Articles with maksiat

pemahaman yang benar tentang keberadaan Allah

ketika kita menghadap Allah dalam sholat kira kira yang kita hadapi apanya? mestinya Allah kan bukan yang lain termasuk, bukan ilmunya, sifatnya atau perbuatannya. kuhadapkan wajahku kepada wajah yang menguasai alam semesta.. berarti Allah yang kita temui, dimana? ya disini, kapan ya saat ini.
Allah tidak berada jauh dengan kita , dia sangat dekat bahkan sangat dekat. beberapa ahli tafsir (karena tidak ada kesadaran dekat dengan ALlah) menafsirkan bahwa Allah ada di jauh sana yaitu duduk di langit diarsy.
dalam tulisan saya kata kata langit itu bukan berarti batas alam semesta ini. langit itu kan tidak ada .. kalau allah duduk diatas langit terus allah duduk dimana? mustahil kan kalau allah itu duduk di langit???
lagian Allah tidak bertempat tapi dia berada meliputi alam semesta.
nah mari kita memasuki alam Kesadaran dimana Tuhan Allah berada……

hidup memerlukan syariat

disiplin, tanggung jawab, keteraturan adalah sebagian kecil dari syariat. hidup jika tanpa syariat akan semrawut… semua mengandalkan otak kanan … maka yang terjadi adalah ketidakpastian dan serba tidak jelas. syariat dalam agama pun demikian dia menjaga kita agar tetap berada di jalur yang benar. orang bermakrifat tanpa syariat berbahaya karena akan banyak sekali lobang lobang syetan memasuki alam pikiran kita. kita sendiri tidak sulit memisahkan mana ilham dan mana yang dari syetan .. jika kita tidak bersyariat. bersyariat adalah sebagai pemilah antara ilham dan bisikan syetan. jangan dikira orang dekat dengan Tuhan tidak tersesat… bisa saja dekat dengan Tuhan Allah tapi tidak di ridloi Allah.. seperti syetan yang dekat dengan Allah tapi membangkang… makrifat tapi maksiyat….
syariat adalah pegangan kita untuk menuju kepada Allah… cara paling praktis untuk bermakrifat dalah dengan sholat.

orang puasa ihlas karena Allah, tidak mungkin berbuat maksiat

materi ini tadi saya sampaikan di Bank Rakyat Indonesia cabang slamet riyadi Solo, saya menjelaskan bahwa perbuatan manusia itu jika tidak ihlas akan menyebabkan manusia berbuat maksiat. contoh konkrit : bisa tidak kita marah dengan ihlas? jelas tidak bisa, bisa tidak kita mencuri karena ihlas lillahi taala… pasti tidak…sekarang maksiat batin,: bisa tidak kita ghibah dengan ihlas? jelas tidak bisa. jadi sangat mudah menjadi orang baik, kunci nya satu yaitu ihlas karena Allah. puasa ini mengajak kita untuk ihlas jangka panjang yaitu ihlas dari mulai subuh hingga magrib. tentunya orang yang ihlas berpuasa karena Allah tidak mungkin dia berbuat maksiat, tidak mungkin bisa marah, tidak mungkin bisa benci dan lain sebagainya. maka benar saja kalau syetan di kurung, pengertianya adalah karena syetan tidak dapat mengganggu kita lagi karena wilayah kita ada pada wilayah ihlas.