Tingkat Kesukaran Amanah

ibarat orang main game maka semakin berhasil dengan tingkat ke lima akan naik ke tingkat ke enam dan seterusnya. Demikian pula dengan amanah, ketika berhasil dengan amanah yang mudah maka Allah akan memberikan amanah yang lebih sulit.

yang diperlukan adalah keseriusan dalam menjalankan amanah ini. Sebab semakin tinggi amanah maka semakin memerlukan konsentrasi dan kesungguhan dalam pelaksanaannya. Dan disini di butuhkan kepekaan dalam menangkap petunjuk Allah dan kecepatan dalam menjalankannya.

Model pertolongan Allah diberikan melalui tanda, bukan melalui cuma cuma atau tanpa melakukan apa apa. Pertolangan Allah itu diberikan dengan petunjuk yaitu tanda yang datang suka suka. Maka kita harus benar benar selalu siap 24 jam. Kepekaan kita juga harus terlatih untuk membacanya. Jika kita tidak sadar Allah tanda itu akan bisa bias, dan salah baca atau justru mengabaikan tanda tersebut.

HIdup ini kita seperti main catur, yang setiap langkah bisa berubah strategi dan arah, tapi kita punya suatu tujuan yang utama. Tujuan menyelesaikan amanah tapi strategi bisa berubah ubah, tergantung dari Allah berikan tanda apa.

Level atau maqom kedudukan orang disisi Allah tergantung dari bagaimana dia menjalankan amanah dari Allah. Semakin dia bisa menyelesaikan amanah yang sulit maka semakin maqom nya tinggi disisi nya. Semakin dia tidak amanah dengan apa yang Allah perintahkan maka semakin jauh dia dari Allah alias semakin rendah maqomnya disisi Allah.