The Power Of No Mind : Pelajaran Dzikir Nafas Level 4

Kemampuan menge nol kan pikiran memang tidak mudah dan semua orang bisa dan mau belajar. Kemampuan ini akan dapat memberikan dampak ketenangan yang nyata dalam diri seseorang ketika dia mampu mencapai keadaan no mind.

Dalam proses dzikir nafas pada level 4 kita akan merasakan keadaan no mind ini.  No mind dapat di capai dengan tidak berkeinginan untuk mencapai no mind, logika ini agak susah memang, tapi memang demikian sebab kalau masih ada tujuan untuk no mind berarti masih belum no mind. Dalam dzikir nafas level 4 kita benar benar fokus kepada kesadaran akan sesuatu yang tidak bisa dipikirkan dan tidak dapat dirasakan yaitu Allah yang tidak serupa dengan apapun.

Dzikir nafas sudah saya buat 4 level tidak lain adalah agar perjalanan spiritual kita terkurikulum dan terarah mencapai keadaan yang benar benar “spiritual” bukan spiritual yang masih berkutat di pikiran dan perasaan. Pada level ini spiritual tidak dapat diceritakan ketika masih bisa diceritakan berarti itu masih di wilayah pikiran dan perasaan (jasad).

No Mind adalah bentuk kesadaran tertinggi atas pengakuan dan penyaksian kepada Allah SWT yang memang tidak ada yang lain selain Allah. Kalau ada yang lain berarto masih ada dua yaitu Allah dan mahluk. Peniadaan mahluk inilah keadaan no mind yang sesungguhnya.

No mind, nampaknya tidak ada apa apa, tapi justru dalam keadaan no mind inilah apa apa yang menjadi kalam Ilahi sangat jelas nampak . Dalam keadaan No Mind ini kehendak kehendak Allah itu sangat jelas terbaca.

manfaat lain ketika dalam keadaan no mind, apa yang kita lakukan akan sangat ringan dan tidak ada beban. Ingat bahwa pikiran terlalu banyak beban karena berpikir tentang pikiran negatif dan berfikir positif, suudzan dan khusnudzan, dalam keadaan no mind tidak ada yang dipikirkan.  keadaan inilah yang sering disebut orang dengan mindfulness, menerima keadaan apa adanya tanpa berpikir itu positif apa negatif.

Metode dzikir nafas yang saya susun, menghasilkan keadaan no mind ini, siapapun anda dapat belajar bahkan jika anda bukan islam pun asal mengakui Allah tidak serupa dengan apapun sebagai Dzat yang menjadi tujuan anda akan merasakan keadaan No MInd ini. Atau jika anda seorang yang mungkin masih banyak melakukan perbuatan negatif, atau mungkin anda nol dalam hal agama, anda semua dapat merasakan kelezatan dalam keadaan No Mind, dan anda akan merasakan benar benar lezatnya beriman kepada Allah secara kaffah, secara hakiki .

Kami tunggu anda setelah dalam keadaan benar benar normal, di padepokan patrap surakarta markas besar dzikir nafas sadar Allah.

 

Terjang hambatan kerja dengan zero mind

Menerjang hambatan kerja yang sudah menjadi amanah kita dengan zero mind. ya mau tidak mau kita harus belajar untuk menjadi Zero, ingat tulisan saya tentang zero, bahwa yang zero adalah ego nya bukan self nya. Yang nol adalah keakuan bukan diri. jika belum bisa silahkan dilatih dengan dzikir nafas level 3. baik Dengan sero mind ini kita akan dapat menerjang masalah masalah kerja, segala sesuatu dapat kita hadapi dengan zero. Kita akan merasakan seperti air, yang tidak memaksa namun tetap mengalir dan bergerak terus bergerak.

kita bekerja pasti ada bosan pasti ada konflik, pasti ada ketidakseusian dengan keinginan dan seabrek masalah, seringkali masalah masalah tersebut terhambat penyelesaianya karena ego kita. Maka ego ini harus kita nolkan. kita harus bergerak berdasarkan ego nol. Kadang harga diri kita nolkan, nah ini bukan berarti kita menjatuhkan ego, tidak menghargai diri kita… tetap saja berharga diri namun harga diri yang tanpa ego. Ya ini memang agak agak susah untuk di bayangkan, tapi jika kita jalankan maka kita akan paham bagaimana harga diri ini tanpa ego. atau kalau lebih mudahnya kita pertahankan harga diri namun kita lenyapkan harga aku kita. Bedakan antara harga aku dan harga diri, ya ini jelas beda.

baik secara teknis, kita hajar diri kita dengan terus menerus berdzikir nafas, dilain pihak kita hajar aktivitas kita dengan menjalankan amanah. dzikir nafas akan memposisikan diri kita dengan zero mind, kemudian menjalankan amanah akan membawa keadaan zero tadi untuk menerjang semua masalah masalah kerja dalam keseharian masalah masalah yang dapat menghambat kerja kita.

Jika belum bisa mengenolkan ego , prinsip yang bisa digunakan adalah work it, just do it… kerjakan dan lakukan…. samikna wathona… semoga dzikir nafas kita sadar Allah kita membawa manfaat dunia dan akhirat … sukses untuk kerja kita amanah amanah kita.

fana bukan hilang atau lenyap

wilayah fana dalam islam adalah wilayah kesadaran yang tidak ber ego atau kesadaran yang sudah tidak ada lagi ego tapi tetap masih ada yang namanya self. Ketika fana maka yang hilang adalah ego nya bukan selfnya juga. pemahaman ini berbeda dengan pemahaman umum tentang fana atau zero dimana benar benar hilang. kalau benar benar hilang maka dia akan potensial meninggalkan syariat. Nah ini yang salah dalam berspiritual, yaitu spiritual yang menghilangkan semuanya. Kalau saya menyebutnya itu adalah tersesat,

self tetap ada tapi sudah tidak berego, seperti bayi yang dirinya ada tapi tidak mengaku aku atau tidak ada ego. Islam sangat mengajarkan adanya ihlas, tidak sombong dengan perilakunya dalam bentuk sedekah saling menolong ini semua terwujud jika kita dapat menghilangkan ego kita.

untuk dapat menghilangkan ego caranya cukup mudah yaitu dengan menjalankan dzikir nafas. ya saya sudah buat panduannya anda tinggal mempraktekkannya. jika ini dilakukan dengan benar dan dilakukan dengan istiqomah maka akan dapat memasuki wilayah fana yaitu diri yang tidak berego.