Articles with ceramah

ramadhan hari ke 2 : dimana kesadaran kita

dalam bulan ramadhan ini baik siang mapun malam berarti 24 jam, kesadaran kita,, kitaletakkan dimana? ingat bahwa ksadaran itu bisa berada di tingkat terendah yaitu kesadaran jasad dan bisa lebih tinggi yaitu di level jiwa. Maka ketika puasa ini dimana kesadaran kita letakkan apa di jasad apa di jiwa.

jika kita di jasad maka puasa kita akan terasa sangat menyiksa karena ada lapar, haus, mengantuk dan lain sabagainya, tapi kalau kesadaran kita bahwa pada kesadaran jiwa maka kita akan menemukan banyak hal sebab kesadaran jiwa lebih berkekuatan.

maka selama puasa terutama. kesadaran harus berada pada kesadaran jiwa. selamat menjalankan ibadah puasa dan tetap berada pada kesadaran jiwa yaitu jiwa yang berserah kepada Allah

rasulullah seorang trainer bukan (hanya) penceramah

hal ini dapat kita lihat dari sejarah rasulullah selama beliau berdakwah, apa yang kita lihat yang kita lihat adalah perubahan masyarakat. rasulullah mampu memotivasi diri dan mampu memotivasi orang lain untuk berubah. dalam hidup beliau seorang Nabi atau kita sebagai penerusnya harus dapat menjadi trainer, bukan sekedar penceramah. syarat menjadi trainer adalah berubah dulu baru dapat merubah, melaksanakan dulu baru menyampaikan (meski belum sempurna), kaya dulu baru mengajak orang lain untuk bekerja dan bekerja. kita saksikan kekuatan rasulullah dalam merubah masyarakat di mekah dan sekitarnya Luar Biasa… semua berubah demikian cepat.
kalau kita mengaku menjadi umat Rasulullah yang mulia maka kita harus berani menjadi seorang trainer yang handal , seorang trainer yang semangat, yang hidupnya bahagia seperti rasulullah. jangan hanya menjadi penceramah yang hidupnya pas pasan, yang hidupnya tidak bahagia….
kalau rasulullah sekedar penceramah maka saya yakin masyarakat tidak akan berubah. masyarakat akan sama… dan kita lihat sudah berapa tahun , berapa ratus tahun islam mengalami stagnasi atau kemandekan. ini karena quran tidak diamalkan tapi hanya dibaca, dilombakan dan sekedar ditafsir tafsirkan sesuka hati. dan paling utama adalah banyak dai yang bukan trainer tapi sekedar penceramah .. yang ceramah sini ceramah sana tanpa membawa perubahan.
jika para dai adalah trainer maka saya yakin islam ini akan cepat berubah. taruhlah, misalnya ada 100 abu sangka,n, trainer sholat, dai seperti 100 orang ary ginanjar (trainer esq), 200 orang trainer sedekah seperti yusuf mansyur … maka saya yakin islam indonesia akan mengalami perubahan yang drastis… karena apa karena dai nya adalah trainer bukan penceramah seperti rasulullah, bukan penceramah tapi trainer

memantaskan diri suci di hari idul fitri

memantaskan diri untu menjadi makhluk suci, tidak peduli apakah kita masih berlumur dosa, apakah puasa kita masih jauh dari harapan atau amal kita belum banyak. idul fitri merupakan peringatan untuk semua umat islam tidak hanya untuk mereka yang suci saja, tapi untuk semua. untuk mari kita bersama sama untuk memantaskan diri kita untuk menjadi makhuk suci.
caranya sangat mudah.. sekali istighfar maka dosa kita akan terhapus… untuk itu jangan ambil pusing istigfarlah dan kita otomatis akan suci.. bersih dari dosa
di hari raya idul fitri kita merayakannya dengan kesucian kita bukan dengan kekotoran kita… untuk itu cepat cepat pantaskan diri kita untuk suci… jangan anggap diri ini kotor…
dengan kesucian ini pula kita rayakan dengan takbir gegap gempita… takbir kan Allah yang maha besar.. Allahu akbar allahu akbar allahu Akbar….. laa ilaha ilallah wallahu akbar…
selamat untuk menjalankan kesucian di hari idul fitri