materi TOT sholat khusyu sesi MENTAL TRAINER 1 "1. What you model is what you get"

jiwa seorang trainner sangat mempengaruhi peserta training, maka trainner sholat khusyu harus memiliki pengalaman dan cara menjalankan sholat dengan khusyu. sebab pengalaman ini akan di model oleh peserta. so, menjadi trainner sholat khusyu harus selalu belajar tentang sholat khusyu dan mengalami kekhusyuan itu. sehingga apa yang disampaikan merupakan pengalamannya

kenapa yoga lebih diminat dari pada sholat

kita akui bahwa yoga lebih diminati oleh orang dari pada sholat, orang lebih bisa berbahagia hatinya, tenang jiwanya tidak dengan sholat namun dengan yoga. pertanyaan kita mengapa? karena dari segi menfaat praktisnya yoga lebih terasa atau berefek, yoga yang dari agama budha diakui secara universal bahwa orang ber yoga tanpa harus masuk agama budha (jadi lebih rahmatan lil alamin…kan)…
nah kenapa sholat tidak menarik, …pertama banyak orang sholat tidak banyak berubah akhlaknya… jadi sholat tidak membawa pengaruh apa apa, kemudian orang sholat harus masuk islam dulu (padahal tidak ada larangan kan ya).
kalau saya melihat bukan dari sisi teori kalau teori jelas sholat ada meditasi tertinggi, namun kenapa di lapangan atau kenyataan banyak orang yang tidak tertarik dengan sholat. jawaban nya adalah kalau orang yoga sangat tumakninah dalam melakukan posisi posisi yoga kalau orang sholat tidak ada tumakninahnya sama sekali.sehingga kehebatan sholat tidak ada dan kalah dengan yoga … karena ya itu tadi yoga lebih tumakninah…
saya yakin jika sholat dilakukan dengan tumakninah maka sholat akan lebih hebat dari pada yoga

sholat khusyu itu intinya silatun

allah akan mengajarkan kekhusyuan pada kita jika dalam shoolat kita bersilatun kepada Allah. tanpa silatun sehebat apapun teori tentang khusyu dikuasainya, atau setinggi apapu ilmunya tidak akan dapat mencapai khusyu. jadi khusyu intinya adalah silatun

jika sudah bersama Allah gunakan "the power of nekat"

manusia itu dibekali dengan kekuatan salah satunya adalah kekuatan nekat. nekat adalah sutu tindakan yang “just do it” tapi untuk tindakan yang beresiko atau tindakan yang tidak di pikir atau di pertimbangkan namun sudah jelas positifnya. misalnya mandi (yg paling sederhana) di hawa yang dingin kita nekat mandi… coba kita mandi sebelum subuh… nanti akan terlihat ke nekat an kita, jika nekat maka akan terlaksana.. dan mandi kan jelas suatu perbuatan yang positif, artinya tidak diragukan lagi dan pasti membawa manfaaat.
untuk yang beresiko misalnya menjual suatu barang..maka nekat saja misalnya dengan menawarkan ke orang lain atau teman dekat atau siapa saja lah, mungkin jika kita pikir pikir kita rasa rasa kita malu tapi kalau kita nekat…. tanpa berpikir dan merasa rasa maka semua akan terkalahkan dan kita nekat menawarkan.
sholat pun demikian jika kita nekat sholat lama , misalnya sholat dengan rukuk yang lama, dengan sujud yang lama..
nah nekat nekat ini harus berlandaskan kekuatan Allah, karena jika tidak kita tidak akan berani nekat atau akan putus di tengah jalan. jadi harus bersama allah dan nekat. singkatnya IHLAS UNTUK NEKAT

cara membedakan khusyu dan rasa khusyu

khusyu itu adalah perbuatan sedangkan rasa khusyu itu adalah rasa yang kita terima karena kita melakukan perbuatan khusyu. khusyu sesuai dalam quran albaqoroh 46 bahwa khusyu adalah perbuatan yakin bertemu dengan Allah dan kembali kepada Allah. jadi kalau kita yakin bertemu dan kembali kepada Allah maka kita sudah khusyu artinya kita sudah melakukan perbuatan khusyu. tentang rasa sangat tergantung sekali dengan kehendak ALlah jika allah memberikan rasa khusyu maka kita aka merasakan khusyui.
banyak orang salah mengartikan khusyu sebagai rasa khusyu, kekeliruan ini berlanjut dengan mengatakan bahwa khusyu tidak dapat diperoleh oleh orang awam, teryata ini adalah kesalahan yang sudah banyak di anut orang. untuk menjadi khusyu sangatlah mudah yaitu dengan kita yakin bertemu dengan Allah dan yakin kembali (pasrah) kepada Allah maka kita sudah khusyu.
sekali lg khusyu bukanlah rasa khusyu adalah perbuatan. untuk itu jika kita sholat atau apapun perbuatan kita asal disertai dengan ingat kepada Allah dan pasrah kepada Allah maka kita sudah menjalankan khusyu, perkara rasa khusyu itu terserah Allah.

semua posisi sholat harus seimbang (balance)

semua gerakan sholat dimulai dari berdiri, rukuk, itidal, sujud, iftirasy harus dilakukan dengan badan seimbang atau balance. keseimbangan ini akan memperingan berat badan kita sehingga relaks tumakninah mudah kita capai. misalnya pada saat berdiri kaki harus selebar bahu, jika terlalu lebar maka pinggang kita akan tertekan, jika terlalu rapat maka kita akan mudah jatuh. kemudian saat berdiri kenapa jari jari kaki dihadapkan ke kiblat ? ini juga menambah kekuatan kaki kita untuk menahan berdiri dan akan terasa lebih ringan.

posisi seimbang juga ada pada rukuk , kuncinya adalah kaki tidak menahan ke depan juga tidak menahan kebelakang, kemudian rukuk kita akan terasa lebih ringan.

saat duduk iftirasy tulang punggung juga harus lurus tidak membungkuk ke depan sebab tulang balakang kita akan menahan beban,.

jika kesimbangan ini dapat kita jaga insya Allah kita akan lebih mudah mengendorkan otot otot kita. selamat berlatih dan mencoba.

salam