Articles with tasbih

Spiritual skill

saya melihat bagaimana berspiritual itu adalah sebuah skill, karena spiritual harus ada out putnya. keluaran dari spiritual harus dapat menghasilkan kehidupan yang lebih baik lagi dalam keseharian. kalau kita pandai berspiritual tapi tidak dapat teraplikasikan dalam kehidupan berarti spiritualnya hanya sebatas di rasa saja.

apa yang saya alami dan jalani jembatan antara spiritual dan kehidupan kita sehari hari adalah ridho. ridho ini mengandung unsur tasbih yaitu bergerak mengikuti kehendak Allah, bersyukur karena sudah di gerakkan dan menyadari Allah yang lebih besar dari apapun.

ridho adalah skill yaitu bagaimana dapat menggabungkan ketiga unsur yang saya sebutkan di atas dalam satu waktu. jadi 3 T yang teraplikasikan dalam satu keadaan.

ibarat arus listrik yang besar, kita buat menjadi arus ringan yang bermanfaat dan dapat menghasilkan manfaat.

baik selamat berlatih ridho

hidup harus sekuat akar

Tidak ada hidup yang kuat menghadapi hidup yang dibuat Allah, barang siapa yang melawan hidup yang dibuat Allah, maka dia akan terhempas. Pohon sekuat itu bisa bertahan hidup karena mengikuti Allah dan dia memiliki akar yang kuat. Kuatnya akar pohon adalah gambaran kepada kita bahwa hidup harus mampu membenamkan diri dalam tanah menjadi nol kalau perlu minus. Kita tinggalkan kekuatan diri, kekuatan ego sehingga akar kita bisa mencancap kuat dan tidak mudah tercabut karena angin besar.

grounding akan membuat hidup kita sekuat pohon dalam menghadapi hempasan angin yang setiap saat ada. kita grounding akan kuat jika kita mampu mengenolkan diri kita agar kita mampu bertahan terhadap hempasan hidup yang datang sewaktu waktu.

bohong kalau orang kuat adalah yang memiliki ke aku an tinggi. Dia mudah patah dan mudah terjatuh. Dan semakin kuat ego maka hempasan masalah akan selalu datang dengan frekwensi sering dan kuat. mau main main dengan kekuatan Allah? siapa yang kuat dengan hempasan masalah hidup yang Allah berikan.

kalau semua hidup ini adalah skenario dan rencana Allah kenapa masih juga kita melawannya, mbok ya sudah diterima. Coba tanya ke Allah apakah mau Beliau di lawan dari skenario misalnya kita tidak setuju dengan rencana Allah ? pasti Allah tidak akan mau. Dan Beliau akan memberikan pelajaran jika ada yang menentang rancananya. semakin kita menerima semakin kita dikuatkan Allah dalam menghadapi hempasan hempasan hidup ini. ilustrasi yang pas mungkin kita melihat pohon kelapa yang ditiup angin kencang di pantai, kiat lihat apa yang di lakukan pohon tersebut, yaitu berserah dengan mengikuti arah angin, ketika angin bertiup dari selatan maka pohon kelapa akan bergerak ke utara demikian sebaliknya dan seterusnya, pohon tersebut tidak menentang angin yang memang dikehendaki dan di rencanakan Allah.

kita contoh sikap pohon kelapa ini yang dengan rela dihempas angin dari arah angin yang bertiup. karena akar kuat maka pohon ini dapat bertahan dengan kuat dari segala hempasan masalah hidup. semoga kita dimudahkan jalannya

 

sulitnya ber tasbih

Berulang kali saya memposting tentang tasbih, ya memang tidak mudah untuk bisa bertasbih sampai benar benar kita merasakan keadaan nol, bahkan kalau perlu tidak nol lagi tapi minus. Grounding kita memang seharusnya sampai dibawah nol alias minus. Saya merasakan grounding ini benar benar rasanya seperti tidak bisa apa apa, tidak mampu apa apa, tidak berdaya sama sekali. Saya tidak berdaya atas takdir Allah yang berjalan atas diri saya. Saya berada benar benar di bawah dan benar benar ini keadaan yang benar benar zero. Bagi yang sedang mengalami ini maka pelajari keadaannya, saya pun sedang mengalami keadaan ini. Kesulitan yang kedua adalah mempertahankan keadaan grounding ini agar benar benar dibawah tidak naik lagi, kadang secara tidak sengaja naik, sehingga terkena hempasan takdir dan alhamdulilah saya tersadar lagi bahwa saya harus grounding dan grounding lagi.

baik latihan demi latihan harus kita lalui karena ini memang jalan ke Allah yang harus kita lewati, bagaimana kita mengaku berTUhan Allah kalau kita tidak ridho dengan semua takdir dan ketentuannya. Semua butuh latihan semua butuh proses. Hidup memang berat  ketika kita harus menerima kenyataan tapi demikianlah jalan surga yang sudah diatur Allah. Dengan grounding ini kita akan tenang menjadi jiwa yang muthaminah dan ketika kita muthaminah maka kita akan dipanggil masuk SurgaNya.