Articles with Psikologi

kesiapan mental spiritual dalam berhaji

tidak perlu mempersiapkan secara khusus yang terpenting adalah niat kuat dan ihlas ke Allah. jangan melihat kebelakang, misalnya seberapa besar dosa kita, seberapa besar dholim kita kepada orang lain dan lain sebagainya.. jika hal itu masih mengganggu istighfar sudah cukup, kenapa demikian agar nanti dalam pelaksanaan haji ataupun sebelum berhaji pikiran kita tidak terganggu dengan reka reka pikiran dosa sehingga malah memperburuk kualitas haji.
kunci kesiapan mental adalah ihlas. titik….

rame rame menganalisis kasus ryan jombang

ya itulah yang dilakukan oleh para ahli terutama ahli psikologi alias psikolog. rame rame pada menganalisis kasus yang sekarang sedang ngetrend…rata rata para psikolog menyalahkan masyarakat pada umumnya meski dengan menutupi nya dengan kata kata “cerminan masyarakat kita”  atau “perbuatan ryan karena ulah masyarakat” ya nampaknya analisis psikolog memang lebih mudah melihatnya dari sisi behaviior dimana perilaku seseorang selalu di sebabkan oleh lingkungannya, dan menekankan proses belajar dari lingkungan… ya terus kita kita jadi bertanya tanya mengapa dia proses belajarnya kok bisa seperti itu? tidak mungkin itu hanya karena lingkungan saja pasti ada dibalik perilaku yang menggerakkannya untuk bisa berbuat senekat itu.

marilah kita menlusur secara spiritual bagaimana ryan bisa melakukan hal seperti itu… sebab kalau psikolog yang menganalisis kasihan masyarakat ndak tahu apa apa ikutan disalahkan…

secara ketuhanan manusia diciptakan tanpa daya.. dia hanya diberi pilihan mendekat ke allah atau menjauh …. kalau menjauh ya akan diberikan dorongan dorongan negatif yang kuat sehingga bisa bisa saja orang tersebut melakukan perbuatan yang negatif.. nah kalai pilihannya mendekat maka Allah pun akan memberikan dorongan untuk selalu berbuat yang baik.

pada kasus ryan pada saat membunuh karena kehendak allah agar ryan membunuh hal ini dikarenakan ryan menjauhi perintah allah seperti melakukan perbuatan sex yang dicela, berperilaku seperti perempuan, dan berbohong ….

tapi bisa jadi kasus yang menimpa ryan bisa jadi menjadi dibukanya pintu hidayah dan pintu taubat sehingga dengan terungkapnya kasus ini dia tambah dekat kepada allah, mungkin akan lebih dekat dia daripada kita kita ini yang sebenarnya tidak tahu kita akan mati kapan.

jika ryan bertaubat dan mendekat kepada allah maka allah pun akan memberikan hidayahnya dan akan menerima dia untuk masuk dalam surganya.. meski matinya nanti (?) di depan regu tembak… coba bayangkan jika diakhir hayatnya dia berhasil mengucap 2 kalimah syahadat…

ketika ryan sudah dalam posisi menyerah kemudian masyarakat mencela maka sebenarnya masyarakat ini lah yang mendapatkan dosa …. seperti tulisan saya sebelumnya sebaiknya kita mamaafkan, lagian juga tidak ada manfaatnya mengolok olok dia.

jadi intinya ryan bisa berbuat nekat ya karena ijin dari allah… cuma mengapa kok allah menjadikan ryan jadi membunuh? ya karena ryan sendiri yang banyak melanggar aturan dari allah serta manjauhi allah..

ini peringatan bagi kita .. siapa saja yang menjauhi allah dan melanggar aturannya maka bisa dipasitkan dia akan mendapatkan perlakuan yang seperti apa yang terjadi pada kasus ryan… terutama sekali kepada saudara saudara seiman yang menjadi homosek atau lesbi.. cepat cepatlah untuk bertaubat…. sebab perbuatan jenengan jenengan sudah merupakan perbuatan dosa besar… jangan sampai allah murka…. (maaf ini sekedar himbauan saja… bukan paksaan karena dalam islam tidak ada paksaan untuk menjalankannya…) mumpung anda membaca blog saya ini saya turut mendoakan anda kalau tidak sekarang ya saya doakan besuk kalau tidak besuk ya besuknya lagi doa saya semoga dikabulkan allah sehingg anda yang homo dan lesbi ketika membaca tulisan saya ini kembali di jalan yang diridloi allah amin

Psikopat kasus ryan jombang

namanya psiko pathologi atinya psiko itu jiwa dan pathologi penyakitan. penyakitan ini seperti penyakitan pada fisik macamnya banyak… ada yang bermuka manis berwajah ayu tapi ketika dibuka lengannya penuh penyakit kulit yang menjijikkan… nah dalam kejiwaan pun seperti demikian, kelembutan tutur kata gantengnya wajah bukan ukuran sehat atau tidak…

dari kasus ryan atau kasus kasus lainnya dapat kita lihat dari penyimpangan penyimpangan selain pembunuhannya yaitu homo nya.. secara psikologi homo adalah kelainan dari orientasi seksual dimana secara normal laki laki akan menyenangi perempuan bukan ke sesama jenis. ketidak normalan ini tentu dan pasti akan membawa ketidak normalan yang lainnya… biasanya mereka pencemas dan pencemas akan berwujud pada sikap posesif, agresif, pencemburu dan tumpulnya emosi dan ini terjadi pada kasus ryan. sangat mudah bagi dia melakukan pembunuhan bahkan mungkin suatu kepuasan tersendiri sebagai dampak dari ketidaknormalan dirinya yang mana bawah sadarnya tidak menerima keadaan homonya dan menimbulkan konflik batin sendiri yang berjalan cukup lama dan mendalam, ditambah mungkin olok olok teman sekelas atau para tetangga sehingga semakin memperparah dendamnya kepada orang lain, hal inilah yang menjadi salah satu sebab mengapa pembunuhan sangat mudah dilakukan oleh ryan, disamping tentunya tumpulnya emosi… tidak ada ngeri, tidak ada menyesal, dan yang jelas sadis.

tentang masalah pembunuhan dengan mengambil harta … itu bukan tujuan utama ryan ya mungkin sayang saja ada uang miliki korban kok tidak di manfaatkan… tapi yang jelas adalah perilakunya menyimpang.

nah menyimpangnya ryan tidak seperti penderita schizoprenia dimana ketika benar benar membunuh itu diakibatkan karena pikiran yang underkontrol bukan direncanakan. orang schizoprenia tidak mungkin bisa merencanakan dan biasannya pembunuhannya tidak berulang cukup sekali saja dan setelah itu biasanya menyesal luar biasa.. nah yang begini ini yang tidak bisa dijerat dengan hukuman pidana. sangat berbeda dengan kasus ryan dimana dia betul betul sadar ketika akan membunuh dan berantai lagi… jelas ini adalah kejahatan bukan seperti schizoprenia. kalau dikatakan kelainan ya itulah kelainan dari seorang homoseks (namun juga tidak setiap homoseks berperilaku seperti ryan) tapi sekali lagi bahwa hampir dipasyikan perilaku homo akan memicu perilaku negatif lainnya. seperti apa bentuk perilaku negatif itu sangat tergantung dari diri pehomo itu sendiri

rumitnya ilmu hakikat diteorikan…

semakin diteorikan ilmu hakikat akan semakin rumit, menurut saya hakikat bukanlah ilmu.. apakah manis nya gula Ilmu? saya kira tidak, manisnya gula bukan ilmu, coba kalau manis diteaorikan.. pasti orang akan semakin bingung.. untuk merasakan gula tidak perlu teori zat penyusun nya gula, atau tidak perlu mengerti bagaimana membuat gula cukup bersedia dan yak… makan gulanya.. pasti akan memahami hakikat manis.

adanya ilmu hakikat dan adanya ilmu makrifat memang fenomenal… sebab ilmu itu muncul karena cerita dari orang yang mengalami sehingga muncullah ilmu.. padahal untuk mempelajari ilmu hakikat ataupun makrifat tidak perlu menggunakan ilmu.

apa sih ilmu itu? ilmu adalah serangkaian kenyataan yang diuraikan.. nah uraiannya inilah yang merupakan ilmu .. pada hal untuk berilmu atau untuk mendapatkan ilmu  harus belajar.. tapi ntuk kenyataan ketuhanan tidak perlu menggunakan ilmu artinya tidak perlu kita belajar, cukup dengan menjalankan saja.. kita mendekat ke allah nanti akan muncul ilmu.

inilah perbedaan mencari ilmu antara hakikat dengan lainnya. kalau lainnya kita belajar bisa teruhlah matematika atau psikologi, kalau agama ya syariat.. atau ilmu tasawauf tapi kalau ilmu hakikat tidak perlu dipelajari karena ilmu itu akan datang ketika kita menjalani. justru jika kita berilmu duluan maka akan mengganggu sebab kita sudah punya pengharapan artinya kita tidak  nol lagi..