Beralihlah ke Jiwa

Ketika kita sholat , pindahkan diri kita dari jasad (pikiran hati) ke jiwa. Misalnya ketika kita rukuk fokuslah kepada ketundukan kepada Allah, abaikan seluruh tubuh abaikan apa yang dipikiran, dan abaikan apa yang sedang anda rasakan.

ketika anda memasuki jiwa dan menggunakannya dalam ketundukan kepada Allah maka anda akan merasakan kekuatan jiwa. Point penting untuk mengamalkan ini  adalah pengabaian jasad yang di dalamnya ada pikiran dan hati. ketika anda dapat mengabaikan pikiran otomatis anda akan masuk kedalam jiwa.

Rukuk merupakan pekerjaan jiwa untuk  tunduk kepada Allah. anda tidak perlu bingung karena anda tinggal fokus kepada ketundukan maka seluruh instrumen jasad akan mengikuti jiwa. keterikatan jasad dengan jiwa ini mutlak, artinya jasad akan selalu mengikuti jiwa. jadi jangan takut nanti jasad bagaimana, jasad yang pasti akan mengikuti apa yang dilakukan jiwa. jika jiwa tunduk maka pikiran tunduk, jika jiwa tidak tunduk maka pikiran tidak akan tunduk. ini menjadi rumus bagi kita. banyak orang yang tidak mampu mengendalikan pikiran disebabkan karena jiwa tersebut tidak mau tunduk.

Namun, saya menyadari bahwa jika anda belum paham anda tidak akan dapat melakukan apa yang saya maksud, tapi ada kunci yang tetap bisa anda lakukan yaitu fokus untuk berserah ketika rukuk dan sujud.

baik semoga cara ini menambah kekhusyuan dalam sholat kita amin.

urusan dunia dan akhirat dalam sholat

urusan duniawi diapit oleh dua urusan akhirat. jadi untuk mencari duniawi harus diawali dan diakhiri oleh urusan akhirat. dalam sholat setiap rekaat ada 2 kali sujud yang mengapit iftirasy.
sujud merupakan aktivitas meninggalkan duniawi sedangkan iftirasy merupakan aktivitas duniawi artinya doa di duduk iftirasy adalah full mencari penylesaian duniawi.
ringkasnya begini, ketika kita bergerak dari itidal ke sujud maka sujud pertama ini adalah meniadakan semua ikatan duniawi baik itu harta, keluarga, dan lain sebagainya sehingga kita bisa mencapai keadaan zero. setelah sujud kita duduk iftirasy pada duduk ini semua hal hal keduniaaan ada di sini, maka afirmasikan dengan benar benar mengafirmasi doa yang kita panjatkan bahwa Allah “telah mengabulkan apa yang kita minta dalam duduk iftirasy”, setelah urusan dunia ini selesai maka sujudlah kembali dengan meniadakan dan melupakan apa apa yang kita minta pada duduk iftirasy.
hasil dari 2 kali sujud dan 1 kali iftrasy adalah kita kaya, kita bahagia, kita sehat, kita bersih suci, kita disayang Allah dengan tetap tidak terikat oleh kekayaan kita, tidak terikat oleh kebahagiaan kita, dan tidak terikat oleh apa apa selain Allah.
semoga Allah memudahkan
amin

Menghilangkan keraguan semasa sholat

Sholat terdiri dari bacaan dan gerakan yang memiliki maksud atau makna. Pikiran kita lari kemana mana saat sholat karena disebabkan oleh kurang fokusnya kita kepada apa yang kita ucapkan dan lakukan. Hal ini mungkin bisa jadi karena kita masih ragu kepada Allah saat sholat. Misalnya ragu saat kita rukuk , bahwa rukuk adalah penghormatan tertinggi kepada Allah. karena kita kurang yakin kepada Allah sehingga rukukpun jadi kurang mantab, atau terasa mengambang.  Dalam sholat sebaiknya kita menghilangkan keraguan kita kepada Allah.

Orang yang menganggap Allah itu berada di atas dan tidak disini, atau mereka yang beranggapan bahwa yang dekat dengan kita bukan Allah tapi sifat Allah maka bisa dipastikan sholatnya tidak akan bisa mantab dalam berkomunikasi kepada Allah. Pendapat pendapat yang menyesatkan yaitu pendapat yang menjauhkan umat islam dengan Allah nya dapat menimbulkan keraguan dalam sholat. Pemahaman ini akan menyebabkan sholat tapi tidak menghadap Allah.

sewaktu solat kita harus yakin kepada Allah bahwa kita sedang menghadapNya. yaitu menghadap Allah yang maha dekat. Jangan ragu bahwa Allah memang berada di dekat kita. kalau Allah sudah di yakini maka selanjutnya adalah tidak melakukan apa apa kecuali apa yang dilakukan saat sholat. maksudnya begini jika kita rukuk maka tidak ada aktifitas lain selain itu kecuali tunduk kepada ALlah, menghormat Allah. Pikiran tidak boleh pergi kemana mana, pikiran kita paksa untuk tunduk patuh kepada Allah. Demikian pula dengan gerakan dan bacaan sholat yang lain. pikiran dan hati kita tidak boleh melakukan apa apa kecuali hanya melakukan apa yang terkandung dalam bacaan dan gerakan sholat tersebut.

Dengan cara ini kita akan merasakan betapa komunikasi dengan Allah sangat nikmat. Kesungguhan rukuk kepada Allah akan menimbulkan efek ketenangan dan kenikmatan dalam sholat. Kita yang ingin mengulang-ulang nikmatnya sholat dapat mempraktekan cara saya inil. insya Allah apa yang rasakan akan dapat kita ulang dan ulang lagi. dan anda insya Allah akan ketagihan sholat, kecanduan sholat dan ingin sholat terus. semoga Allah meridloi.

Cara praktis menuju fana fillah

Fana tanpa ego.

Fana tujuannya adalah menghilangkan ego sehingga tidak mungkin kita menghilangkan ego dengan ego kita. dari yang saya alami sendiri saya kadang terjebak kepada menghilangkan ego saya dengan ego saya sendiri, sehingga yang terjadi adalah munculnya rasa sakit di kepala. Nah, tadi ketika sholat subuh [ada saat subuh saya seperti mendapat ketegasan bahwa sujud inilah cara memfanakan diri. Selepas sholat kemudian saya ambil android saya dan saya catatkan ke draft blog saya. kemudian apa yang tadi saya tulis di draft saat ini saya tuliskan uraiannya.  jadi benar sujud adalah cara praktis untuk menghilangkan ego.

dalam sujud mengandung unsur unsur penghilangan ego antara lain bahasa tubuh yaitu pengenolan diri dengan meletakkan kepala ke tanah ini secara bahasa syaraf berarti meniadakan kemampuan ego sehingga memudahkan atau menguatkan kita untuk berserah diri kepada Allah. sekarang coba bandingkan pasrah dengan posisi tubuh berdiri dengan pasrah posisi tubuh sujud pasti kita akan merasakan kepasrahan yang dalam dengan sujud.

unsur yang lain adalah sikap pasrah yang kita lakukan sewaktu sujud. Sikap pasrah ini merupakan cara berjalan menuju tangga spiritual. anda akan kesulitan atau bahasa jawanya mentok jika kita menuju ke Allah dengan “berjalan menuju” ke Allah. Tapi jika berserah diri kepada Allah maka kita akan terus melakukan perjalanan. ingat bahwa perjalanan ini kita akan terhenti pada tahapan thapan spiritual dan kita bisa masuk ke tahapan spiritual berikutnya bukan dengan kemampuan kita tapi dengan kehendak Allah, maka cara yang paling praktis adalah dengan berjalan kembali (pasrah) kepada Allah.

perjalanan menuju fana yang kita perlukan bukanlah dari usaha kita tapi dari “diperjalankan Allah”. Kalau kita menggunakan nafsu kita maka Allah akan menyerahkannya kepada nafsu kita dan pasti kita akan gagal dalam menuju kepada allah. menuju kepada Allah harus dengan kehendak Allah maka sekali lagi bahwa pasrah dengan sujud merupakan latihan yang sangat praktis menuju fana fillah.

 

Pelajaran “meminta ijin kepada Allah untuk bersujud”

Dalam sholat kita berlatih untu bersikap merendah di hadapan Allah baik ketika, takbir, membaca fatihah, rukuk, sujud dan setersunya… sikap merendah dihadapan Allah ini akan memberikan dampak teralirinya daya khusyu ketika kita sholat. Semakin kita merendah di hadapan Allah maka semakin besar daya khusyu yang mengalir dalam diri kita.

merendahkan diri dalam sujud

ya Allah ijinkan hamba untuk bersujud

Ketika kita akan sujud dihadapan Allah, sikap merendah ini jika kita wujudkan dalam bentuk bahasa kira kira begini :  ”ya Allah ijinkan saya untuk bersujud dihadapan Mu”, Nah …ternyata dengan memiliki sikap meminta ijin kepada Allah maka daya khusyu itu pelan pelan akan mengalir dalam diri kita menjadi sebuah bentuk ketenangan jiwa.

Berdiri sholat pun kita usahakan juga merendah di hadapan Allah. Coba ketika kita berdiri dengan kaki yang benar benar seimbang kemudian rendah kan hati dan besarkan Allah “ya Allah ijinkan hamba untuk Mentakbirkan Engkau” maka ketika kita bertakbir dengan penuh kerendahan hati, daya takbir itu akan mengalir dalam diri kita.

Demikian seterusnya dalam semua sholat kita. Tak jarang dengan mempraktekan metode rendah diri di depan Allah ini mata kita akan menitikkan air mata.

menangis dalam sholat

ya Allah ......

Dan hati kita akan semakin lembut dan semakin peka dengan dzikrullah, bahkan hati kita akan berdzikir terus menerus tanpa bisa kita kendalikan, semoga kita di rahmati Allah amiin

 

Cara menetralisir positif alam bawah sadar

memasuki bawah sadar untuk di netralisir

Alam bawah sadar kita banyak berisi hal hal pengalaman kita, bahkan pengalaman orang lain pun bisa masuk (kalau menurut teori collective unconscousness dari Jung). Karena berisi pengalaman tentunya pengalaman yang memiliki makna negatif harus kita netralisir agar positif, jika tidak maka pengalaman yang memiliki makna negatif secara tidak kita sadari akan mengganggu kehidupan kita misalnya tiba tiba kita sedih tanpa tahu sebabnya apa, tiba tiba kita berbuat tidak baik tanpa ada sebab yang jelas… dan lainnya.

Cara menetralisir alam bawah sadar ini cukup mudah yaitu dengan metode rukuk dan sujud. Kebanyak dari kita kalau menjalankan rukuk dan sujud kan tidak sampai meresap hingga bawah sadar, nah sekarang mari kita coba untuk melakukanya dengan penuh kerendahan hati dan kita resapi hingga masuk bawah sadar.

Letak netralisirnya ada di penghormatan kepada Allah secara mendalam pada saat rukuk dan penyerahan mendalam pada saat sujud. Ketika kita rukuk dan sujud mendalam maka yang ada adalah penghoramatan dan penyerahan diri ketika itu pula memory bawah sadar yang tidak terima atas keadaan keadaan yang terjadi pada masa lalu sedikit demi sedikit akan ternetralisir menjadi positif.

tips agar jidat tidak hitam karena sujud

seringkali jidat hitam menjadi tanda yang dapat menjadikan orang sombong, sombong karena memiliki tanda bahwa dirinya sering sujud. nah bagi kita yang tidak ingin jidatnya hitam karena sering sujud dibawah ini saya tuliskan beberapa cara untuk mengurangi hitamnya jidat.

  1. gunakan sajadah yang empuk atau tidak keras sehingga ketika sujud jidat teras lebih enak dan lembut hal ini tentunya akan membuat jidat tidak hitam
  2. ketika sujud carilah posisi yang paling seimbang sehingga tidak terlalu berat ke depan, jika berat badan terlalu kedepan maka jidat akan menahan berat badan kita hal ini akan menyebabkan jidat akan mudah hitam (bahasa jawa kapalen).
  3. pada saat sujud usahakan muka yang menempel pada lantai adalah hidung, jidat kalau memungkin kan mulut. hal ini tentunya akan mengurangi tekanan yang ada pada jidat.
  4. kalau sujud jangan terlalu panjang, semakin panjang (dlosor) sujud kita maka akan semakin cepat hitam jidat kita
  5. kalau perlu gunakan pelembut di dahi  atau jidat kita sehingga bagian tersebut lebih lunak.
  6. gunakan tangan kita kanan dan kiri sebagai bantuan untuk menahan berat badan , hal ini akan mengurangi banyak beban berat yang ada di dahi..

selamat mencoba, dahi hitam, jika tidak kuat mentalnya, akan menyebabkan sombong “sombong spiritual” jika ini terjadi maka akan menjadikan sujud kita tak bernilai.