Articles with fitrah

menjaga pandangan dari yang bukan muhrim

manusia diciptakan salah satunya dibekali dengan kemampuan bereproduksi, berkembang biak atau beranak pinak. sehingga manusia dalam jasadnya dibekali dengan keinginan atau dorongan atau hawa untuk melakukan kegiatan reproduksi. dorongan ini dalam setiap orang tidak sama tergantung dari usia, jenis makanan yang dimakan, dan kemampuan untuk mengendalikan.
menjaga pandangan yang bukan muhrim termasuk dalam pengendalian dorongan tersebut. ada satu cara untuk mengendalikan dorongan tersebut yaitu dengan
1. mengalihkan dalam hati atau mengalihkan kecondongan dala hati agar ke Allah.
2. menyadari syahwat sedang On dan jangan kita ikuti beralihlah untuk pasrah menuju ke Allah
dengan 2 cara tersebut dorongan nafs syahwat tadi berangsur angsur akan hilang.

kemenangan fitri

kemenangan suci di hari idul fitri … kemenagan yang berupa terbebasnya diri dari belenggu fisik. sedikit mengulas unsur manusia bahwa manusia diciptakan menjadi 2 unsur yaitu unsur fisik dan unsur ruhani… unsur fisik berupak tanah dan unsur ruhani berupa unsur ketuhanan. manusia dalam hidupnya tinggal pilih yang mana apakah memilih berkecenderungan untuk fisik atau memilih untuk berelcenderungan pada ruhani. unsur ruhani memiliki sifat yang bertolak belakang dengan fisik. jika ruh mengarah ke allah maka kalau fisik mengarah kepada tanah yaitu kenikmatan tanah … makan, minum, syahwat …
dalam opuasa ini kita diajarkan untuk berpindah dari fisik ke ruh… dari dorongan duniawi mengarah ke dorongan ruhani yaitu ke allah, keberhasilan ini akan kita rayakan pada 1 syawal yaitu saat idul fitri. inilah kemengan sejat di idul fitri ini, bukan kemenangan telah puasa.. karena puasa saja ternyata tidak menjamin kemenangan..
kam min shoimin laisa lahu min syiamihi illal juu’ wal Athos..
banyak sekali orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan haus…(hadis)
jadi puasa saja tidak menjamin kemenangan..
kemudian yang jadi pemikiran kita adalah … apa yang kita rayakan di hari idul fitri? kalau kita tidak kembali kepada yang suci?

puasa : transformasi personal menuju transpersonal

personal adalah diri fisik dimana kekuatan dan kemampan tergantung dari fisik misal melihat pakai mata, berjalan pakai kaki, mendengar pakai telinga dst. transpersonal sebuah jati diri yang melawati diri personal atau diri fisik yaitu suatu kekuatan ruhaniah yang kekuatan nya unlimited… mengapa puasa menjadikan kita bisa mentransformasikan diri antara lain