Articles with kasus

jurnal rakernas (5) setelah dluhur

Wejangan setelah dluhur Perjalanan rasulullah dalam berjuang karena mendapatkan petunjuk, pertama dipanggil wahai orang yang berselimut, setelah bangun KUM FAANDIR kabarkan sampaikan bagi. Kita adalah pewaris para nabi. Pak abu cerita ada orang kaya yang sombong, mau sombong saja mahal … kebahagiaan yang merasa memiliki padahal sekian banyak mobil dan jamtangan mahal tidak ada yang dipakai. Maka kalau kita mau jadi pewaris nabi maka kita akan dijadikan allah seperti orang tadi Adaperbedaan ketentraman anatara dekat dengan allah dengan bahagia selain dengan allah. Kebahagiaanyang haq itu adalah dalam sholat. Kebahagiaan yang spiritual itulah kebahagiaan yang diridloi. Jangancoba coba meninggalkan allah, karena allah adalah thing thang. Sesi ini membahas. Kum faandir. Pergerakan dari allah yang berupa spirit. Jangan sekali kali menduakan allah maka kita akan dibikin sibuk dan akhirnya lupa allah. Kalau kita menomorduakan allah maka kita bisa bekerja, tapi kalau kita meninggalkan allah maka kita akan dijauhkan dari allah. Kalau kita meninggalkan allah maka kita akan ditinggalka allah. Penggerakan shalat center daerah harus memiliki sifat atau mental menomor satukan allah. Sholat adalah thoriqoh yang diwajibkan allah. Sabar itu ada doyonya, ihlas itu ada doyonya. Pak abu seorang pendidik, pak haji seorang begawan spiritual. Pak abu kalau ada murid yang salah maka akan diperigatkan. Kalau pak haji semua dididik dengan cara cara begawan. Di dalam sholat ada pengetahuan lengkap, apapun ada disholat Stereotype itu penting karena hal ini banyak menimbulkan distorsi persepsi. Stereotype orang khusyu atau jamaah orang khusyu, stereotype ini akan menimbulkan suatu persepsi tersendiri terhadap orang. Misalnya pengaruh orang dengan melihat kita saja orang sudah memiliki persepsi kekhusyuan terhadap kita. Jadi penting sekali membangun persepsi positif pada diri trainer sholat khusyu. Jangan sampai orang terdistori negatif dari diri seorang trainer sholat khusyu. Kesadaran universal dalam buku spiritual salah kaprah harus benar benar dialami being eperience. Meluaskan badan ini baru kesadaran badan. Kemudian melihat ke alam semesta Rasulullah disebut sebagai nur, hati rasulullah itu menyinari alam semesta.melatih orang harus kuat keallah . murid akan sangat tergantung dengan siapa yang mengajar. Antar jamaah harus akrab dan saling silaturahmi. Karena kita ketemu roh dengan roh (kita mengajarkan spiritual) kalau trainer tidak khhusyu otomatis muridnya tidak akan khusyu. Cobalah baca buku dengan kerendahan hati maka dayanya akan masuk. Triknya agar ilmumasuk caranya afirmasi… ya allah saya tidak bisa ajarilah saya. Artikulasi Suara energi dari batin, kalau bicara jangan diolah di otak. Kalau ngomong pakai suasana batin. Allah melalui tenggorokan keluar dalam bentk bicara kita. Bicara kita ada getaran allah. Kalimat langsung dari allah. Sehigga keluarnya suara akan sangat berbeda. Kedudukan jiwa kita ketika membawa orang, karena yang kita bawa akan sangat tergantung dari dimana posisi kita berada. Kalau kita menginstruksikan pasarah pada jamaah maka kita seharusnya pasrah duluan. Memahami lipatan spiritual atau tahapan spiritual. Ciri spiritual maka perilakunya akan sesuai dengan ketunduannya kepada allah, ketiadaannya akan sesuai dengan allah. Ada koridor orang yang berpsiritual yaitu allah.

rame rame menganalisis kasus ryan jombang

ya itulah yang dilakukan oleh para ahli terutama ahli psikologi alias psikolog. rame rame pada menganalisis kasus yang sekarang sedang ngetrend…rata rata para psikolog menyalahkan masyarakat pada umumnya meski dengan menutupi nya dengan kata kata “cerminan masyarakat kita”  atau “perbuatan ryan karena ulah masyarakat” ya nampaknya analisis psikolog memang lebih mudah melihatnya dari sisi behaviior dimana perilaku seseorang selalu di sebabkan oleh lingkungannya, dan menekankan proses belajar dari lingkungan… ya terus kita kita jadi bertanya tanya mengapa dia proses belajarnya kok bisa seperti itu? tidak mungkin itu hanya karena lingkungan saja pasti ada dibalik perilaku yang menggerakkannya untuk bisa berbuat senekat itu.

marilah kita menlusur secara spiritual bagaimana ryan bisa melakukan hal seperti itu… sebab kalau psikolog yang menganalisis kasihan masyarakat ndak tahu apa apa ikutan disalahkan…

secara ketuhanan manusia diciptakan tanpa daya.. dia hanya diberi pilihan mendekat ke allah atau menjauh …. kalau menjauh ya akan diberikan dorongan dorongan negatif yang kuat sehingga bisa bisa saja orang tersebut melakukan perbuatan yang negatif.. nah kalai pilihannya mendekat maka Allah pun akan memberikan dorongan untuk selalu berbuat yang baik.

pada kasus ryan pada saat membunuh karena kehendak allah agar ryan membunuh hal ini dikarenakan ryan menjauhi perintah allah seperti melakukan perbuatan sex yang dicela, berperilaku seperti perempuan, dan berbohong ….

tapi bisa jadi kasus yang menimpa ryan bisa jadi menjadi dibukanya pintu hidayah dan pintu taubat sehingga dengan terungkapnya kasus ini dia tambah dekat kepada allah, mungkin akan lebih dekat dia daripada kita kita ini yang sebenarnya tidak tahu kita akan mati kapan.

jika ryan bertaubat dan mendekat kepada allah maka allah pun akan memberikan hidayahnya dan akan menerima dia untuk masuk dalam surganya.. meski matinya nanti (?) di depan regu tembak… coba bayangkan jika diakhir hayatnya dia berhasil mengucap 2 kalimah syahadat…

ketika ryan sudah dalam posisi menyerah kemudian masyarakat mencela maka sebenarnya masyarakat ini lah yang mendapatkan dosa …. seperti tulisan saya sebelumnya sebaiknya kita mamaafkan, lagian juga tidak ada manfaatnya mengolok olok dia.

jadi intinya ryan bisa berbuat nekat ya karena ijin dari allah… cuma mengapa kok allah menjadikan ryan jadi membunuh? ya karena ryan sendiri yang banyak melanggar aturan dari allah serta manjauhi allah..

ini peringatan bagi kita .. siapa saja yang menjauhi allah dan melanggar aturannya maka bisa dipasitkan dia akan mendapatkan perlakuan yang seperti apa yang terjadi pada kasus ryan… terutama sekali kepada saudara saudara seiman yang menjadi homosek atau lesbi.. cepat cepatlah untuk bertaubat…. sebab perbuatan jenengan jenengan sudah merupakan perbuatan dosa besar… jangan sampai allah murka…. (maaf ini sekedar himbauan saja… bukan paksaan karena dalam islam tidak ada paksaan untuk menjalankannya…) mumpung anda membaca blog saya ini saya turut mendoakan anda kalau tidak sekarang ya saya doakan besuk kalau tidak besuk ya besuknya lagi doa saya semoga dikabulkan allah sehingg anda yang homo dan lesbi ketika membaca tulisan saya ini kembali di jalan yang diridloi allah amin

dampak penayangan kasus ryan yang berulang

secara tidak sadar kita telah mendapatkan masukan yang negatif di otak kita entah itu nanti masuk bawah sadar atau masuk sadar… ada sisi bahaya jika kita kurang mengetahui bagaimana mensikapi penayangan tersebut. karena menurut hukum perilaku bawah sadar apa yang kita dengar dan kita lihat akan cenderung kita tiru…nah kita lihat diri kita dalam melihat penayangan tersebut apakah kita menerima dan memaafkan atau kita tertarik namun disertai dengan kebencian… maka seperti tulisan saya sebelumnya jika kita membenci dan cenderung memikirkannya berulanga ulang maka secara tidak sadar kita memasukkan nya dalam alam bawah sadar sebagai sesuatu yang diterima…

penayangan kriminalitas di televisi yang ditayangkan di beberapa stasiun televisi selama beberapa tahun terakhir ini tidak membawa dampak positif bagi masyarkat malah bahkan itu membawa contoh yang kurang baik dan ditiru.. kenyataannya kejahatan dari hari ke hari semkain banyak dan intensitas kejahatannya semakin intensif atau semakin kejam dan sadis

dari sini media televisi artinya ikut bertanggung jawab juga dari hasil penyiarannya … terhadap kasus kasus kriminalitas yang terjadi. selain aparat pemerintah terutama yang membawahi masalah media ini.

Psikopat kasus ryan jombang

namanya psiko pathologi atinya psiko itu jiwa dan pathologi penyakitan. penyakitan ini seperti penyakitan pada fisik macamnya banyak… ada yang bermuka manis berwajah ayu tapi ketika dibuka lengannya penuh penyakit kulit yang menjijikkan… nah dalam kejiwaan pun seperti demikian, kelembutan tutur kata gantengnya wajah bukan ukuran sehat atau tidak…

dari kasus ryan atau kasus kasus lainnya dapat kita lihat dari penyimpangan penyimpangan selain pembunuhannya yaitu homo nya.. secara psikologi homo adalah kelainan dari orientasi seksual dimana secara normal laki laki akan menyenangi perempuan bukan ke sesama jenis. ketidak normalan ini tentu dan pasti akan membawa ketidak normalan yang lainnya… biasanya mereka pencemas dan pencemas akan berwujud pada sikap posesif, agresif, pencemburu dan tumpulnya emosi dan ini terjadi pada kasus ryan. sangat mudah bagi dia melakukan pembunuhan bahkan mungkin suatu kepuasan tersendiri sebagai dampak dari ketidaknormalan dirinya yang mana bawah sadarnya tidak menerima keadaan homonya dan menimbulkan konflik batin sendiri yang berjalan cukup lama dan mendalam, ditambah mungkin olok olok teman sekelas atau para tetangga sehingga semakin memperparah dendamnya kepada orang lain, hal inilah yang menjadi salah satu sebab mengapa pembunuhan sangat mudah dilakukan oleh ryan, disamping tentunya tumpulnya emosi… tidak ada ngeri, tidak ada menyesal, dan yang jelas sadis.

tentang masalah pembunuhan dengan mengambil harta … itu bukan tujuan utama ryan ya mungkin sayang saja ada uang miliki korban kok tidak di manfaatkan… tapi yang jelas adalah perilakunya menyimpang.

nah menyimpangnya ryan tidak seperti penderita schizoprenia dimana ketika benar benar membunuh itu diakibatkan karena pikiran yang underkontrol bukan direncanakan. orang schizoprenia tidak mungkin bisa merencanakan dan biasannya pembunuhannya tidak berulang cukup sekali saja dan setelah itu biasanya menyesal luar biasa.. nah yang begini ini yang tidak bisa dijerat dengan hukuman pidana. sangat berbeda dengan kasus ryan dimana dia betul betul sadar ketika akan membunuh dan berantai lagi… jelas ini adalah kejahatan bukan seperti schizoprenia. kalau dikatakan kelainan ya itulah kelainan dari seorang homoseks (namun juga tidak setiap homoseks berperilaku seperti ryan) tapi sekali lagi bahwa hampir dipasyikan perilaku homo akan memicu perilaku negatif lainnya. seperti apa bentuk perilaku negatif itu sangat tergantung dari diri pehomo itu sendiri