan nikmat kita bertambah dan bertambah. bersyukur kepada Allah untuk masa lalu, masa sekarang dan masa depan, dan jangan memandang lagi apa yang diberikan allah (karena jelas pemberian Allah tidak bisa di hitung hitung lagi).
bersyukur akan membuat kita bahagia yaitu ditambah nikmatnya. baik nikmat batin maupun nikmat materi.
pandanglah segala sesuatu itu dari sisi bersyukurnya insya ALlah seberat apapun masalahnya jika kita pasang dengan positif thingking dan bersyukur maka akan selesai dan akan berjalan dengan baik.
tidak ada masalah yang berat jika kita mau bersyukur kepada Allah (sekali lagi bukan kepada apa yang diberikan Allah). keadaan ini harus kita bawa dalam setiap keadaan.

ilmu tertinggi khusyu

belajar khusyu adalah belajar bagaimana kita berakhlak kepada Allah. bukan mencari sensasi sensai khusu seperti menempati maqom maqom tertentu, bisa ini dan bisa itu…dst. belajar khusyu adalah bagaimana berakhlak kepada Allah ini yaitu selalu sadar dengan Allah dapat menjadikan kita lebih baik kehidupan kita di dunia dan akhirat kelak. kebrhasilan seseorang belajar khusyu adalah perubahan perilaku, pikiran dan emosi. meski dalam sholat dia merasakan sensasi yang hebat hebat tapi dalam perilakun sehari hariya tidak ada perubahan maka masih dikatakakn BELUM BERHASIL.
belajar khusyu yang terpenting adalah APA YANG DIBERIKAN ALLAH SAAT INI KEPADA KITA ADALAH YANG TERBAIK BAGI KITA. bukan gambaran pengalaman khusyu yang bisa ini bisa itu, menempati alam ini dan alam itu, atau pengetahuan wejangan ini dan wejangan itu.
bagi kawan kawan yang belajar khusyu jangan terpancing dengan pengalaman orang lain, biarkan dia menceritakan tapi kita harus berpegangan bahwa bukan pengalaman yang kita cari, yang kita cari adalah semangat agar kita selalu bisa ingat dan kembali kepada allah. jika kita terpancing maka yang terjadi adalah ketidaksyukuran kita kepada allah misalnya “kenapa saya tidak seperti dia”, “aku ingin mengalami seperti itu”, “apa saya masih banyak dosa”, “wah kawan itu hebat ya”….dst perkataan perkataan batin seperti ini akan menghambat kita untuk mendapatkan pelajaran dari Allah, karena kita tidak bersyukur kpada Allah, mengatur Allah… dan yang paling fatal adalah kita tidak IHLAS dalam belajar khusyu…
baiklah kesimpulan ilmu tertinggi khusyu adalah : menerima apapun yang diajarkan Allah kepada kita. DIPERAS LAGI MENJADI “BERSYUKUR”