menggunakan kekuatan menerima untuk menyelesaikan masalah

setiap masalah yang kita hadapi tentunya memerlukan penyelesaian yang tepat akurat dan tidak menimbulkan efek samping yang semakin memperparah masalah tersebut. Kitapun sudah sering mendengarkan pengajian pengajina di masjid di kampung kampung dan di media elektronik dan med sos. Banyak ustad yang menceritakan tentang sabar sabar dan sabar. Namun kenyatannya kita seringkali tidak seirama dengan apa yang disampaikan para ustad bahwa kita harus sabar, seringkali kita  tidak sabar, bahkan anehnya tidak hanya kita saja, para ustadpun yang menyampaikan ini juga tidak memiliki kesabaran ketika beliau beliau dihadapkan pada masalah. terus sekarang kenapa kalau memang kita harus sabar tapi tidak bisa sabar.

saya punya cara yang jitu dan sayapun sekarang sedang berlatih , yaitu dengan tetap mencoba bertahan meski ada dorongan untuk keluar dari suasana tidak sabar tersebut. Misalnya ketika saya berdzikir nafas saya mencoba untuk bertahan meski kaki kebas/gringgingen/kesemutan. ya bisa anda bayangkan ketika kaki saya, dalam posisi duduk timpuh mirip duduk iftrasy selama 45 menit, menit ke 15-30 itu rasanya kaki sudah nggak jelas sekitnya, tapi keadaan itu saya coba untuk saya terima, sakit di kaki itu saya coba untuk saya relakan dan ternyata disitulah muncul laithan sabar yang benar benar saya praktekan. Nah anda bisa nyoba cara saya ini, agar nantinya dalam keseharian ketika kita menghadapi masalah kita bisa sabar. kemudian latihan yang lain lagi adalah latihan rukuk dalam shalat. Gerakan yang paling menyakitkan adalah gerakan rukuk ketika shalat. gerakan rukuk yang benar seperti yang Rasulullah ajarkan ada tiga unsur : 1. tangan luru, 2, kaki lurus, dan3.telapak tangan menekan lutut. cara Rasulullah ini jika dilakukan maka akan terjadi proses peregangan atau streching dari betis sampai tengkuk…. anda akan merasakan tulang belakang bergerak satu persatu. gerakan  ini pun memerlukan kesabaran dan penerimaan terhadap rasa sakit yang muncul selama rukuk. ya dengan dua latihan sabar ini insya Allah , kesabaran itu akan terkativasi dengan sendirinya ketika kita emnghadapi suatu masalah.

Ingat, bahwa kita berhadapan dengan masalah, kita tidak  boleh lari dengan masalah, yang islam ajarkan adalah terima masaahnya dan hadapi masalah itu dengan kesabaran. Semkain kita kuat dalam menghadapi maslah dengan sabar maka Allah akan memberikan solusi yang tidak sangka sangka. kita akan diberikan surprise dari Allah, dan itu sangat menyenangkan bagi kita.

Menerima adalah modal utama kita dalam menyelesaikan masalah hidup ini. Dengan menerima maka akan muncul kekuatan kekuatan lainnya seperti kekuatan sabar, kekuatan tawakal, kekuatan redha dan lainnya. Kenapa orang tidak sabar karena pasti dia tidak menerima masalah itu, kenapa orang tidak tawakal karena orang tidak menerima masalah itu. Baik singkat cerita : berlatihlah dalam duduk dzikir nafas selama mungkin sampai muncul ketidaksabaran namun tetap bertahanlah. latihan yang kedua adalah ketika rukuk lakukan cara rasulullah ajarkan dan terima ketika sakit di kaki sampai atas, itu muncul. semoga Allah memudahkan.