quota 100 kursi TOT sholat khusyu hampir habis

alhamdulillah respon di masyarakat cukub baik dalam menyakbut pelatihan untuk trainer sholat khusyu ini. kapasitas peserta yang hanya 100 kursi sudah hampir terpenuhi. untuk jurnal peserta dapat di lihat di halaman TOT sholat khusyu ( http://setiyo.wordpress.com/tot-sholat-khusyu/ )

kekuatan seorang trainer

kekuatan seorang trainer tidak terletak pada dirinya, kekuatan seorang trainer terletak pada Allah, jadi bagaimana dia menyadari bahwa dirinya tidak mampu apa apa dan yang mampu ada Allah. kekuatan ini jika disadari dan diarahkan pada peserta training akan mengandung suatu kekuatan yang luar biasa.
kita lihat rasulullah beliau berkarakter sangat kuat sehingga perilakunya saja dapat merubah orang, apalagi wejangan wejangannnya. seorang trainer harus dapat mencontoh kehidupan rasulullah dimana setiap gerak geriknya adalah kekuatan yang dapat merubah perilaku atau tindak tanaduk orang lain.

karakter seorang trainer sholat khusyu

trainer berbeda dengan penceramah, trainer harus sampai pada tahap merubah perilaku, pikiran dan emosi, kalau penceramah yang terpenting adalah memberikan informasi kepada fikiran. perbedaan lainnya model yang dimiliki trainer adalah pengalaman sedangkan penceramah adalah pengetahuan, ini artinya seorang trainer harus memilki pengalaman sholat khusyu, paling tidak apa yang disampaikan adalah apa yang dialami, sehingga apa yang disampaikan mampu merubah sedangkan penceramah modal utamanya adalah pengetahuan, hapalan, dan toeri teori (hafal quran dan hadis). seorang trainer ketika memberikan pelatihan harus aktif, moving, dan sedikit berteater, sedangkan penceramah cukup dengan berdiri diatas podium atau duduk manis di meja kecil kemudian memberikan uraian uraian.

jurnal rakernas (5) setelah dluhur

Wejangan setelah dluhur Perjalanan rasulullah dalam berjuang karena mendapatkan petunjuk, pertama dipanggil wahai orang yang berselimut, setelah bangun KUM FAANDIR kabarkan sampaikan bagi. Kita adalah pewaris para nabi. Pak abu cerita ada orang kaya yang sombong, mau sombong saja mahal … kebahagiaan yang merasa memiliki padahal sekian banyak mobil dan jamtangan mahal tidak ada yang dipakai. Maka kalau kita mau jadi pewaris nabi maka kita akan dijadikan allah seperti orang tadi Adaperbedaan ketentraman anatara dekat dengan allah dengan bahagia selain dengan allah. Kebahagiaanyang haq itu adalah dalam sholat. Kebahagiaan yang spiritual itulah kebahagiaan yang diridloi. Jangancoba coba meninggalkan allah, karena allah adalah thing thang. Sesi ini membahas. Kum faandir. Pergerakan dari allah yang berupa spirit. Jangan sekali kali menduakan allah maka kita akan dibikin sibuk dan akhirnya lupa allah. Kalau kita menomorduakan allah maka kita bisa bekerja, tapi kalau kita meninggalkan allah maka kita akan dijauhkan dari allah. Kalau kita meninggalkan allah maka kita akan ditinggalka allah. Penggerakan shalat center daerah harus memiliki sifat atau mental menomor satukan allah. Sholat adalah thoriqoh yang diwajibkan allah. Sabar itu ada doyonya, ihlas itu ada doyonya. Pak abu seorang pendidik, pak haji seorang begawan spiritual. Pak abu kalau ada murid yang salah maka akan diperigatkan. Kalau pak haji semua dididik dengan cara cara begawan. Di dalam sholat ada pengetahuan lengkap, apapun ada disholat Stereotype itu penting karena hal ini banyak menimbulkan distorsi persepsi. Stereotype orang khusyu atau jamaah orang khusyu, stereotype ini akan menimbulkan suatu persepsi tersendiri terhadap orang. Misalnya pengaruh orang dengan melihat kita saja orang sudah memiliki persepsi kekhusyuan terhadap kita. Jadi penting sekali membangun persepsi positif pada diri trainer sholat khusyu. Jangan sampai orang terdistori negatif dari diri seorang trainer sholat khusyu. Kesadaran universal dalam buku spiritual salah kaprah harus benar benar dialami being eperience. Meluaskan badan ini baru kesadaran badan. Kemudian melihat ke alam semesta Rasulullah disebut sebagai nur, hati rasulullah itu menyinari alam semesta.melatih orang harus kuat keallah . murid akan sangat tergantung dengan siapa yang mengajar. Antar jamaah harus akrab dan saling silaturahmi. Karena kita ketemu roh dengan roh (kita mengajarkan spiritual) kalau trainer tidak khhusyu otomatis muridnya tidak akan khusyu. Cobalah baca buku dengan kerendahan hati maka dayanya akan masuk. Triknya agar ilmumasuk caranya afirmasi… ya allah saya tidak bisa ajarilah saya. Artikulasi Suara energi dari batin, kalau bicara jangan diolah di otak. Kalau ngomong pakai suasana batin. Allah melalui tenggorokan keluar dalam bentk bicara kita. Bicara kita ada getaran allah. Kalimat langsung dari allah. Sehigga keluarnya suara akan sangat berbeda. Kedudukan jiwa kita ketika membawa orang, karena yang kita bawa akan sangat tergantung dari dimana posisi kita berada. Kalau kita menginstruksikan pasarah pada jamaah maka kita seharusnya pasrah duluan. Memahami lipatan spiritual atau tahapan spiritual. Ciri spiritual maka perilakunya akan sesuai dengan ketunduannya kepada allah, ketiadaannya akan sesuai dengan allah. Ada koridor orang yang berpsiritual yaitu allah.

benarkah halaqoh sholat mengalami jumud

ya jumud bisa mengakibatkan jenuh… dari beberapa halaqoh ada laporan yang masuk kalau mulanya seminggu sekali menjadi sebulan sekali… gerangan apakah ini? ya konsep halaqoh yang isinya hanya silatun dan silatun kemudian peserta di ublek ublek guilty feelingnya terus berlomba lomba menangis..

dari masukan beberapa teman juga ada yang memberitahukan sebaiknya halaqoh tidak hanya silatun dan silatun tapi ada kegiatan kegiatan lainnya biar ndak jenuh.. aneh ya ke allah kok bisa jenuh ya… ok … berarti kita harus mengamati dari sisi pematerinya dan  juga yang diberi materi. pemateri yang tidak mengalami perkembangan spiritual akan membosankan jadi seorang pamteri harus menggembleng diri agar mendapatkan pengetahuan yang dalam mengenai sholat. kepada si penerima materi juga harus pinter pinter nyari ilham dan inspirasi jangan tergantung dengan pematerinya…dengan demikian insya allah tidak akan terjadi kejumudan

nah masalah ini tentunya harus mendapatkan respon dari para trainer di seluruh wilayah terutama binaan dan koordinasi dari pusat. jika hal ini tidak mendapatkan perhatian dan arahan halaqoh ini semakin lama akan semakin memudar dan akhirnya habis…

e learning : halaqoh di dunia maya

suatu saat (he he seperti mama lauren saja) sistem pendidikan akan berubah, guru atau dosen bukan lagi pengajar namun pengarah yang mengarahkan muridnya untuk belajar bagaimana caranya belajar. begini.. guru nantinya cuma mengajari muridnya bagaimana mempelajari suatu ilmu. mengapa terjadi demikian … karena internet lebih pinter dari guru dalam masalah pengetahuan. internet lebih tahu dari pada guru atau dosen.. taruhlah misalnya kita bertanya sesuatu kepada guru.. maka guru akan berusaha mengingat atau buka buka buku lagi tapi kalau kita tanya mbah google atau tante yahoo dalam hitungan detik sudah tersedia berbagai informasi terkait dengan apa yang kita tanyakan.  nah ini suatu kemajuan yang akan menggeser peran  seorang guru .

kajian sholat khusyu ini pun nantinya akan berubah menjadi halaqoh yang tidak lagi di fatimah masjid raya, namun akan terjadi halaqoh di dunia maya. silatun pun bisa dilakukan di rumah masing masing dengan panduan seorang trainer di rumahnya pula… tentunya hemat waktu dan hemat biaya…. (terus kenclengnya gimana???) ya.. nantipun tidak model diputar tapi tinggal gesek…

trainer halaqoh nantinya lebih menjadi fasilitator dari pada menjadi tentor.. karena dalam hal ini mungkin jamaah lebih memiliki kemampuan dibanding dengan trainernya..