Articles with dakwah

lebih sakti mana orang beriman atau dukun?

sebuah pertanyaan yang harus dijawab ! kalau secara teori jelas orang beriman, tapi secara kenyataan dukun yang lebih sakti. dukun bisa menyembuhkan orang sakit, bisa kebal, bisa menebukan barang yang hilang, bisa menyembuhkan orang sakit jiwa, bisa meramal.. dan ternyata banyak kemampuannya. sedangkan orang yang mengaku beriman kadang hanya bisa mengeluarkan dalil dari quran dan hadis tanpa memiliki kekuatan iman untuk menyembuhkan, untuk meramal, untuk menolak santet, untuk kebal dan lain sebagainya.

kalau nalar logis kalau dukun mengandalkan jin bisa ini dan itu, kenapa orang beriman yang mengaku beriman mengandalkan Allah tidak bisa ini dan itu. maka bagaimana kita mau mengajak masyarakat untuk beriman kepada Allah sedangkan dukun lebih hebat dari pada orang yang mengaku beriman,berislam….?

iman harus ada buktinya, buktinya apa, ya kita harus membuktikan bahwa Allah sang perkasa untuk memohon kekebalan, sang pemberi ilham untuk meramal, Sang penyembuh untuk menyembuhkan, dan lain lain. jika kita berhadapan dengan seorang dukun kemudian dukun tersebut mengajak kita untuk beradu kesaktian, kira kira kita berani apa tidak?! misalnya dukun menyantet kita kemudian kita mengggunakan kesaktian kita untuk menangkal santet  terebut dengan keimanan kita, kira kira kita berani apa tidak?!

kalau kita ingin menghilangkan kesyirikan, khurafat dan hal hal yang demikian di masyarakat maka kita harus lebih sakti dari pada dukun, paranormal atau sejenisnya. jangan hanya berani ngomong di depan podiom mereka sesat, mereka masuk nearaka, mereka musyrik…. tanpa ada bukti sejauhmana kekuatan keimanan kita kepada Allah.

the power of "blogging"

dakwah sekarang harus lewat blog, kalau mau banyak pahalanya. kalau mau banyak amal jariyah ya lewat blog.
jika pengunjung blog kita sehari 500an maka pahala kita juga 500an kali… itu belum dilipatgandakan ALlah. kalau dilipatkab gandakan 10, 100 atau 700 kali wah …. kita bisa kebanjiran pahala.
kita amar makruf saja di blog… lebih efektif, karena pada prinsipnya manusia lebih senang dengan yang positif positif. dari pada yang negatif. coba saja misalnya kita menulis di facebok sesuatu yang negatif pasti respon nya sedikit, tapi kalau menulis yang positif pasti banyak komen komen yang masuk

Terdesaknya para Wali kekasih Allah

untuk merasakan dahsyat iman maka biasanya Allah memberikan kita suatu keadaan terdesak dalam diri kita. keadaan terdesak inilah yang akan menurunkan pertolongan Allah. para wali wali Allah biasanya mereka diberi keadaan terdesak oleh Allah kemudian ALlah menurunkan pertolongan pertolongannya dalam bentuk karomah atau keramat, jika itu terjadi pada orang sholih maka Allah akan menurunkan maunah pada orang sholeh tersebut.
kita lihat sejarah para wali wali besar pasti mereka dihadapkan atau menghadapkan diri pada keterdesakan misalnya dengan hijrah keluar untuk berdakwah, saat berdakwah di negeri lain mereka akan merasa tidak memiliki teman yang dimiliki hanya Allah nah keadaan inilah yang membuat iman beliau beliau menjadi melejit naik drastis. jadi untuk mendapatkan Iman ini orang harus mau atau bersedia untuk di proses nah cara yang paling mudah adalah dengan terdesak.
kalau mau merasakan dahsyat nya Iman jangan berada pada comfort zone berada lah pada suatu keadaan yang dapat membuat hati kita tergantung kepada Allah. untuk melatin ini sedikit mengenai asuransi apapaun jenis asuransi nya sangat tidak setuju karena asuransi akan melemahkan hati kita untuk bergantung kepada ALlah.
baik kita kembali membahas masalah ini , kenapa kita takut mengambil resiko untuk sesuatu yang positif , kan ada ALlah. disinilah perbedaan orang yang beriman mereka akan meningkat derajatnya dengan keterdesakan. untuk orang yang beriman hanya di mulut kemauan Allah akan mengakibatkan kesengsaraan bagi hidupnya, kaya sengsara, miskin apalagi, udara panas mengeluh, udara dingin mengelu, hujan juga mengeluh…. inilah orang yang beriman namun tidak benar benar beriman