Islam liberal VS liberasi Islam

mencuatnya islam liberal dalam kancah keislaman di indonesia menimbulkan satu pro kontra yang berakhir pada ujung sesat dan tidak sesat. namun sebagian masih sangat alergi dengan istilah islam liberal, meski bagi sebagian kaum islam yang sangat pro tetap masih kukuh bahwa islam harus di liberalkan. efek islam liberal ini memunculkan istilah istilah lain yang turut menyemarakkan semangat berislam salah satunya adalah islam nusantara, munculnya islam nusantara ini tentunya juga menimbulkan hawa panas kaum islam yang sejak lama kontra dengan islam liberal.

namun, ada istilah lain yang tidak serupa dan tidak sama, tapi dari akar kata yang sama yaitu liberal, yaitu liberasi. Ternyata setelah di kaji memang ada perbedaan antara liberasi islam dan islam liberal. Liberasi islam adalah pembebasan islam, sedangkan islam liberal islam yang bebas, tapi saya kira, karena ini masih menjadi istilah maka perlu tabayun dengan yang memaki istilah tersebut, sebab bisa jadi antara maksud dengan arti tulisan berbeda. Bisa jadi kita menuduh bahwa islam liberal itu islam yang tidak mau di atur, tapi bisa jadi tidak demikian. karena kadang istilah di gunakan untuk mencari sensasi agar mendapatkan perhatian publik.

baiklah sekarang saya akan menulis sesuai dengan apa yang saya pikirkan saja bukan yang sedang anda pikirkan atau dipikirkan orang lain.

Islam liberal saya kira sama saja dengan liberasi islam dalam hal makna, bukan dari arti bahasa. Sebab keduanya menggunakan kata islam, dimana islam  secara inplisit membawa aturan aturan yang wajib diikuti. Pembawa islam liberal adalah orang islam dan pembawa liberasi islam juga orang islam, bukan orang diluar islam, sehingga keduanya memiliki tujuan yang positif terjadap pengembangan islam dan perbaikan islam. Kecuali kalau keduanya itu yang membawa orang orang non islam tentunya lain.

pada intinya begini, bahwa baik islam liberal maupun liberasi islam, keduanya memiliki makna perjuangan untuk menjadikan islam yang berkemajuan, tidak kaku dengan pendapat pendapat namun tetap berpegang teguh kepada quran dan sunah.

sebagai catatan saja, bahwa islam liberal di populerkan oleh Ulil Abshor yang notebene adalah orang NU, sedangkan liberasi islam banyak menjadi jargon muhammadiyah terutamanya di Univeristas Muhammadiyah surakarta dengan jargon UNiversitasnya : Humanisasi, librasi dan transendensi.

apa ada dalilnya ? ungkapan bawah sadar bahwa aku lebih benar dari kamu

ini adalah pertanyaan umum orang orang yang ingin selamat. Dalil nya apa? saya sangat setuju dengan pertanyaan semacam ini, artinya bahwa semua perilaku kita kalau bisa ada dalilnya. Sayangnya tidak semua dalil bisa sama persis dengan apa yang kita lakukan sekarang. Misalnya saja baca al quran pakai buku (kitab) apa dalilnya ? terlebih pakai gadget?yang pastinya tidak ada. Sangat susah mencari dalil yang sama plek. Pasti ada penafsiran penafsiran yang mengarahkan dalil tertentu menjadi dasar dari suatu perbuatan. kalau sudah penafsiran berarti tidak bisa disamakan antara pendapat satu dengan lainnya. Misalnya pendapat Bapak USt Sukino ketua MTA Solo dengan pendapat Ulama ulama NU pasti banyak bersebarangan. dan semuanya memegang kebenarannya masing masing. sehingga kalau ditanya apa dalilnya yasinan dan tahlilan jika itu ditanyakan Ust sukino pasti dibantah habis habisan bahwa itu adalah bidah… tanpa dasar… jadi dalam hal ini kalau kita diskusi “apa dalilanya? maka kalimat ini seolah tidak ada  gunanya. Dalil ini akan sangat berguna bagi yang mengamalkannya. Misalnya bagi warga NU maka dalil yasinan dan tahlil itu sangat penting. tapi sekali lagi bagi yang tidak mengamalkan seperti warga MTA dalil yasinan dan tahlil sama sekali tidak berguna. Karena baginya  dalil tersebut adalah pembenaran suatu perbuatan bidah….

stop menuduh bidah, kafir dan sejenisnya
stop menuduh bidah, kafir dan sejenisnya

jadi sekarang ini kalau kita tanya dalilnya ya tanyakan saja pada yang mengamalkan jangan pada yang menentang. kalau kita tanya dalil bagi yang menentang pasti tidak akan bisa diterima. Anda tanya dalilnya dzikir nafas kepada orang yang anti pati dengan dzikir nafas pasti akan di jawab tidak dalilnya, dzikir nafas adalah sesat. tapi coba tanya ke saya yang menyebarkan dzikir nafas akan saya jawab seabrek dalil yang menyuruh kita untuk melakukan dzikir ini.

anda pasti nanti juga akan terkaget kaget ketika anda sedikit sedikit dalil sedikit sedikit dalil. aliran dalilisme ini kadang tidak menyadari perbuatannya yang dia lakukanpun tidak ada dalilnya. jadi semacam banyak mempertanyakan dalil dari perbuatan orang lain tapi tidak pernah menanyakan dalil dari perbuatan yang sudah dilakukan. ok misalnya saja, apa ada dalil yang membaca al quran dengan menggunakan buku al quran ? terlebih pakai gadget,  apa ada dalilnya melakukan manasik haji? pasti tidak ada…. karena buku aquran ataupun gadget adalah sarana kan… sama halnya dengan manasik juga metode kan .. yang tentunya ini adalah suatu metode yang mengikuti perkembangan jaman.

ada semacam kebiasaan orang yang suka mengatakan mana dalilnya atau apa dalilnya ini biasanya orangnya suka debat, dan kalau debatnya kalah tetap saja dia tidak mau mengamalkan. karena debat itu sendiri dengan menayakan “dalilnya apa”tidak bersifat mencari ilmu tapi lebih bersifat ke agresi yaitu perlawanan terhadap suatu amaliah orang lain. Orang semacam ini juga memiliki mind set bahwa dirinya lah yang lebih benar? sebenernya secara bawah sadar kalimat “mana dalilnya” atau apa dalilnya menunjukkan secara bawah sadar bahwa dirinya yang lebih benar. jarang sekali orang menanyakan dalil nya untuk mencari kebenaran. tipe tipe orang yang suka menanyakan dalil ini biasanya orangnya kaku rigid dan menangnya sendiri. dalam hal agama suasana hatinya cenderung kering gersang, dan kurang memiliki toleransi pada orang lain yang berseberangan dengan dirinya.

selamat jalan Gus Dur

meski tidak begitu mengenal dengan beliau, tapi putrinya mbak Alisa Qotrunada pernah satu kampus, satu organisasi. terkenang beliau dengan kepercayaan dirinya, konsistensi dirinya, keyakinannya, dan ide ide anehnya yang membuat orang terbuka wawasannya.
Ust Abu sangkan pernah berkata kepada Saya .. Gus Dur itu orang hebat, ide ide nya luar biasa… tak ada yang bisa menandingi beliau…
Selamat jalan Gus,Selamat pulang ke hadirat Ilahi…

golput haram

pengharaman golput akan memicu bertambahnya jumlaqh golput, terutama dari mereka yang kontra dengan pengusul haramnya golput, jadi semakin golput itu dibacarakan maka sama saja dengan mengkampanyekan golput. dalam teori sosial sesutau yang dimunculkan akan bertambah pengikutnya. golput diharamkan akan semakin banyak yang golput, seperti narkobasemakin dilarang sama saja dengan mengkampanyekan narkoba.. maka kita lihat polisi kewalahan menangani nya karena hampir tiap harri bukannya berkuang malah bertambah kasusnya.
seharusnya bukan golput haram, tapi lebih mengkampanyekan memilih dalam pemilu itu wajib, tidak perlu mengaramkan yang golput

bermain dengan hukum fiqh

yang namanya hukum terantung dari yang mbuat, sampai hukum agamapun bisa buat untuk kepentingan tertentu, misalnya muhrim, kalau haji atau umrah tidak ada muhrim maka secra hukum tidak diperbolehkan, permainannya : cukup dengan surat muhrim yang di buat pemerintah setempat bisa jadi muhrim. KB yang dulu haram lambat laun jadi nggak jelas ststusnya, menjadi nasabah bank yang dulunya haram sekarang juga nggak jelas statusnya.
isu terakhir yang menarik kyai gus dur yang mengajak golput mau di haramkan oleh ustad hidayat nurwachid… nah kenyataan ini memahaman saya sebagai orang yg awam agama bahwa hukum islam dapat di rubah sesuai keinginan.
semoga allah meridloi keinginan keinginan kita amiin

akhlak gus dur

sebagai orang tua dan lebih senior serta sering kali mengecam presiden SBY, Gus Dur tidak segan datang silaturahmi minta maaf dan mengucapkan selamat idul fitri ..kepada prseiden SBY… tidak tanggung tanggung beliau menjadi orang pertama … sebuah akhlak orang tua yang patut kita contoh..
dan Presiden SBY menerima nya denganpenuh hormat.. seolah olah kecaman Gus Dur kepada beliau hilang dan musnah dengan kedatangan beliau… ini juga akhlak yang perlu kita contoh .. yaitu pemaaf..

Bidah nya silaturahmi di hari raya

di solo tercinta ada sebagian golongan yang membidahkan silaturahmi di hari raya idul fitri.. jadi siap siap saja jika kita silaturahmi kemudian di tolak dengan alasan bidah….

ada suatu kasus salah seorang anggota keluarga pamannya datang ke keponakannya untuk silaturahmi.. kemudian keponakannya mengusirnya dengan alasan keluarganya tidak mendukung perbuatan bidah.. yaitu silaturahmi di hari raya idul fitri… tak ayal lagi paman ini sakit hati dan rusaklah hubungan kekeluargaan mereka….