Articles with LoA

Ribet dengan LoA atau The Secret Gunakan saja AMANAH

Teori LOA atau law of attraction yang mengatasnamakan pikiran sebagai penentu, berpikir A terjadi A, berpikir B terjadi B, ya pemahaman ini banyak mengecewakan banyak orang, sebab dari sekian pikiran A hanya 1 atau 2 yang terjadi dan itu di besar besarkan. Sama dengan the secret, dimana yang di secret kan adalah LOA…. prinsipnya saja rahasia pikiran dan perasaan. Orang banyak terkesima di awal munculnya istilah itu (termasuk saya ha ha ha )… ya alhamdulillah saya di berikan pelajaran Allah tentang amanah ini. Rasulullah sendiri bergelar al amin, artinya kalau dengan cara amanah ini maka jelas islami dan tidak meragukan. Dan hasilnya sungguh luar biasa. Tidak hanya saya yang mengalami keajaiban tentang amanah ini tapi juga kawan kawan di jamah dzikir nafas sadar Allah.

Teori amanah sangat sederhana dan simpel tidak seperti the LOA yang njlimet dan sulit untuk di amalkan. Kalau amanah mudah dan membumi, artinya pikiran tidak di bawa untuk melayang kepada hal hal yang diluar jangkauan. Dalam amanah kita hanya di minta untuk menjalankan apa yang Allah amanahkan kepada kita misalnya kita punya toko maka toko itu adalah amanah untuk kita dan menjalankan perintahnya yaitu melayani pelanggan dengan baik yang datang ke toko kita, sudah itu saja simpelkan. Anda tidak perlu membayangkan toko anda menjadi toko sekelas indomart atau alfamart, cukup terima amanah dan jalankan amanahnya.

Kalau kita berpikir simpel dan menjalankan yang simpel maka hidup kita akan membahagiakan kita akan dapat hidup disini dan saat ini, bukan hidup di masa depan yang membuat kita menjadi tidak realistis. Saya sekarang saya buat relaks dengan apapun yang sedang saya hadapi ini. Saya hanya belajar menerima  amanah yang di depan mata dan menjalankan perintah yang ada dah itu saja.

Hanya satu  hal yang mungkin perlu menjadi catatan bahwa menerima amanah dan menjalankan perintah ini harus dengan cara menerima, bersyukur dan berihsan kepada Allah (3T123). kemudian kesadaran kita juga harus berada pada kesadaran tinggi yaitu di metode 4 dzikir nafas atau dzikir nafas nafi isbat. hal ini untuk menjaga kesadaran anda agar tidak lepas dari kesadaran akan Allah SWT dalam menjalankan amanah.

Menjalankan amanah ini levelnya lebih tinggi dari dzikir nafas yang hanya duduk berlama lama sampai mencapai fana atau kosong, tapi amanah ini lebih tinggi karena merupakan langkah selanjutnya setelah mencapai fana. Jadi mencapai fana adalah titik awal untuk menjalankan amanah. Tapi jika anda baru belajar dzikir nafas dan belum mencapai keadaan kesadaran fana ini tetap jalankan amanah sambil terus belajar dzikir nafas sampai mencapai keadaan fana.

 

Law of Attraction tidak sesuai dengan sadar Allah

Law of Attraction atau LoA beberapa tahun terakhir ini sangat populer di kalangan motivator. Bahkan ini menjadi central daripada bagaimana memotivasi seseorang untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Sayapun dulu juga tertarik dengan teori ini. Pada awal iya dengan keinginan yang sederhana bisa terwujud. Tapi ketika kita mendalami ilmu makrifat teori ini gagal tidak dapat lagi saya gunakan . alasan pertama adalah karena tidak seusuai dengan kaidah makrifat yaitu adanya pengenolan keinginan yang kedua adalah masih adanya ego untuk ingin ini dan itu. kenyataan ini saya rasakan dan selalu mentog seperti tidak berjalan. Ketika terjadi pemaksaan oleh diri saya  tentang hal ini artinya saya paksakan pakai teori LoA maka semakin saya paksa hambatan itu semakin berat dan semakin jelas.

Alhamdulillah Allah mengajarkan kepada saya, untuk mengenolkan diri , menghilangkan keinginan tapi tetap mengerjakan apa yang seharusnya saya kerjakan.

teori pengenolan ego ini mungkin sudah bisa bagi kita dan kita sudah sering mendengar tapi kenyataan di lapangan saya sendiri sering terjebak kepada kekuatan spiritual yang saya dapat. Misalnya ketika saya sudah bisa berada di balik alam semesta yaitu kesadaran ilahiah saya menggunakan  kesadaran itu untuk menyelesaikan amanah amanah saya. Menggunakan kesadaran spiritual ini termasuk dalam ego. Alhamdulillah selepas saya subuh saya ber DN di surau dan Allah mengajarkan lagi hilangkan kemampuan ego spiritual mu, dan setelah itu seperti lega, los dan perasaan menyenangkan lainnnya.

Sehingga saya berkesimpulan bahwa teori LOA tidak akan saya gunakan lagi dan itu teori orang orang yang mengandakan ego nya untuk memenuhi keinginannya. beberapa anda mungkin tidak setuju dengan apa yang saya sampaikan ini, tapi itulah kenyataannya. Ketika kita menggunakan LoA secara bawah sadar kita sudah menggunakan ego kita untuk memenuhi itu , padahal di dalam  ilmu kemakrifatan ego itu harus di kikis habis. artinya bahwa kita tidak ada keinginan apapun. Namun meski kita tidak memiliki keinginan apapun kita tetap bergerak menyelesaikan amanah Allah. INilah bedanya dengan LoA. Kalau LoA menjalankan karena keingina dan egonya tapi kalau makrifat sadar Allah ini menjalankan kehidupan karena amanah. Disini akan lebih powerfull menjalankan amanah (bagi orang beriman) dari pada menjalankan keinginan.

jangan lagi bergerak karena keinginan tapi bergerak lah karena menjalankan amanah Allah. Tinggalkan teori LoA karena itu teori orang yang tidak mempercayai Allah SWT

Sejak mulai sadar Allah, ujian malah datang bertubi

Apakah anda mengalami hal yang demikian?. Jika ya ikuti penjelasan saya agar kekuatan sadar Allah anda tidak mengarah ke hal yang negatif. Ketika anda sadar Allah maka kekuatan anda berubah dari kekuatan diri menjadi kekuatan yang lebih besar, sebesar kesadaran anda kepada Allah.

Anda ke Allah sudah betul dan ini menimbulkan energi, energi ini berupa energi prasangka anda kepada Allah. Jadi anda sudah ke Allah tapi pikiran anda masih belum berubah yaitu masih berprasangka negatif kepada Allah. Coba telusuri lebih dalam apakah anda sudah menggunakan keimanan anda dengan sadar Allah untuk tujuan tujuan positif dalam hidup anda?

orang yang sadar Allah lebih diijabah oleh Allah, dan Allah sangat tergantung prasangka hambanya. Orang yang sadar Allah prasangka ini berubah menjadi kekuatan yang sesuai prasangka. Kalau prasangka kepada Allah itu positif maka yang terjadi positif, demikian sebaliknya, ingat orang sadar Allah lebih diijabah Allah.

maka bagi sahabat semua yang sudah ber DN dan hidupnya belum berubah ke arah positif atau malah sebaliknya semakin terpuruk maka saya sarankan untuk segera memperbaiki prasangka kepada Allah. jangan sampai prasangka yang negatif ini yang disertai sadar Allah menjadikan hidup kita semakin tidak positif. Inilah yang sering di keluhkan mengapa setelah menjalankan sadar Allah ujian dan cobaan Allah semakin berat…

baik jangan tinggalkan Allah dan berpikirlah positif, berprasangka positif kepada Allah.