Articles with gerakan sadar Allah

islam radikal karena agama minus spiritual

kasus kasus radikalisme dari mulai sedikit sedikit bidah, sampai bom bun uh diri dan membunuh orang lain, disebabkan karena pamahaman agama yang di jalankan tanpa nilai spiritual. Agama yang dijalankan hanya sebatas syariat saja. Syariat itu kering karena di dalam syariat hanya ada dua 1. salah dan yang ke 2 . benar. ya bagaimana hati mau hidup kalau dalam dirinya hanya ada dua salah benar -salah benar.

secara psikologis orang tidak akan mau dikatakan salah pasti benar. Nah ini menjadi satu komoditas bagi musuh musuh islam dimana mereka bisa dipermainkan untuk menyalahkan orang lain. Dengan porsi tinggi menyalahkan orang lain berarti dia bisa bergerak untuk bertindak agresif dengan dalih agama. Agresif itu bisa untuk dirinya sendiri dengan bom bunuh diri dan bisa ditujukan orang lain yaitu dengan mengebom orang lain. rekayasa agresifitas ini oleh orang yang tidak senang dengan islam nyata nyata ada, hal ini bisa kita lihat dari kasus kasus terorisme dimana tidak pernah ditemukan dari mana dananya… sponsornya… berarti ini memang konspirasi penjatuhan islam.

kalau agama itu dibekali dengan muatan muatan spiritual maka orang akan sadar bahwa kebencian apapun alasannya tidak baik, sehingga tidak terpancing tidak terpengaruh untuk mengikuti jaringan teroris, dan lain sebagainya. Orang yang beragama dengan plus spiritual akan lebih fokus kepada arah keTuhanan bukan kepada kebencian. untuk berspiritual dalam beragama cukup mudah dan simpel yaitu dalam setiap ibadah kita masukkan kesadaran kita akan Allah.

ketika kita shalat misalnya diiringi dengan sadar Allah maka kita akan menemukan suatu pelajaran pelajaran dari Allah yang dapat membawa hidup kita lebih baik, kebencian akan hilang dan keinginan untuk menyalahkan orang lain akan reda, karena dalam shalat yang diiringi dengan sadar Allah akan menghilangkan egoisme.

 

campaign : Dzikrullah bukan ingat Allah tapi sadar Allah (43)

gerakan sadar Allah sudah kita mulai, tidak hanya lewat tulisan seperti saya ini (yang banyak pro kontra , karena sebaiknya memang tidak teorikan), tapi sudah ke wilayah praktek. Kawan kawan yang kemarin ikut program silaturahmi akbar dipadepokan patrap, sekarang sudah bergerak mendakwahkan di tempat masing masing. untuk jawa tengah dengan saya sendiri, Pak Ra Bagus Irianto​ untuk wilayah jakarta dan sekitarnya, Pak Khairunnas Akuntan​ untuk wilayah mataram-bali, mas Andy Firmansyah​ untuk wilayah Batam-Singapura, kemudian Pak Muhammad Nasir Bontot Tanjung​ untuk wilayah Pekanbaru-Riau, Untuk Banyuwangi-jember dipegang oleh Pak Suko Harjadi​, Jombang dan sekitarnya oleh Mas John Donie Allender​, Sidoarjo dengan Pak Arif Santoso​, Blitar dengan pak Gatot Siswantono​, kemudian Cikarang dan sekitarnya dengan pak Hery Setiawan​, untuk Jogja dengan Mas Christony Ugeng Mahayundy​, Banda Aceh dengan Bunda Huriah, Lhoksumawe aceh dengan Pak Saiful Mahdi​ wilayah kalimantan terutama berau oleh mas Teddycca Berau​, untuk Malaysia untuk ibu  ibu dengan Pn Zai Lasim​ Bapak bapak dengan Pak Chey​ atau bang Zarafi Ahmad​, daerah daerah lain  sedang di kembangkan. Kawan kawan ini mengajak dzikir langsung praktek yaitu menggunakan kesadaran, bukan dengan ingatan, dan Alhamdulillah jamaah yang dipimpin kawan kawan langsung bisa membedakan mana ingatan dan mana sadar.

DSC_0081