Articles with spiritual salah kaprah

shalat khusyu salah kaprah

apa beda toriqoh dengan sholat?  kalau toriqoh ada mursidnya tapi kalau shalat khusyu tidak ada mursyidnya, artinya langsung ke allah, tidak ada penghalang, tidak ada hijab, langsung ke allah. sholat inilah thoriqoh yang diwajibkan oleh allah karena gurunya langsung yaitu allah, bukan orang atau pun yang lainnya. orang mau berjalan ke allah lewat sholat saja lebih praktis ekonomis dan dijamin keselamatannya.

kalau sholat khusyu masih membayangkan guru mursyid baik lewat imajinasi, mapun lewat gambar itu namanya shalat khusyu yang salah kaprah. karena sholat langsung menghadap allah dan langsung diterima allah, tidak melalui wasilah, tidak melalui perantara. jadi jangan melakukan sholat khusu salah kaprah karena bisa merusak nilai sholat itu sendiri.

Laskar islam bayaran

laskar islam yang seharusnya membela nilai nilai keislaman jangan sampai terkotori dengan bayaran bayaran yang ditawarkan seseorang untuk kepentingan pribadi bukan agama. jangan korbankan kepercayaan kami dengan sejumlah uang.

bersikap dewasa terhadap ssk

ilmu akan selalu berkembang dan berkembang, demikian juga dengan metode. perkembangan tersebut tentunya akan meninggalkan atau meluruskan ilmu atau pendapat sebelumnya. spiritual salah kaprah kalau kita cermati tidak bermaksud untuk menjatuhkan namun sebagai pendapat keilmuan yang harus di ungkap.. sebab kalau tidak di ungkap sesuatu yang seharusnya berkembang tidak akan terwujud dan kita akan tahu spiritualitas akan mandeg.

memang seprtinya ada yang merasa dirugikan atau disalahkan…. namun coba dicermati dari sisi keilmuan bukutersebut tidak bermaksud menjatuhkan.

di beberapa komentar tentang buku tersebut menyebutkan kenapa sesama spiritualis kok saling menyalahkan.. ya segmen yang di pakai ustad abu kan islam nah islam tentunya memiliki konsep tersendiri mengenai spiritualitas.. bukan konsep yang dipakai oleh danah zohar ataupun ian marshal dalam bukunya kecerdasan spiritual. referensi yang di pakai ustad abu adalah quran dan hadis dimana spiritualitas turun dari langit bukan rekayasa otak.

nah tulisan saya ini mengajak rekan rekan untuk bersikap lebih dewasa dalam mensikapi secara kecerdasan emosi dan secara kecerdasan spiritual. jangan mensikapi buku ustad abu dengan kecerdasan emosional yang rendah dengan marah marah ataupun malah memaki maki, biarkan beliau berpendapat.. nah kalau mau.. ya bikin buku lagi yang mengulas lebih dalam tentang spiritualitas…