Articles with puasa

18 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Merubah Masalah Menjadi Amanah

Pada Jurus yang sudah ke 18 ini kita akan belajar tentang bagaimana merubah mindset kehidupan kita. sebenarnya sama saja sesuatu yang masalah atau amanah, karena tinggal bagaimana mindset kita. Kita bisa menganggap sesuatu itu masalah, sesuatu bisa kita anggap sebagai amanah. Contoh misalnya sakit, sakit ini bisa menjadi masalah yaitu “sakit’ bisa jadi amanah kalau kita menganggap bahwa tubuh kita memerlukan pengobatan. Maka orang yang berimana kepada Allah sekali lagi yang “beriman” akan menganggap sesuatu itu amanah, sebab dia percaya dengan positif thinking kepada Allah bahwa Allah memberikan yang positif (amanah) bukan yang negatif (masalah).

Orang beriman akan menganggap bahwa semua adlah takdir Allah (ketentuan Allah) yang pasti kalau dari Allah positif, basic dari rukun iman yang ke enam ini menjadi dasar utama sebagai cara pandang seorang yang beriman. Orang yang beriman akan menjadi lebih bahagia dan lebih positif hidupnya. Tidak ada lagi cobaan dan ujian bagi dirinya, yang ada adalah amanah Allah yang harus ia tunaikan. ini bukanmasalah bahwa cobaan itu tidak ada , tetap ada tapi bagi yang mengaku beriman atau bagi yang tidak beriman, yang beriman tidak ada istilah ujian dan cobaan.

Maka mari kita belajar untuk merubah mindset ini. Untuk apa ya untuk kebaikan hidup kita kebaikan untuk keluarga kita. Jangan sampai mndset yang salah ini menurun ke anak cucu kita. KIta harus memutus rantai mindset yang salah ini dengan merubahnya sekarang juga yaitu merubah mindset masalah menjadi amanah.

Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika kaum itu tidak merubah dirinya sendiri, nah sebenarnya yang dimaksud dengan merubah dirinya sendiri ini adalah merubah mindset. Merubah mindset iniĀ  nanti Allah akan merubah nasib kita nasib kehidupan kita. Kalau kita sekarang kita bahagianya 10 setelah kita merubah masalah menjadi amanah maka kebahagiaan kita akan menjadi 20 atau 30 atau bahkan bisa lebih.

HIdup adalah permainan yang menipu, nah kita menjadi paham bahwa hidup ini permainan saja, kalau salah mindset kalah kita, kalau benar mindset maka menanglah kita. Dalam hal ini Allah tergantung dengan kita, kalau kita diberikan mindset yang benar maka kita akan dimenangkan Allah tapi kalau minset salah maka kita akan dikalahkan Allah. Bagi yang yang masih kesulitan merubah mindset ini maka saya sarankan untuk memohon kepada Allah agar dibeirkan mindset yang benar.

merubah mindset perlu kita niatkan, dan lakukan sejak sekarang. Dalam pelatihan mengkhusyui ramadhan salah satu materi yang akan saya bawakan adalah bagaimana dapat merubah mindset dengan cara yang mudah InsyaAllah. Terutama lagi setelah merubah mindset ini kita bisa lebih aktivasi lagi ketika menjalankan ibadah puasa. Antara ibadah bulan ramadhan dengan amanah sangat berkaitan erat. Sebab lailatul qodr itu turun karena ada amanah Allah yang ada pada diri kita. kalau kita tidak memiliki amanah Allah untuk apa Allah menurunkan lailatul qodar kepada kita. Jadi sebelum puasa kita rubah dulu mindset kita dari masalah ke amanah dan nanti kita bawa selama bulan ramadhan sebagai modal kita dalam mendapatkan lailatul qadar.

Amalan saat memiliki masalah berat agar cepat selesai

setiap orang pasti pernah menghadapi masalah berat, apapun masalah itu. tentunya ketika masalah itu datang kita pasti ingin cepat menyelesaikan … kata chrisye “cepatlah berlalu badai…” ya begitulah sifat kita yang selalu ingin segala sesuatu cepat. Baik saya akan mengulas bagaimana menyelesaikan masalah dengan amalan amalan islami yang secara tidak langsung akan dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. Keinginan untuk cepat menyelesaikan masalah sebenarnya akan memperparah masalah itu sendiri atau malah dapat memperlama masalah yang seharusnya dapat selesai dengan cepat. maka amalan yang pertama yang harus di jalankan adalah sabar.

Ya…. Sabar… mudah di ucapkan sulit untuk di lakukan atau diamalkan… , ok… meski susah sabar simpan dulu saja ilmunya… terima ilmunya bahwa orang bermasalah harus sabar. baiklah saya akan beritahu bagaimana anda bisa sabar dalam menghadapi masalah. tips untuk bisa sabar adalah dengan berserah diri kepada Allah. Kalau anda kesulitan untuk sabar maka berserah saja kepada Allah maka otomatis anda akan menjadi sabar. Kalau anda tidak percaya atau ragu silahkan di coba latihlah berserah diri kepada Allah dengan metode Dzikir Nafas dan lihat lah hasilnya dalam waktu seminggu kesabaran anda akan meningkat.

Setelah anda sabar cara selanjutnya adalah dengan menjalankan shalat dengan khusyu…. pasti anda bertanya ….. bagaimana caranya khusyu?… baik seperti cara yang pertama tentang sabar …. cara nya hanya dengan berserah diri sepenuhnya ketika shalat. Anggap saja ini shalat anda yang terakhir. Dengan begitu keberserahan anda dalam shalat akan benar benar terjadi dan anda akan merasakan ketenangan dan kekhusyuuan yang luar biasa dalam shalat… (ditambah dengan masalah yang sedang dihadapi…. bisa nangis……).

nah mudah kan…. baik masih ada amalan selanjutnya setelah menjalankan sabar dan shalat khusyu…. yaitu menjalankan apa yang seharusnya dilakukan. Ketika anda punya masalah maka jangan berdiam diri di kamar, merenungi nasib…. melamun siang malam atau pergi meninggalkan masalah….. rubah yang demikian dengan berani menghadapi masalah apapun resikonya… ingat amalan sabar anda sudah mengaktivasi pertolongan Allah jadi jangan takut terhadap apapun. Lakukan apa yang seharusnya anda lakukan. Terus lakukan dan lakuka bahasa jawanya “just do it”. lakukan tanpa beban apapun seolah anda menjalnkan ini bukan keinginan anda tapi keinginan dan kehendak Allah.

nah kombinasi yang serasi dari amalan amalan tersebut akan menyebabkan masalah kita selesai dengan sendirinya….. ya dengan sendirinya.. dan saya menyebutnya dengan penyelesaian ghoib…. ndak percaya ? silahkan coba….

Kunci menyelesaikan masalah ada di Dzikir Nafas,

Itikaf ramadhan saatnya “melunasi hutang di bank”

jadi orang itu realistis saja …. tidak perlu tinggi tinggi, Allah berfirman bahwa turunnya malaikat dan Ruh hanya diperuntukkan bagi siapapun yang memiliki urusan dengan Allah. Nah Ini kan kesempatan bagi kita untuk menjadikan hutang yang belum lunas agar segera bisa lunas… sebab apa, sebab membayar hutang adalah perintah islam yang sangat tegas, orang mati mati masih hutang maka tetap saja diperhitungkan.

jadi itikaf ramadhan kita mohon kepada Allah agar mendapatkan petunjuk karena memiliki masalah yaitu hutang. sampaikan saja kepada Allah bahwa hutang ini adalah masalah saya saat ini dan saya akan segera melunasinya karena perintah Allah SWT.

baik cara singkatnya. duduklah diam di masjid. sampaikan masalah dan sampaikan bahwa saya menyelesaikan hutang ini karena menjalankan perintah Allah dan berjanji tidak akan hutang lagi. kemudian tunggu dalam diam ya minimal diam 1 jam. Diamnya dengan terus menerus menyampaikan masalah tersebut kepada Allah. Jangan bergerak sedikitpun termasuk bibirnya. jadi sampaikan saja dalam hati. jika nanti ada petunjuk dari Allah (artinya anda mandapatkan apa yang di bawa malaikat dan ruh untuk solusi anda dari allah) maka segera jalankan dan ikuti petunjukknya itu.

 

ok semoga hutang anda akan segera lunas amiin.

Niat dan Meninggalkan jasad ketika puasa

niat memegang peranan penting dalam satu amal. Niat yang terjaga dengan baik maka seluruh instrumen tubuh akan mengikuti niat tersebut. terbukti orang yang sakit magh dengan niat puasa maka tubuhnya beradaptasi untuk puasa sehingga sakit maghnya tidak kambuh meski siang tidak makan meski perut lapar. Niat biasanya hanya sekedar tidak makan dan tidak minum, sekarang mari kita tingkatkan niat tersebut ke arah yang lebih tinggi yaitu niat meninggalkan jasad. Meninggalkan segala lapar dan haus dan apapun yang dirasakan tubuh selama puasa. Bisa jadi lapar bisa jadi haus bisa jadi lemas dan bisa jadi mengantuk. Dengan meninggalkan jasad ini levelnya sudah lebih tinggi dari sekedar niat menahan lapar dan haus. ketika kita meninggalkan tubuh kita maka kita sudah melakukan apa yang kita niatkan, dengan meninggalkan tubuh ini maka segala keadaan tubuh kita akan bisa kita lalui dengan ringan dan lapar serta haus adalah kenikmatan.

arti meninggalkan jasad adalah berdzikir kepada Allah, karena pada hakikatnya berdzikir adalah terbang menuju kepada Allah, apa nya yang terbang , yang terbang adalah kesadaran kita yang lepas menuju kepada Allah SWT. Coba dalam setiap keadaan posisi ini kita gunakan selama puasa maka puasa ini akan terasa nikmatnya.

baik selamat mencoba semoga Allah memudahkan amiin

Persiapan puasa 2 : berpuasa dengan DN

Gunakan puasa anda untuk memperbanyak dzikir, Dzikir itu adalah sadar Allah. silahkan anda bekerja ketika puasa tapi iringi dengan sadar Allah. maka sejak sekarang niatkan untuk selalu berdzikir kepada Allah dan latihlah dzikir nafas sejak sekarang untuk berdzikir kepada Allah. dengan latihan DN yang rutin maka kita akan terbiasa dengan berdzikir sehingga nantinya ketika puasa kita akan selalu berdzikir kepada allah. . kalau puasa kita dalam keadaan berdzikir maka kita akan menemukan bagaimana rasanya meninggalkan tubuh (kesadaran) untuk menuju kepada Allah. jadi klop antara puasa yang meninggalkan tubuh dengan dzikir yang sadar Allah menuju kepada Allah SWT.

 

tips sholat tarweh dengan kelas eksekutif

sudah menjadi tradisi di indonesia tarweh menjadi ajang banyak banyakan rekaat, tanpa mempedulikan kualitas ibadah tarweh. sang imam merasa tidak enak kalau lama lama dalam sholat… makmum juga menginginkan imam yang cepat dan terampil dalam sholat baik mengenai bacaan dan gerakan. maka tak ayal lagi tarweh dengan kecepatan ekskutif lah yang dipilih. imam eksekutif lebih favourit dibanding imam yang lambat dan super ekonomi, demikianlah tarweh kita mengikuti arus budaya sholat cepat. kenapa budaya ya karena di setiap masjid sholat nya sangat cepat susah mencari masjid yang sholat tarwehnya tumakninah.. untuk di tulisan ini saya akan memberikan beberapa tips yang dapat digunakan untuk sholat dengan kelas eksekutif.
1. point penting adalah ingat sama Allah
2. bacaan dan geraan tumakninah namun tetap harus mengikuti gerakan dan bacaan imam
3. jangan terpengaruh oleh cepatnya imam, kita harus tetap menjaga tumakninah terutama tumakninahnya hati.
4. bacaan kita kadang tidak sampai selesai , tidak apa apa justru itulah kentungan sholt berjamaah bacaan tidak harus selesai meskit itu wajib, karena sudah ditanggung imam
5. point penting lagi jangan melupakan ALlah itu saja
ok .. sholat cepat tetap khusyu, sholat berjamaah tetap khusyu

patrap puasa

patrap pun bisa untuk meningkatkan kualitas puasa kita. dalam berpuasa nilai yang sangat menentukan adalah keihlasan kita dari mulai adzan subuh hingga adzan magrib. kesadaran ihsan (patrap) harus selalu kita On kan hingga kita mencapai tingkat kesadaran tertentu yang bukan fisik. dalam patrap kesadaran yang bukan fisik ini selalu kita latih agar hawa nafsu tidak bisa menyerang kita lagi. kalau hawa nafsu tidak bisa menggoda kita lagi apalagidengan syetan.
patrap puasa mengajak kita untuk ihlas dalam menjalankan puasa yaitu lapar, haus, dan tidak berbuat maksiat batin. dalam berpuasa ini kesadaran kita berada diatas syahwat sehingga tidak terganggu lagi.
latihan latihan patrap yang kita lakukan akan mendudukan kita pada posisi tertentu, nah posisi inilah yang seharusnya pakai dalam berpuasa.

ingat puasa ingat siapa diri kita sebenarnya

puasa adalah anchor atau jangkar yang mengingatkan kita untuk menyadari bahwa kita adalah makhluk Ruh. Ruh ini tidak makan, minum, tidak memperturutkan nafsu yang dihasilkan pikiran, emosi dan perbuatan). Ruh memiliki kebiasaan untuk selalu ingat Allah dan kembali kepada Allah. nah … kalau kita puasa mari kita sadari diri kita sebenarnya jangan terbelunggu dalam diri fisik. masuklah dalam kesadaran ruhani dengan tidak makan, tidak minum, tidak memperturutkan nafsu. namun kita selalu ingat dan kembali kepada ALlah, sehingga akhir ramadhan kita sudah manggon (maqom) benar benar manggon sebagai makhluk ruhani. idul fitri…..duueer… dueer duuer Allahu akbar, Allahu Akbar, ALlahu akbar, laa ilaha ilallah wa allahu akbar……demikian takbirnya Ruh menyambut kemenangan sejati

berniat bukan membaca niat

orang seling berselisih paham tentang apakah niat wajib dibaca atau tidak. sebenarnya niat adalah bukan bacaan atau tulisan yang yang harus kita lafadkan ketika akan sholat, niat adalah gerak hati yang menyertai setiap perbuatan.

setiap perbuatan pasti ada niatnya, nah niat yang diberi ganjaran atau pahala dari allah adalah niat yang lilahi taala.. artinya niat yang karena Allah. niat yang bukan karena Allah tidak akan mendapatkan pahala.
niat yang karena menjalankan syariat pun bisa tidak mendatangkan apa apa, artinya jika niat kita berhenti pada menjalankan syariat dan tidak berlanjut karena Allah. kadang dan mungkin banyak dari kita menjalankan agama karena agama itu sendiri bukan karena Allah, misalnya kita menjalankan sholat, kita sholat karena kewajiban syariat untuk sholat bukan karena Allah.
maka niat sebaiknya kita lakukan untuk mengingatkan gerak hati kita agar niat karena ALlah bukan karena syariat.
pada bulan puasa ini nanti kita juga diingatkan untuk berniat nawaitu shouma……(dst) …. lillahi taala di akhir niat puasa kita juga membaca niat karena Allah. jangan kita berpuasa karena memenuhi kewajiban atau karena syariat…
maka sebaiknya bacaan niat kita baca seblum sholat, namun dengan catatan ketika kita membaca lillahi taala kita benar benar ke Allah dan mempertahankan ke allah dari mulai awal kita niat hingga kita selesai sholat, sekali lagi nilai sholat kita di depan Allah sangat di tentukan oleh niat ihlas kita karna Allah. semoga kita diberikan kemudahan oleh ALlah dalam menjalankan sholat dan puasa ini dengan niat yang ihlas karena Allah . amin

menyambut ramadhan

Menjelang ramadhan ini banyak persiapan yang dilakukan dari mulai membersihkan masjid hingga persiapan persiapan lainnya. Namun sudahkah kita mempersiapkan mental ruhaniah kita? Maka marilah kita sambut ramadhan ini dengan terlebih dahulu mengenal hakikat dari puasa sehingga nanti dalam menjalankan dapat berlangsung dengan benar dan khidmat. Hakikat segala sesuatu dapat kita lihat pada ending nya, puasa ending adalah kita kembali kepada yang suci (idul fitri) yaitu suatu kesadaran diri yang benar benar bersih dan suci. Kesucian inilah yang akan menjadi tujuan utama dalam puasa, untuk itu kita harus pegang betul tujuan ini dan kemudian kita gali bagaimana untuk memperoleh kesucian tersebut.
Cara pertama adalah dengan mengenal tentang diri terutama bagian dari diri yang suci yaitu Ruh. Ruh memiliki 3 sifat yang pertama adalah suci, kedua bashiroh (tahu) dan yang ketiga adalah kembali kepada Allah. Suci adalah sifat Ruh, tahu atau bashiroh adalah pekerjaan Ruh dan kembali adalah tugas Ruh untuk mengantar manusia kembali kepada Allah. Untuk mendapatkan kesadaran Ruh yang suci ini manusia harus bersedia kembali mengikuti ruh yaitu ke Allah karena ini merupakan jalan satu satunya untuk mendapatkan kebaikan bagi jiwa itu sendiri. Kembali dalam artian pulang ke Allah meninggalkan tubuh. Kita tinggalkan tubuh karena letak hawa nafs ada pada tubuh. Ibadah puasa adalah meninggalkan tubuh kita dengan tidak memberi makan, tidak memberikan kelonggaran kepada syahwat dan maksiat batin lainnya.
Cara kedua adalah dengan menyengaja meninggalkan tubuh untuk kembali ke Allah terutama disaat puasa siang hari. Dalam artian selama puasa kita usahakan untuk selalu pasrah kembali kepada Allah dalam segala aktivitas. Sekali kita turun ke jasad maka pahala puasa akan berkurang banyak. Maka dalam puasa nanti kita mempertahankan diri untuk berada dalam kondisi ON yaitu berada pada kesadaran ruhaniah.
Kedua cara tersebut akan mengantarkan kita kepada pemahaman bahwa puasa adalah latihan untuk menjadi atau kembali kepada yang fitrah, untuk di hari idul fitri kita merayakan dengan saling memaafkan, ternyata memaafkan ini juga merupakan ekspresi dari ruhaniah yang tidak mau menyimpan dendam dan dosa terutama kepada orang lain.
Sebagai kesimpulan bahwa marhaban yaa ramadhan tidak sekedar tulisan spanduk yang terbentang di masjid masjid dan jalan raya namun merupakan persiapan diri kita untuk menyambut bulan training puasa. Training ini nanti akan menghasilkan suatu keadaran yang dulu pernah kita raih yaitu kesadaran ruhaniah.