ber DN berproses menuju ke Allah

ber Dzikir Nafas (DN) adalah proses, ketika kita ber DN maka kita berproses terus menerus untuk menuju kepada Allah. terutama proses untuk menghilangkan EGO sehingga kesadaran mampu memahami yang benar benar Allah. Proses ini berarti kita harus berjalan dan bergerak menuju kepada Allah. Tidak ada istilah sudah sampai atau berhenti. Kalau kita berhenti atau mengatakan sudah sampai berarti kita sudah tidak  ke Allah lagi, hanya sampai disitu saja perjalanan kita. Padahal kita ingin lebih dekat dan lebih dekat kepada Allah. Dekat ini terus mendekat dan terus mendekat. Bahasa al quran pun menyebutkan bahwa Allah itu dekat bahkan sangat dekat. Ada kata dekat itu berarti bahwa kita selalu ada jarak dengan Allah makanya kita harus selalu mendekat.

Islam tidak mengenal istilah bersatu dengan Allah, manunggaling kawula gusti atau unity atau istilah lainnya. maka kita dalam ber DN tidak boleh berhenti pada merasa “bersatu”. Kalau itu sampai ada maka segera lanjutkan perjalanan kita. Karena perasaan bersatu atau keadaan bersatu itu dapat menjadi hijab antara kita dengan Allah, artinya kita tidak akan dapat melanjutkan perjalanan kita kembali. Kalau kita belajar ber DN maka setiap saat kita harus berproses mendekat kepada Allah. selalu mendekat dan selalu mendekat.

mendekat pun sendiri sendiri tidak ada mendekat kepada Allah secara berjamaah. karena urusan mendekat kepada Allah ini adalah urusan pribadi kita dengan Allah. Kita pun juga tidak bisa meminta tolong kepada siapapun dalam hal ini, Entah itu minta tolong kepada guru mursyid, minta tolong kepada malaikat malaikat atau kepada nabi nabi. dalam hal ini kita harus lurus ke Allah tidak ada istilah “selain Allah” semuanya harus Allah. Semua yang bukan Allah dalam hal ini harus kita kesampingkan. saya harus tegas dalam hal ini karena banyak yang ke akhirnya tidak ke Allah. Banyak yang ke Allah tapi minta tolongnya tidak ke Allah. Padahal kita tahu bahwa Allah ini tidak mau diduakan. Sekarang bagaimana kita akan bisa mendekat ke Allah kalau kita menduakan Allah. Seperti misalnya begini, saya jual tanah .. sudah saya tulis besar besar bahwa tanah ini saya jual tanpa perantara… kemudian anda akan beli tanah itu tapi menggunakan perantara .. jelas saya tolak. kendapa pakai perantara langsung dengan saya saja bisa. sama saja dengan Allah kenapa kita pakai perantara guru mursyid atau yang lainnya kalau langsung ke Allah saja bisa. kalau anda takut dengan cara saya ini, coba evaluasi keimanan anda. Percaya Allah atau percaya guru mursyid, atau yang lainnya?

baik dalam Ber DN kita harus berproses sampai mati, berproses menuju ke Allah sampai nanti nafas terakhir kita. Selama masih ada nafas maka selama itu pula kita harus ber DN.

selamat berjuang berproses menuju kepada Allah. Laa ilaha ilallah. hilangkan yang lain … hanya Allah yang bisa menolong kita.