Articles with wali

Keberanian ulama hakikat makrifat

Perkembangan islam tidak pernah lepas dari ulama ulama hakikat makrifat. Beliau beliau begitu berani menerima amanah Allah untuk berdakwah dari tanah arab ke tanah jawa dan sekitarnya. Kita lihat kesiapan para ulama hakikat makrifat ini menjadika Allah banyak menurunkan petunjuk dan pertolongannya,sehingga beliau beliau kelihatan sakti dan punya karomah yang Woowww. Hal ini sangat mirip dengan sejarah mukjizat para Nabi dan Rasul dimana kesaktian Beliau beliau itu berasal dari kesiapan dan menjalanankan amanah yang Allah berikan.

keberanian Ulama hakikat makrifat perlu kita contoh, dan perlu kita tiru, bukan meniru kamromahnya tapi meniru kesiapan beliau beliau dalam menerima amanah dari Allah. Seluruh tugas yang beliau emban ternyata semua mendapatkan kemudahan dari Allah. Saya bisa membayangkan bagaimana sulitnya para ulama ulama tanah arab datang ke jawa dan berkomunikasi dengan orang jawa. Yang satu bahasa jawa yang satu bahasa arab. Kemudian bisa merubah keyakinan orang jawa menjadi islam dan bertauhid. Jelas kalau ini tidak ada pertolongn Allah tdak akan mungkin. Apakah keberhasilan Para ulama hakikat makrifat ini adalah semata mata keahliannya berdakwah? saya kira tidak. Saya yakin beliau beliau berdakwah awalnya hanya menerima amanah dari Allah selanjutnya adalh nekat. Kenekatanpara Ulama ini kemudian menimbulkan kemudahan dan pertolongan Allah sehingga nampak para ulama hakikat makrifat ini bisa berdakwah dan berhasil.

dakwah para ulama hakikat makrifat ini merupakan dakwah digaris depan perjuangan perjuangan para ulama ini tentunya mendapat apresiasi yang besar. Dalam sejarah perjuangan, setalah islam masuk baru ulama ulama syariat datang dan dengan gaya paling benar mulai “membenahi yang dianggapnya salah, dengan mengatasnamakan kalimat “bidah” sebagai senjata untuk pembenaran bagi pendapatnya. Ya kita paham cara dakwah seperti ini tidak akna mungkin terjadi di awal atau di garis depan.

ada pelajaran menarik dari ulama hakikat makrifat ini dalam berdakwah yaitu beliau beliau siap menerima amanah dari Allah. dan beliau menjalankan meski kadang dalam hati beliau tidak terbayang kesulitan yang akan di hadapii ketika harus berdakwah di luar benua. tapi Allah menjawab semua kelusulitan para ulama hakikat makrifat ini. Yaitu beberapa karomah sebagai fasilitas Allah dalam rangka memudahkan dakwah para ulama hakikat makrifat ini. Maka kita akan contoh ulama haikat makrifat ini dalam menerima amanah Allah, ternyata kalau amanah Allah itu dijalankan maka tidak ada yang sulit. semua akan berjalan dengan petunjuk dan pertolongan Allah. Lha kalau sudah dapat petunjuka allah dan pertolongan Allah maka semua akan menjadi mudah dan berjalan dengan lancar. mari kita tiru kebiasan ulama hakikat makrifat ini, kita tidak mencari kaormah karomah, kita tidak mencari kesaktian kesaktian, tapi kita mecontoh bagaimana para ulama hakikat makrifat menerima dan menjalankan amanah.

1 Jurus Wali Mabuk Ilahi : Keluar Dari Maksiat Sekarang Juga

Jurus wali mabuk ilahi adalah jurus yang jarang dikenal umum, tapi sangat ampuh untuk tujuan tujuan ketakwaan. pada jurus awal ini akan saya sampaikan bagaimana jurus ini dapat membawa kita untuk keluar dari maksiat dengan cara instan.

Maksiat seolah menjadi momok bagi yang tetap menjaga kesucian diri, tapi kadang maksiat sulit lepas dari diri. Bahkan taubat nasuha pun tidak mampu mencegah perbuatan perbuatan yang tidak di ridhoi Allah. Dan ini akan berubah menjadi hantu yang sangat menakutkan ketika perbuatan dosa itu selalu membayangi. Bagaimana kita mau melangkah jika bayangan dosa selalu mengiringi langkah kita.

Maksiat yang besar terlebih lagi, bahkan kadang membuat orang jadi putus asa karena maksiat besar yang terus berulang. ini menjadi malapetaka yang sangat besar karena levelnya adalah level putus asa dari rahmat Allah. Beberapa kasus yang pernah saya lihat, ketika seorang LGBT merasa dirinya memang ditakdirkan Allah demikian. ya… ini mungkin rasa berdosa yang sudah terlalu lama sehingga system pertahanan dirinya mengatakan bahwa dirinya dibuat Allah demikian dan dia pasrah saja. Islam selalu mengajak kepada kebenaran siapapun itu dan apapun dosanya. Orang yang menduakan Allah saja masih rajin shalat, orang yang mensekutukan Allah dengan jin dan kawan kawannya saja masih mau shalat masih mau puasa, padahal itu dosa yang tiada ampun sebelum dia lurus kembali.

baik intinya bahwa saya akan menguraikan tentang jurus ini untuk keluar dari maksiat yang menjerat. Kita harus menggunakan jurus wali mabuk ilahi (Jurus WMI). Tidak ada maksiat bisa keluar tanpa pertolongan Allah, So… kita harus minta Allah untuk dijinkan keluar dari maksiat. Mintalah dengan penuh kerendahan hati dan kesungguhan untuk keluar dari jeratan maksiat.

prinsipnya pakai kisah nabi Yusuf ketika berada di kamar bersama Siti Zulaekah. Ya cara nabi Yusuf ini sangat sesuai untuk kita contoh keluar dari jeratan maksiat. Apa yang dilakukan Nabi Yusuf, yang pertama beliau merasa tidak mampu mengontrol dorongan hawa nafsunya, maka beliau dengan penuh kerendahan kepada Allah memohon kepada Allah agar Allah memberikan rahmatnya. Dan rahmat Allah pun turun sehingga Nabi yusuf terhindar dari maksiat. Jadi kalau kita ingin terhindar maksiat pakai jurus WMI yang pertama kita lakukan adalah memohon dengan penuh kerehendan dan kemudian jangan berpikir apapun (mabuk) terus jalankan apa yang Allah perintahkan. Ingat bahwa pintu pertama kemaksiatan datangnya dari pikiran, segera tutup pikiranya dengan menjalankan apa yang Allah perintahkan saat itu. Ketika itu Nabi yusuf langsung keluar dari kamar tanpa berpikir lebih jauh … yang ada adalah kesadaran akan Allah dan mabuk …. untuk keluar dari maksiat.

Nah sekarang perbuatan dosa jika sudah ada di hadapan kita maka kita gunakan jurus WMI ini, yaitu berdoa dan mengikuti perintah Allah. Cara ini akan men short cut, lingkaran syetan yang selalu mengikat manusia dengan perbuatan dosa yang sudah diperbuatnya berulang ulang. Ilmu ini tentunya membuka kesempatan sebesar-besarnya kepada pelaku maksiat siapapun itu yang dirinya merasa tidak bisa lagi keluar. Jurus ini efektif karena resepnya saya ambil dari al quran yaitu kisah Nabi Yusuf, yang sudah pasti teruji dan mantab.

Baik, segera taubat, minta tolong kepada Allah dan jalankan apapun yang diperintahkan Allah keluar dari maksiat dengan cara gila yaitu kesadaran akan pertolongan Allah, samikna wa athona. Semoga tulisan ini dapat membantu siapapun yang benar benar ingin taubat tapi tidak tahu bagaimana cara keluar dari perbuatan dosa. dan semoga niat ihlas, kesungguhan dapat menjadikan Allah ridho. amin

Wali Jadzab

yang namanya wali adalah kekasih Allah, kekasih Allah yang sedang mabuk…maka namanya wali jadzab. Orang yang pacaran saking cintanya dengan yang dicintainya pada awal dia cinta pasti akan mengalami jadzab artinya mengalami mabuk cinta. Keadaan mabuk adalah keadaan adaptasi kejiwaan, sehingga wali yang jadzab beliau sedang mengalami penyesuaian diri karena keadaan kesadaran yang berubah.

perilaku jadzab sangat bervariasi dari yang hanya diam, sampai berperilaku di luar kebiasaan, tapi tetap yang namanya wali , sejadzab jadzabnya wali tetap wali artinya tidak akan melanggar apa yang diinginkan oleh Allah apa yang dikehendaki Allah. kalau ada yang mengaku jadzab atau ada orang disekitarnya mengatakan dia jadzab tpi perilakunya menyimpang dari kehendak Allah maka bisa dipastikan dia tidak jadzab.

yang saya bahas disini adalah wali yang jadzab bukan sekadar orang yang jadzab sehingga pasti Allah melindungi, Allah meridloi.

keadaan jadzab bisa terjadi pada siapapun yang mendekat kepada Allah, ada yang waktunya singkat ada yang lama, tapi jangan menjadzabkan diri kalau memang tidak jadzab. Jangan mengannggap diri jadzab juga… sebab wali akan menghindarkan diri dari jadzab jika beliau sadar kalau dirinya jadzab… sebab perilaku wali utamanya tidak mau disanjung. Kalau ada seorang yang mengaku wali kemudian jadzab dan dia senang dianggap jadzab maka itu wali bohong… wali kok pamer kalau jadzab …

sebaiknya hindari wali jadzab .. sebab kalau mental kita tidak ada kesiapan maka kita akan suudzan kepada Beliau. maka sebaiknya bergurulah kepada wali yang tidak jadzab karena lebih selamat. dan hindari wali yang bangga dengan kejadzabannya… artinya selama dia masih membanggakan kejadzabannya berarti kelasnya masih rendah karena masih ada keakuan yang kuat.