Patrap Thawaf Tahap terpisahnya jiwa dan jasad

pada saat kita berputar menjalankan patrap thawaf maka anda akan merasakan keterpisahan antara jasad dan jiwa. jadi ada dua dalam diri kita yaitu yang berputar yaitu jasad dan yang diam ke Allah. Seolah saya adalah yang diam dan merasakan tubuh saya terpisah. Ini adalah kesadaran yang diperoleh dari melatih patrap thawaf. artinya bahwa kita sudah mulai paham perbedaan antara jasad dan jiwa tanpa harus dijelaskan ini dan itu . seperti pengalaman dari pak Rokhim jamaah Dzikir Nafas Malang jatim yang merasakan terpisah dari jasadnya yang arus dilak

yang harus dilakukan jika mengalami keterpisahan itu adalah terus dibawa lurus ke Allah dan dibawa tunduk patuh kepada Allah.

yang dzikir jiwa bukan pikiran dan hati

kita harus tahu bedanya pikiran hati sebagai tubuh dan jiwa itu sendiri sebagai eksistensi diri.
yang dzikir ke Allah bukanlah pikiran dan hati.. tapi jiwa … sebab jika dzikir nya menggunakan pikiran maka ketika otak ini digunakan untuk berfikir lainnya maka dzikirnya lepas… hati pun demikian. tapi kalau jiwa yang berdzikir maka ketika kita berpikir, merasa atau beraktivitas lainnya kita tetap berdzikir, bahkan ketika tidur yang notebene tidak berpikir…. kita tetap bisa berdzikir

spsiritual parenting (2) ajak anak secara ruhani bersilatun

ketika kita sambung kepada Allah, jiwa kita menyebar dan kita sambung kan ke anak kita. seperti halnya cinta , cinta bisa kita salurkan ke anak kita dan anak kita menerima. kita sambung ke allah yang aktif adalah kejiwaan kita dan kejiwaan kita meluas sehingga bisa arahkan ke anak kita untuk kita ajak ke allah. kekuatan ikatan ruhani dan kejiwaan orang tua yang didasari oleh cinta akan menjadi by pass untuk mengajak anak ke allah. inilah inti dari spiritual parenting yaitu mengajak secara ruhani ke Allah.