who am I (2)

mengenal diri sejati ini harus dengan kesengajaan karena ini merupakan olah kesadaran menuju taraf yang lebih tinggi. yakni semakin sadar dan semakin sadar (the altered states of consciousness). sadar akan diri merupakan perluasan dan mikrokosmos menuju makrokosmos atau dalam istilah jawa jagad alit menuju kepada jagad ageng. sang Aku tidak bisa dibatasi oleh keterbatasan tubuh (mikrokosmos) namun luas (makrokosmos).
dasar dari tulisan kedua ini adalah membedakan diri berubah menjadi makro yaitu suatu kesadaran bahwa diri sebenarnya adalah diri yang bersujud (bukan tubuh).
pada sholat Allahu Akbar yang bisa membesarkan Allah secara hakiki adalah sang Aku bukan tangan yang terangkat atau mulut yang mengucap Takbir…
baik kita pahami dulu tujuan dari pengenalan diri ini dari mikro menjadi makro. untuk tulisan berikutnya kita akan bahas lebih dalam lagi tentang hakikat diri

alon alon waton kelakon

sabar berada diantara malas dan tergesa gesa. kalau orang malas berarti tidak sabar demikian juga orang yang trgesa gesa juga tidak sabar.
sabar itu menjalankan dan jalannyapun harus sesuai dengan ritme yang ada. kalau ritemnya lambat berarti malas kalau ritemnya cepat berarti tergesa gesa. jadi yang paling pas ada pakai filosofi jawa ALON ALON WATON KELAKON. arti alon alon berarti menjalankan, arti waton berarti ada ritme yang diikuti.

pengertian karwruh

kawruh adalah keadaan kejiwaan yang selalu berubah seiring dengan perkembangan spiritual kita. perkembangan ini harus divariasikan dan yang paling utama adalah ketunndukan kepada allah. kawruh yang paling baik adalah dalam sholat dimana dalam sholat jiwa mengolah dirinya dalam sujud, rukuk, doa, ikrar danlain sebagainya