Articles with LoA

Law of Attraction tidak sesuai dengan sadar Allah

Law of Attraction atau LoA beberapa tahun terakhir ini sangat populer di kalangan motivator. Bahkan ini menjadi central daripada bagaimana memotivasi seseorang untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Sayapun dulu juga tertarik dengan teori ini. Pada awal iya dengan keinginan yang sederhana bisa terwujud. Tapi ketika kita mendalami ilmu makrifat teori ini gagal tidak dapat lagi saya gunakan . alasan pertama adalah karena tidak seusuai dengan kaidah makrifat yaitu adanya pengenolan keinginan yang kedua adalah masih adanya ego untuk ingin ini dan itu. kenyataan ini saya rasakan dan selalu mentog seperti tidak berjalan. Ketika terjadi pemaksaan oleh diri saya  tentang hal ini artinya saya paksakan pakai teori LoA maka semakin saya paksa hambatan itu semakin berat dan semakin jelas.

Alhamdulillah Allah mengajarkan kepada saya, untuk mengenolkan diri , menghilangkan keinginan tapi tetap mengerjakan apa yang seharusnya saya kerjakan.

teori pengenolan ego ini mungkin sudah bisa bagi kita dan kita sudah sering mendengar tapi kenyataan di lapangan saya sendiri sering terjebak kepada kekuatan spiritual yang saya dapat. Misalnya ketika saya sudah bisa berada di balik alam semesta yaitu kesadaran ilahiah saya menggunakan  kesadaran itu untuk menyelesaikan amanah amanah saya. Menggunakan kesadaran spiritual ini termasuk dalam ego. Alhamdulillah selepas saya subuh saya ber DN di surau dan Allah mengajarkan lagi hilangkan kemampuan ego spiritual mu, dan setelah itu seperti lega, los dan perasaan menyenangkan lainnnya.

Sehingga saya berkesimpulan bahwa teori LOA tidak akan saya gunakan lagi dan itu teori orang orang yang mengandakan ego nya untuk memenuhi keinginannya. beberapa anda mungkin tidak setuju dengan apa yang saya sampaikan ini, tapi itulah kenyataannya. Ketika kita menggunakan LoA secara bawah sadar kita sudah menggunakan ego kita untuk memenuhi itu , padahal di dalam  ilmu kemakrifatan ego itu harus di kikis habis. artinya bahwa kita tidak ada keinginan apapun. Namun meski kita tidak memiliki keinginan apapun kita tetap bergerak menyelesaikan amanah Allah. INilah bedanya dengan LoA. Kalau LoA menjalankan karena keingina dan egonya tapi kalau makrifat sadar Allah ini menjalankan kehidupan karena amanah. Disini akan lebih powerfull menjalankan amanah (bagi orang beriman) dari pada menjalankan keinginan.

jangan lagi bergerak karena keinginan tapi bergerak lah karena menjalankan amanah Allah. Tinggalkan teori LoA karena itu teori orang yang tidak mempercayai Allah SWT

Sejak mulai sadar Allah, ujian malah datang bertubi

Apakah anda mengalami hal yang demikian?. Jika ya ikuti penjelasan saya agar kekuatan sadar Allah anda tidak mengarah ke hal yang negatif. Ketika anda sadar Allah maka kekuatan anda berubah dari kekuatan diri menjadi kekuatan yang lebih besar, sebesar kesadaran anda kepada Allah.

Anda ke Allah sudah betul dan ini menimbulkan energi, energi ini berupa energi prasangka anda kepada Allah. Jadi anda sudah ke Allah tapi pikiran anda masih belum berubah yaitu masih berprasangka negatif kepada Allah. Coba telusuri lebih dalam apakah anda sudah menggunakan keimanan anda dengan sadar Allah untuk tujuan tujuan positif dalam hidup anda?

orang yang sadar Allah lebih diijabah oleh Allah, dan Allah sangat tergantung prasangka hambanya. Orang yang sadar Allah prasangka ini berubah menjadi kekuatan yang sesuai prasangka. Kalau prasangka kepada Allah itu positif maka yang terjadi positif, demikian sebaliknya, ingat orang sadar Allah lebih diijabah Allah.

maka bagi sahabat semua yang sudah ber DN dan hidupnya belum berubah ke arah positif atau malah sebaliknya semakin terpuruk maka saya sarankan untuk segera memperbaiki prasangka kepada Allah. jangan sampai prasangka yang negatif ini yang disertai sadar Allah menjadikan hidup kita semakin tidak positif. Inilah yang sering di keluhkan mengapa setelah menjalankan sadar Allah ujian dan cobaan Allah semakin berat…

baik jangan tinggalkan Allah dan berpikirlah positif, berprasangka positif kepada Allah.

dompet harus terisi uang

ini penting, kalau dompet kita berisi uang maka akan mempengaruhi pikiran kita, yaitu bahwa kita punya uang. coba kalau kosong maka akan muncul pikiran negatif bahwa kita tidak punya uang
maka memiliki kartu ATM ada bahayanya yaitu jika dompet kita kosong maka kita akan berpikir negatif meski di kartu ATM banyak tersimpan uang.
untuk itu cobalah berpikir positif dengan cara selalu mengisi uang secukupnya di dompet kita. ini saya rasakan, gara gara dompet kosong sejak 2 minggu ini pikiran saya selalu berkata saya tidak punya uang, dan saya selalu minta istri saya uang. dan apa yang terjadi sampai hari ini tidak ada uang yang masuk ke dompet saya kecuali dari pemberian istri.
saya saranakan untuk anda dan saya sendiri tentunya, sebisa mungkin dompet harus selalu terisi meski maaf dari uang pinjaman. perasaan tenang karena punya uang, perasaan senang karena punya uang dan pikiran positif bahwa kita punya uang akan mendatangkan lebih banyak uang dalam diri kita.