Articles with hidup

kita hidup untuk Allah

tidak usah susah susah mencari makna hidup, mencari kenapa saya hidup sederhana saja bahwa kita hidup itu karena Allah. Apa yang diperitahkan Allah ya kita jalani, termasuk hidup ini kita kan disuruh hidup ya dijalani saja. Pertimbangan hidup bukan karena apa dan karena siapa ya hanya karena Allah saja. Ada yang hidup karena kekasih hati maka ketika kekasih hati tidak berbalas maka dia akan mengatakan sebaiknya mati saja, itu banyak cerita di dongeng ya.. tapi itulah kalau kita hidup bukan karena Allah maka suatu saat kita akan mengatakan lebih baik mati.

Hidup kita seperti di ajarkan di dalam shalat bahwa hidup dan matiku karena Allah SWT. Bukan karena yang lain selain Allah. Hidup yang karena Allah ini akan membuat hidup ktia lebih bersemangat. Ada yang sakit sampai bertahun tahun.. sampai kadang terbersit dalam hati .. ah lebih baik mati saja … ya inilah kalau hidup itu bukan karena Allah, dia hidup karena kenikmatan fisik , hidup karena kesehatan. Coba kalau dia hidup karena Allah maka sesakit apapun karena perintahnya adalah hidup maka dia akan terus hidup.

 

bersyukur terus menerus

bersyukur , kebanyakan kita jika bersyukur selalu mendasarkan apa yang kita dapatkan dari Allah, entah itu naik pangkat, dapat anak, rejeki melimpah. bersyukur pada tingkat berikutnya adalah bersyukur karena Allah, bukan karena pemberian Allah. jadi sudah tidak memandang apa yang diberikan Allah, yang dipandang adalah Allah. berterimakasih kepada Allah. jika bersyukur pada tingkatan ini maka kita akan bahagia selama lamanya, dan nikmat kita bertambah dan bertambah. bersyukur kepada Allah untuk masa lalu, masa sekarang dan masa depan, dan jangan memandang lagi apa yang diberikan allah (karena jelas pemberian Allah tidak bisa di hitung hitung lagi).
bersyukur akan membuat kita bahagia yaitu ditambah nikmatnya. baik nikmat batin maupun nikmat materi.
pandanglah segala sesuatu itu dari sisi bersyukurnya insya ALlah seberat apapun masalahnya jika kita pasang dengan positif thingking dan bersyukur maka akan selesai dan akan berjalan dengan baik.
tidak ada masalah yang berat jika kita mau bersyukur kepada Allah (sekali lagi bukan kepada apa yang diberikan Allah). keadaan ini harus kita bawa dalam setiap keadaan.

hidup serba jelas

kita hidup sebenarnya sudah jelas apa yang harus kita lakukan, namun ada sebagian orang yang masih belum tahu tentang ini. mereka tiap hari , tiap saat mencari apa yang harus saya lakukan, apa yang akan saya lakukan. pada hal segala sesuatu sudah jelas. kita dibekali beberapa instrumen yaitu pikiran, hati, tubuh dan lain lain… sehingga segala sesuatu tinggal kita jalankan.
sebagai khalifah , wakil Allah di muka bumi pastinya Allah sudah memberikan pekerjaan apa yang harus kita kerjakan atau apa yang kita lakukan.
tidak kuciptakan jin dan manusia untuk beribadah… nah jelaskan, bekerja ibadah, makan ibadah, mencari nafkah ibadah, mencari harta ibadah, tidur ibadah, mandi ibadah.. dan seterusnya…. kenapa di buat bingung… intinya kan ibadah , perkara apa yang akan kita lakukan asal ibadah itu sudah menjalankan tugas kita di muka bumi.

orang ber Iman tidak mendapatkan cobaan Allah

Allah hanya mencoba atau menguji mereka yang tidak sungguh sungguh dalam beriman. mereka hanya mengatakan aku beriman, aku beriman dan aku beriman namun hati dan jiwanya belum beriman. iman yang hanya kata kata ini tentunya atau sepatutnya mendapat ujian dari Allah karena Allah sangat tidak menyukai orang yang munafik.
jika orang yang benar benar beriman dirinya tidak akan mendapatkan cobaan atau ujian dari Allah, sebab Allah tahu pasti mana orang yang hanya beriman dalam mulut dan dengan orang yang beriman dengan hati. orang yang benar benar beriman akan mendapatkan fasilitas untuk meningkatkan daya keimanannya dengan memberikan pelajaran pelajaran berharga dalam hidupnya. Biasanya Allah akan memberikan sedikit pelajaran sehinnga hamba yang beriman tersebut memerlukan Allah dengan segenap imannya.. maka Allah menurunkan solusinya dan samkin bertambahlah imannya, hal ini sangat berbeda dengan mereka yang beriman dalam mulut cobaan akan menyebabkan hatinya terguncang dan membuat hatinya sedih. bahkan kadang dia lari ke selain Allah, nauzubillah….
maka sebelum kita mendapatkan cobaan atau ujian dari Allah marilah kita beriman kepada Allah dengan segenap Iman sebenar benar iman, karena ALlah tidak mau kita bohonngi dengan sikap munafik kita, kalau kita menipu Alah maka Allah akan balas menipu. tentunya kita tidak ingin dibuat ujian oleh ALlah karena kesalahan kita sendiri, untuk kita perbaiki iman kita dan Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita. amin

semakin beriman cobaan semakin kecil

mana ada orang yang dekat dengan Allah cobaan semakin besar, pemahaman yang menyesatkan : semakin beriman cobaan semakin banyak. kejamnya Allah jika demikian. yang saya alami lain, semakin saya mempercayai Allah hidup terasa ringan dan kebahagiaan semakin besar….
kalau kita hanya sekedar mengatakan iman… maka perkataan kita pun akan mendapatkan tanggapan negatif dari Allah…. lha iya Iman kok cuma dikatakan.. ya jelas Allah akan mengujinya. uuntuk itu jika kita ingin mendapatkan ujian atau cobaan dari allah maka iman jangan hanya sekedar dikatakan tapi benar benar Allah diiimani, betul betul kita beriman dengan kesadaran kita, jika ini yang kita lakukan maka Allah akan mencabut seluruh cobaan dan ujiannya… karena untuk apa di uji kalau kitanya sudah benar benar beriman…. tidak sekedar mengatakan kalau kita beriman

rugi kalau hidup nggak ihlas

ya rugi … coba misal kita bekerja bukan karena allah tapi karena duit kira kira kalau duit sudah ditangan pasti duit itu kalau tidak dibelikan makanan yang akhirnya jadi kotoran, atau kita tabung sampai mati artinya kita tidak dapat memanfaatkan apa apa dari uang kita, atau hasil jerih payah kita berikan ke orang lain termasuk misalnya anak istri. coba … terus mana yang untuk kita? ternyata tidak ada yang untuk kita… ya kalau mungkin kita akan mendebat lha itu untuk makan dan berpakaian… okay sekarang berapa yang kita makan dan berapa yang kita pakai paling makanan sepiring dan pakaian sekedarnya…

dan kalau kita sadar bahwa aku bukanlah tubuh maka kita ¬†akan sadar bahwa kita tidak membutuhkan apa apa… jadi rugi kalau hidup itu tidak ihlas karena allah.

seandainya segalanya positif

coba bila segala sesuatu kita anggap baik atau positif… anak rewel positif, sakit positif, mobil rusak positif… merasa sholat tidak khusyu khusyu positif.. patrap ndak bisa bisa positif… pokoknya apa sajalah yang penting positif.. wah mesti hidup itu jadi indah. tidak adalagi yang negatif… pasti membikin hidup lebih hidup seperti iklan A Mild.

dari yang kecl kita anggap positif, sesuatu yang tidak bermaknan kita positif kan.. yang negatif kitapositifkan.. yang positif lebih kita positifkan… subhanallah… alangkah indahnya hidup ini.