Kebersyukuran secara kolosal menjadikan rahmatan lil alamin

Allah memberikan daya kepada hambanya yang bersyukur, daya itu sebanding dengan keluasan dirinya dalam menyadari kebrsyukurannya. Dikatakan rahmatan lil alamin jika syukut kita meliputi alam semesta dan Allah memberikan rahmat kepada seluruh alam. Menjadi hamba yang bersyukur berarti menjadi hamba yang dipenuhi rahmat Allah, dimana dia menjadikan Allah memberikan rahmat semesta dan menjadikan baik seluruh alam.

keterpurukan dunia dan alam semesta karena kekufuran umat manusia secara kolosal, sekarang hal ini kita rubah dengan kebersykuran secara kolosal. dengan kebersyukuran kolosal ini dapat menyebabkan rahmat yang melimpah ruah dari Allah SWT untuk kita dan semua.

wabah penyakit yang saat ini sudah mulai mereda mari kita percepat dengan kerbsyukuran kita kepada Allah. agar Allah mempercepat dengan rahmat yang Allah turunkan kepada semesta. semakin kita semua bersyukur kepada Allah maka semakin cepat pula Allah memberikan rahmat dan kebaikan kepada seluruh alam.

Allah tidak memerlukan sesajen, Allah tidak memerlukan puji pujian yang tanpa disertai rasa syukur kepada Allah. Yang menyebabkan kebaikan itu turun karena kebersyukuran kita kepada Allah.

mari sama sama kita luaskan kesadaran kita hingga melampoi alam semesta dan kita bersyukur di wilayah ini agar keberkahan semesta alam segera terwujud.

 

 

Syukurnya orang makrifat

ada berbagai macam syukur diantaranya adalah syukurnya orang makrifat yang mem by pass semua nikmat dan hanya bersyukur kepada Allah. Tentunya ini berbeda dengan orang yang belum makrifat yang beryukur bukan kepada Allah tapi bersyukur atas nikmat Allah. Jika anda memperhatikan maka ada perbedaan yang nyata antara orang yang makrifat dan tidak. Perbedaan itu terletak pada apa yang disyukuri, Jika orang makrifat langsung kepada pemberi nikmat, tapi kalau belum makrifat bersyukur kepada nikmat yang telah diberikan. Jadi sangat nyata syukur kepada pemberi dan syukur kepada apa yang diberi.

Kelemahan syukur yang ditujukan kepada nikmat ini adalah jika apa apa yang diberikan kita persepsikan bukan nikmat misalnya diberikan musibah, tidak mungkin kita akan bersyukur sebab kehendak Allah yang berupa musibah ini jadi “lucu” kalau kita syukuri. dan islam pun mengajarkan kalau musibah bukan syukur tapi sabar.

tapi kalau orang makrifat apapun yang dikehendaki Allah tidak di pandang sebagai nikmat atau musibah. Orang makrifat memandang semua kehendak Allah adalah baik dan benar sehingga apapun kehendak Allah dia tetap bisa bersyukur kepada Allah.

secara maqom kan lebih tunggu orang yang bersyukur dari pada orang sabar. Kalau kita bersyukur sudah pasti sabar, tapi kalau kita sabar belum tentu bersyukur.

baik itulah sedikit tentang uraian syukur nya orang makrifat semoga bermanfaat.

Bahagia itu sederhana

cara mudah bahagia
cara mudah bahagia

di pagi yang cerah… pak Asele ini setiap pagi lewat depan rumah … selalu terpancar wajah bahagianya ketika lewat depan rumah, terlebih jika anak saya yang no 3 ini minta dibelikan, wajah pak Asele ini semakin bahagia menyambut si kecil membeli wedang aselenya. Mendapat senyum bahagia dari pak Asele ini pun si anak tambah sumringah, si kecil semacam ketagihan untuk selalu membeli wedang ini. benar benar senyum ihlas yang bisa membuat si anak ketagihan untuk membeli jualannya.

penjual dan pembeli dari foto di atas menggambarkan bahwa bahagia itu sederhana, tidak rumit dan very simpel. si penjual sangat bersyukur karena jualnnya laku dan si pembeli bahagia karena bisa menikmati wedang asele. bahagia ketemu bahagia maka rasanya sangat bahagia. .. ya kunci bahagia ada di bersyukur kepada Allah. kalau kita pandai bersyukur maka bahagia itu akan langsung terpancar dari diri kita dan akan memvibrasi tubuh dan sekeliling kita.

yang kedua bahagia itu ya saat ini dan disini. maka kalau kita melihat bahagia dari dua orang di atas maka bahagia ya ketika itu juga dan di situ juga. bahagianya si kecil cukup di depan rumah… bahagianya penjual ya ketika berada di depan rumah saya.. sederhana bukan… tidak harus nanti menunggu uang terkumpul kemudian pergi ke mana, yang jauh jauh… atau harus ke tempat wisata yang letaknya sampai berratus ratus kilo meter… jauh nyee….

bahagi itu sederhana gunakan kata kunci “syukur” …. maka bahagia akan kita dapatkan.