Articles with guru spiritual

Halusinasi Spiritual ( spiritual hallucinations )

Indah memang ketika kita bisa terbang menuju kepada Allah. ya benar benar terbang , yang terbang kesadaran kita mengawang awang, bahkan kadang sampai terbawa mimpi , yaitu mimpi terbang. sensasi spiritual memang bagitu menakjubkan. tapi tahukah anda terlalu lama berada di wilayah ini tanpa ada action nyata di dunia nyata akan menyebabkan penyakit jiwa? ya penyakit jiwa itu adalah halusinasi spiritual. Gejalanya persis orang terkena gangguan jiwa, malas kerja, bertengkar dengan keluarga terutama pasangan biasanya berakhir dengan cerai, ekonomi susah, ibadah malas, bahkan sampai tidak shalat, merasa dirinya paling dekat dengan Tuhan paling benar pemahamannya tentang Tuhan, bahkan tidak sedikit yang ada gejala waham kebesaran yaitu berjumpa malaikat, berjumpa para nabi dan rasul. merasa dirinya diangkat menjadi wali, bahkan wali quthub. ya segudang gejala neurotik dan psikotik. Ada yang marah marah nggak jelas ketika tidak ada muridnya tapi ketika di depan muridnya lembut berkata merendah seolah ada dua kepribadian split personality yang ia tunjukkan.

baiklah dalam islam kita dituntut untuk menjadi islam kafah artinya islam totalitas, baik menjadi saki, abdi dan khalifah. seringkali tugas khalifah ini yang tertinggal. ketika tugas khalifah yaitu menjalankan amanah ini ditinggalkan maka power spiritual ini akan menjadi masalah. Dia hanya berkutat pada pengenalan diri yang tak ada ujung, mengenal Allah yang tidak teraplikasikan dlam kehidupan. kalau pikiran selalu berada pada keadaan mendalam maka akan semakin menguat keyakinan keyakinannya yang sebenarnya itu adalah halusinasi, misalnya bertemu dengan wali ini wali itu, kemudian bertemu dengan jin ini dan jin itu, dan dia asyik disitu. kalau sekedar lewat saja tidak masalah, tapi ini sudah terlena dalam keadaan ini.

halusinasi spiritual ini dapat hilang jika kita menjalankan amanah Allah. berpikir mendalam di salah satu sisi , disisi lain bermasalah dengan keluarga lingkungan pekerjaan maka akan stress ini akan berdampak pada halusinasi yang parah. Sama dengan orang yang stress kemudian dia melamun dan akhirnya akan menjadi gila. maka segera lakukan action untuk menjalankan amanah Allah.

jangan terlalu lama bicara spiritual, lama lama orang yang no action bicaranya akan ngelantur nggak jelas. kita lihat saja teori teori ketuhanan, maqom maqom yang dibuat rumit, metode metode yang njlimet itu karena produki pikiran yang ngelantur, padahal sebanarnya Allah sudah memudahkan kita untuk berjumpa dengan nya dan berlanjut ke amaliah. Setelah beriman kita beramal. Beriman itu simpel tidak ribet dan setelah itu beramal berdasarkan imannya tersebut.

bagi jamaah DNSA yang masih mengikuti program disini, segera lanjut ke amanah Allah, belajar ke Allah melalui amanah akan lebih terasa dari pada belajar melalui teori teori yang njlimet dan pelik. Tidak perlu kita mengenal siapa diri kita karena jelas kesadaran itu siapa. tidak perlu mengenal yang ghoib ini terlalu mendalam. Wilayah amanah adalah wilayah pembuktian akan pertolongan Allah. kalau kita hanya berteori tentang spiritual saja tidak ada action dalam keluarga dan pekerjaan nilainya NOL. Tinggalkan saja orang orang yang demikian karena akan bikin capek. BIcaranya tentang Tuhan tapi egonya sebesar Tuhan.

cara agar kita tidak terhipnotis oleh guru spiritual

Guru Spiritual (kyai, ustad, syech dlll) ada yang menggunakan teknik hipnotis untuk mencengkeram muridnya agar tidak keluar dari majelisnnya dan agar mau mengikuti apa yang dia inginkan. Hipnotis ini ada yang digunakan untuk mendapatkan uang dari murid muridnya, sampai ada yang paling bahaya adalah menjadikan dirinya hijab bagi muridnya untuk ke Allah. Menurut saya guru spiritual yang demikian sebaiknya kita menjaga diri dan terus waspada. ada beberapa ciri yang akan saya sebutkan semoga menambah kita untuk lebih berhati hati

1. Pakaian yang over… misalnya memakai asesoris “guru spiritual yang berlebihan”. pakaian ini secara tidak langsung akan menghipnotis murid bahwa dirinya “orang sholeh”, orang suci, orang sakti, orang yang berilmu… jika ada guru spiritual yang demikian maka kita wajib hati hati sebab pakaian merupakan media untuk menghipnotis murid

2. Banyak menceritakan keajaiban, kesaktian, kehebatan, hal ini dilakukan agar dia dianggap muridnya orang yang memang benar benar orang pintar, orang sakti…sehingga muridnya pada percaya dan mengagumi dan menganggap guru tersebut seorang yang sakti

3. seringkali mengancam murid muridnya misalnya menceritakan bahwa ada murid yang lain yang membangkang esok pagi nya di laknat Allah dan akhirnya kecelakaan dan meninggal… ancaman dengan berbagai variasi dan model ini digunakan untuk menakut nakuti murid agar tetap mengikuti perintah dan keinginan guru.

4. Bagi murid yang ingin benar benar ke Allah maka patut di waspadai guru spiritual yang menjadikan diirnya hijab. Misalnya dengan mengatakan bahwa kalian tidak bisa langsung ke Allah, kalian harus melalui saya sebagi guru kalian….. atau amalan yang harus membayangkan wajah guru ketika berdzikir ini mestinya harus dihindari dan di wapadai bagiamana kita mau ke Allah kok malah disuruh membayangkan guru.

5. baiat sebagai model hipnotis. inti dari baiat adalah kesetiaan terhadap guru dengan menjalanka amalan tertentu. Ini tentunya bisa menyesatkan karena dzikir yang seharusnya dilakukan dengan suka rela justru ini menjadi suatu keterpaksaan … padahal dalam islam tidak ada kewajiban selain yang sudah diwajibkan menurut syar’i

inilah beberapa hal yang perlu menjadi ke hati hatian kita dalam berguru secara spiritual dalam islam…. semoga Allah selalu memberikan petunjukknya

si murid yang di gadang gadang

Murid yang satu ini memang spesial… di awal dia belajar selalu rajin bawa recorder…. hal ini menunjukkan bahwa dia memang benar benar pembelajar… bahkan pada saat itu dia menjadi murid paling di puja oleh gurunya, karena prestasinya yang luar biasa. Buku berhasil di tulis, jamaah berhasil dibina… dan seolah dia menjadi maha patih dari kerajaan di perguruan tersebut.

ungkapan ungkapan dalam tulisan dan ucapan mendapat banyak respon positif dari murid murid lainnya .. maka wajar saja jika dia dipercaya gurunya dari pada murid yang lain.

pokoknya luar biasa Deh…

dalam perkembangannya si murid yang luar biasa itu pun berkembang kemampuannya. Dia ingin sesuatu yang lebih … maka mengembaralah ia ke pelosok negeri bahkan sampai ke luar negeri … dan dia pun menemukan sosok guru lain … dan dia pun berguru…padahal sang guru sebelum nya yang menggadang gadang nya tidak kurang kurang dalam memberikan pelajaran. Bahkan hal yang paling esensipun guru sampaikan dengan harapan agar murid ini dapat menggantikan di kemudian hari.

Tapi diakui murid tersebut bahwa ilmu yang begitu esensi belum bisa dipahami sehingga dia mencari sesuatu yang bisa dipahami sesuai dengan dirinya. Sang gurupun sedikit kecewa dengan murid tersebut.ternyata dia yang digadang gadang belum “cukup umur” untuk memahami ilmu haikat makrifat yang sudah diberikannya. Tapi alhamdulillahnya sang murid dengan merendah mengakui bahwa memang “umurnya belum cukup” dan memang dia belum bisa memahami apa apa yang disampaikan guru tersebut.

akhirnya … murid yang digadang gadang tersebut ….berpegang teguh dengan apa yang dia yakini kebenaranya dengan meninggalkan perguruan lamanya dan berguru lagi dengan guru lain yang dianggapnya lebih baik dari guru sebelumnya.

dan ….pupuslah murid yang digadang gadang tersebut untuk bisa menggantikan sang guru….