sinergi otak kanan dan otak kiri dengan sholat dan amaliah lain

pada masa lalu sekitar 2 atau 3 abad yang lalu orang lebih banyak mengandalkan otak kanan nya, segala sesuatu diselesaikan dengan menggunakan otak kanannya. misalnya ada orang sakit maka yang jalan adalah otak kanannya dengan mengambil daun kemudian daun itu di masak dan airnya diminum dan si sakit sembuh. ketika ditanya kan apa alasannya menggunakan daun itu dan kenapat harus di masak? jawabannya adalah “saya juga tidak tahu kenapa menggunakan daun itu, tapi hati saya yakin dengan daun penyakitnya akan sembuh” jadi jaman dulu pure menggunakan otak kanannya, persis orang primitif jaman sekarang.
masuk periode berikutnya ketika perkembangan ilmu pesat dan berkiblat kepada ilmu ilmu barat maka penggunaan otak kanan mulai ditinggalkan diganti dengan optimalisasi otak kiri. maka dibangunlah metode metode penelitian yang sangat rumit, teori teori yang detil, dan agumentasi ilmiah ketika menemukan sesuatu. sangat berbeda dengan periode sebelumnya dimana mereka menggunakan otak kanan yang mengandalkan insight dan intuisi bukannya hitungan dan alasan alasan logis. danjaman sekarang yang terjadi adalah orang sangat fokus pada metode penelitiannya bukan pada penemuan itu sendiri. sehingga bagi negara berkembang seperti indonesia dan asia pasti akan sangat tertinggal dengan negara negara barat, dimana mereka secara bebas tidak mempedulikan metode penelitian tapi lebih menekan kan penemuan.. maka mereka terus mencari bagaimana agar bisa menemukan sesuatu dengan lebih cepat dan praktis. dan mereka pun belajar ilmu ilmu intuisi yang ada di timur.
nah prediksi kedepan mungkin 10 atau 20 tahun kedepan orang yang maju adalah orang yang dapat menyatukan kemampuan otak kanan dan otak kiri… dan itu bisa tercapai dengan latihan yaitu degan sholat.
sholat merupakan penyatuan fungsi dari otak kanan dan otak kiri. rukun sholat dari mulai takbir hingga salam adlah otak kiri sedangkan melesatnya otak menggunaka otak kanan. ibaratnya penggunaan kopling, gas, stir, sabuk pengaman adalah ritual atau rukun berkendara… tapi gerak penyatuan yang sinergis dari kopling, gas, dan stir akan menghasilkan kecepatan yang luar biasa.
maka sudah selayaknya orang islam ini maju dengan , sholat, karena sholat dapat melatih kita untuk menyatukan fungsi otak kiri dan kanan kita. otak kiri memenuhi fiqh rukun syahnya sholat, otak kanan meluncur ke Allah. perpaduan ini akan menghasilkan power luar biasa dalam diri kita.

ilham dulu baru quran

kebanyakan kita dalam memecahakan masalah lewat quran …(pembahasan bukan untuk aturan di fiqh) ada suatu metode yang cukup akurat dan lumayan bagus yaitu melalu metode ilham. ilham merupakan bentuk pencerahan yang diberikan allah kepada kita terhadap suatu masalah yang kita hadapi sehari hari. setiap saat kita dihadapkan pada suatu problem dan setiap saat pula kita diberi fasilitas allah pikiran dimana pikiran itu menjad wadah bagi kita untuk menerima ilham dari allah. nah ada baiknya kalau kita belajar bagaimana menerima ilham dari allah ini, maksudnya kita belajar menerima dan peka terhadap apa yang disampaikan allah kepada kita (berguru kepada allah).dalam kontek keseharian ilham dapat diartikan tuntunan yang dissusupkan dalam hati kita… dengan catatan hati kita nyanthol ke allah, sebab kesambungan ini yang menjadi kabel tersalurnya ilham allah kepada kita. sehingga kalau ada pertanyaan bagaimana membedakan ilham itu dari allah atau dari syetan jawabannya ya itu tadi hati kita nyambung ke allah atau tidak. kalau nyambung ke allah berarti ya tapi kalau tidak ya berarti dari syetan.

nah dari ilham belum final masih ada satu langkah lagi yaitu kroscek dengan quran dan sunah… jika sesuai maka ilham itu baru dilaksanakan, kalau tidak sesuai jangan dilaksanakan. konsep quran sebagai tuntunan mungkin sedikit kita rubah , kalau saya quran sebagai rujukan bukan tuntunan. artinya bahwa apapun masalah kita bisa kita rujuk ke quran tapi kalau tutunan hidup kita akan jadi robot yang sedikit sedikit salah dan sedikit2 haram. akan sangat enak kalau quran itu jadi tempat rujukan … aku punya masalah ini … oh qurannya begini… bukannya quran nya dulu…

ya maaf ini pendapat sangat pribadi mungkin / sebenarnya kurang layak untuk saya publikasikan .. mohon maaf… kalau bapak ibu mas atau mbak yang pingin berdiskusi lebih lanjut silahkan beri komen… makasih wass