Articles with zikir nafas

Ambil riset tentang Dzikir Nafas di Universitas Kebangsaan Malaysia

bertahun tahun saya mendambakan untuk bisa meneliti lebih mendalam tentang dzikir nafas alhamdulillah Allah mengabulkan. Saya akan belajar di malaysia kurang lebih 6 bulan khusus untuk mendalami bagaimana meneliti dzikir nafas agar bisa menunjukkan benar benar bahwa Dzikir Nafas sangat bermanfaat bagi kita. Terimakasih kepada UNiversitas saya UNiv Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan kesempatan emasi ini kepada saya, kemudian juga kepada kelurga terutama istri yang memberikan support untuk kemajuan dzikir nafas agar dapat diterima secara ilmiah. Kemudian seluruh Jamaah atas doanya, semoga riset saya dapat berjalan dengan lancar hingga selesai nanti. Terutama Jamaah dzikir nafas sadar Allah di malaysia, saya berharap kita bisa lebih belajar lebih mendalam lagi, sehingga sadar Allah melalui dzikir nafas ini dapat tersebar luas di negara Malaysia, dan semoga juga dari riset ini jamaah di malaysia dapat mengambil manfaatnya.

saya insya Allah berangkat tanggal 5 februari 2018, ambil kuliah sekitar 6 bulan dan menylesaikan riset nya sekitar 3 tahun. Siaran malam jumat tetap berjalan insya ALlah akan saya lakukan dari malaysia, dan aktivitas di WA saya tetap di no 081567722299, sehingga komunikasi dengan jamaah indonesia tidak terputus. Oh ya untuk lereng merapi nanti akan saya serahkan ke Pak Joko, Pak Widarto, pak Erwan Pak Agung, dan insya ALlah program lereng merapi tetap akan terus jalan. Untuk Padepokan bagi jamaah yang mau mampir ke padepokan patrap surakarta, silahkan di sana ada Pak Poyo mas Wahyu yang bisa menemani dan mengajarkan dzikir nafas sadar Allah.

baik, semoga amanah ini dapat saya laksanakan dengan baik dan bermanfaat untuk semua.

lagi lagi … kuncinya ada di lurus ke Allah

lurus ke Allah menjadi prioritas utama dalam hidup. Hidup di dunia kalau yang dipandang adalah permasalahan hidup maka akan menjadi masalah dan benar itu akan menjadi kenyataan yang tiada ujung…ujungnya sampai mati baru selesai itu masalah. melihat hidup yang di lihat adalah Allahnya saja, karena memang hidup ini dari Allah. Melihat Allah berarti melihat hidup dari sisi atau dari perspektif Allah, dan kita bisa melihatnya di al qura dan hadis, bagaimana kita di ajak untuk melihat hidup dari sisi Allah bukan dari sisi kita sendiri. Misalnya ayat yang menyebutkan bahwa masalah itu tidak akan membebani sesuai dengan kemampuan manusia, Nah kita diajak Allah untuk menyadari bahwa beban hidup itu tidak melebihi ukuran manusia. kalau kita melihat dari sisi Allah maka kita akan termotivasi untuk hidup jika kita melihat dari sisi diri kita sendiri maka hidup kita akan terasa sangat berat. karena pada dasarnya beratnya beban hidup itu tergantung dari persepsi kita. Semakin kita mempersepsi bahwa hidup itu berat maka akan terasa berat. Seperti misalnya ukuran panas atau suhu tergantung standarisasinya..jika menggunakan celcius mestinya berbeda dengan fahrenheit meski sama sama 70 derajat.

Maka agar beban hidup itu lebih indah bukalah al quran dan lihat bagaimana perspektif Allah dalam mengajak kita untuk melihat hidup. Di dalam al quran juga tersedia solusi solusi praktis dalam menghadapi hidup solusi itu ada lurus kepada Allah, ya lagi lagi saya harus menekankan pentingnya lurus kepada Allah apapun masalahnya. Orang yang lurus ke seperti air yang mengalir di tengah halangan bebatuan, dia tetap mengalir dan mengalir, dia tetap bergerak dan bergerak. ya Lurus ke allah akan memberikan energi hidup yang tidak akan mampu dihentikan oleh apapun. Jika kita memiliki keinginan atau cita cita maka luruskan ke Allah cita cita itu dan nanti allah akan gerakkan, dan jika Allah gerakkan maka tidak akan yang bisa  mencegah meski dihalangi. Ingat peristiwa ekstrim dari seorang bilal yang ditindih batu .. karena beliau lurus ke Allah maka batu sebesar itu tidak membuatnya meninggal.. beliau tetap lurus ke Allah dengan menyebut ahad ahad.

masih kurang bukti akan adanya lurus ke Allah? silahkan tanya pada jamaah dzikir nafas sadar Allah, yang telah mengamalkan dzikir nafas ini maka dia akan memberikan testimoni atau pengalaman yang benar benar membuktikan bahwa dengan lurus ke Allah ini akan menurunkan pertolongan Allah dan segala masalah lambat laun atau cepat akan mendapatkan penyelesaian masalah.

baik bukti sudah banyak sekarang tinggal menunggu apa lagi mari kita sama sama untuk lurus ke Allah dan ikuti perintahNya. Kita ingin hidup kita menjadi bahagia … sungguh beruntung mereka yang berdzikir sadar Allah dengan menyebut nama Allah dan ketika shalat…..

ayo tunggu apalagi segera kita luruskan ke Allah jiwakita semoga kita semua mendapatkan kemudahan dan mendapatkan pertolongan dari Allah

Dzikir nafas kami memang beda dengan yang lain

perbeadaan mencolok dari metode dzikir nafas yang kami amalkan adalah kalau kita mengikuti nafas sedangkan yang lain mengatur nafas. Sangat beda antara mengatur nafas dan mengikuti nafas, jika mengikuti nafas bertujuan menghilangkan kekuatan sedangkan mengatur nafas itu menghimpun kekuatan. Coba lihat metode dzikir nafas yang ada di dunia maya entah itu dari tarekat terlebih dari pencari kesaktian, pasti dzikir nafasnya mengatur nafas. memang kami bertujuan untuk menghilangkan keegoan sehingga kita belajar untuk menerima apapun termasuk menerima masuk dan keluarnya nafas. Bukan mengatur yang seolah menguasai.

perbedaan yang lain adalah di dzikir nafas yang lain adalah nafas sebagai tujuan. kalau kita tidak. Memang untuk awal kita menggunakan nafas tapi kalau sudah bisa sadar Allah maka kita tinggal gunakan sadar kita dan kita tinggalkan nafas. sama seperti kalau kita belajar quran melalui iqro, kalau sudah bisa membca al quran maka buku iqro kita tinggalkan. Nah ini berbeda dengan dzikir nafas yang lain yaitu selalu dan terus menerus menggunakan nafas.

dalam dzikir nafas yang kami jalankan tidak ada baiat, tidak ijazah atau yang lain tapi kalau minta ijin itu akan lebih baik bukan baik untuk saya tapi baik untuk yang menjalankan, minta ijin ini tidak wajib seperti yang ada di dzikir nafas lainnya. Namun ada syarat utama dalam menjalankan dzikir nafas versi kami yaitu niat harus benar benar ihlas niat harus benar benar ke Allah. tidak untuk mencari yang lain selain ke Allah, misalnya mencari penyembuhan, mencari kekuatan ghoib, agar bisa ini dan itu, agar bisa tenang agar masalah selesai.. dsb, tidak itu semua kecuali hanya kepada Allah.  Ya kalau diteliti memang ada bedanya dengan dzikir nafas lainnya.

baik itu sedikit perbedaan meski sedikit tapi itu pokok. Jika anda tertarik untuk mengamalkan dzikir nafas versi kami, kami siap untuk membantu jika pilih yang lain ya silahkan monggo saja …

dzikir-nafas-kami-beda

Semua pemahaman spiritual terangkum dalam “zero”

banyak yang dicirikan tentang Allah dalam quran maupun hadis. Semua akan dapat dipahami ketika kita berhasil masuk ke wilayah zero. Wilayah ini dapat kita latih dengan menggunakan dzikir nafas khususnya dzikir nafas level 4, ya tentunya untuk belajar kita harus melalui tahap tahap belajar dari level 1, 2 dan 3 selanjutnya masuk ke 4. Ketika masuk ke level 4 maka sifat Allah seperti Allah itu ahad, Allah itu meliputi segala sesuatu Allah itu ada diatas dan dibawah, kemana kita menghadap disitu ada wajah Allah dan pencirian lainnya. Semua akan dapat kita pahami kita kita bisa masuk ke wilayah zero.

wilayah zero yang saya maksud adalah bagaimana kita dapat melewati dimensi persepsi dan rasa. Dimensi persepsi yang di produksi oleh pikiran dan dunia rasa yang di produksi oleh hati. Ketika kita mampu memahami Allah yang tidak ada dalam pikiran dan rasa maka kita sudah masuk pada keadaan ZERO, dari sinilah kita bisa berinteraksi dengan Allah secara lebih Riil, secara lebih nyata dan respon Allah begitu nyata dan langsung.

baik tidak ada keadaan yang tanpa perjalanan, yang saya pentingkan adalah perjalanan kita menuju kepada Allah bukan teori puitif tentang spiritual fana… banyak orang yang menggambarkan wilayah spiritual ini dengan banyak teori yang membuat kita tambah bingung dan terasa di awang awang yang tidak dapat di jangkau oleh siapapun. Kalau bagi saya spiritual makrifat itu sederhana dan simpel cukup menggunakan kesadaran kita maka akan tebuka pintu pengetahuan dan alam KeTuhanan.

harapan saya dengan berdzikir nafas kita lebih mudah untuk masuk  ke wilayah zero sehingga lebih mudah memahami akan eksistensi Tuhan secara nyata .

tahapan berdakwah jamaah Sadar Allah

dalam berdakwah kita ajak terlebih dahulu orang untuk sadarAllah, ajak lah berdiskusi dengan baik, dari hati hati tentang hakikat iman kepada Allah SWT, sampaikan bahwa iman adalah dasar bagi kehidupan. Orang yang tidak punya iman kepada Allah maka dia akan mencari keimanan yang lain. Maka iman kepada Allah adalah hal yang sangat penting.

Setelah dia bisa memahami iman maka ajaklah dia untuk masuk ke pengerti apa itu iman, Iman adalah yakin adanya Allah percaya adanya Allah yang dekat.

setelah paham ajaklah dia untuk menyadari yang dekat tersebut dan mencobanya untuk menyebut menjalin komunikasi dengan Nya. Dengan menyebut disertai dengan kesadaran maka hati orang itu akan bergetar.

dari sinilah dia akan mengerti dan paham bahwa Allah memang benar benar ada karena setiap menyebut asmanya yang disertai kesadaran ada respon dan ada suatu balasan dari Allah.

nah dengan modal bukti bahwa Allah benar benar ada , yang bisa dubuktikan ini ajaklah dia untuk terus menerus mengenal Allah di setiap saat, ajak dia untuk selalu sadar Allah di setiap waktu. dari sini mulailah kita ajarkan metode Dzikir Nafas. karena dengan metode ini kita bisa menyadari dengan lebih mudah.

kemudian ajaklah dia untuk melakukan shalat dengan penuh kesadaran kepada Allah, nah benar saja jika ini dipraktekan maka akan ada respon Allah saat Allah. maka semakin dia menjalankan sadar Allah dalam setiap shalatnya maka akan semakin sia yakin akan ALlah SWT. Keyakinan yang terus menerus di pupuk ini nantinya akan membuahkan hasil. Hasil itu adalah surga baik surga dunia terlebih nanti surga akhirat.

semoga dakwah sadar Allah kita ini di mudahkan Allah dan mendapatkan ridhonya Amiin

tips belajar ke Allah bersama saya

pertama saya ucapkan selamat kepada anda karena sudah bersedia belajar bersama saya ke Allah. yang kedua saya doakan semoga kebersamaan kita selalu terjaga dengan terus sadar Allah. Siapapun yang belajar dengan saya harus memiliki tujuan yang sama  dengan saya yaitu ke Allah, karena ya saya saat ini sedang belajar ke Allah. Kalau tidak ke Allah biasanya terus istirahat, dan akan memilih jalan lain…. ya mungkin ada cara lain yang lebih cepat…. sebab ke Allah yang saya gunakan adalah sadar Allah dan caranya melalui Dzikir Nafas.

saya akan uraikan tips belajar bersama saya, pertama saya perkenalkan saya adalah seorang buruh di suatu perusahaan swasta… ini perlu diketahui sebab saya memang orang biasa bukan ulama bukan kyai apalagi syeh yang tidak perlu bekerja uang datang mengalir. Perjalanan hidup saya adalah pelajaran bagi saya dan pelajaran bagi semua siapa saja yang belajar bersama saya, harap ini tidak diperdebatkan … sebab setiap debat tidak akan saya tanggapi karena saya anggap masalah pengalaman pribadi adalah masalah subjektivitas. Yang namanya belajar bersama dengan orang yang sedang belajar tentunya harus saling memahami bahwa jika ada kesalahan .. itupun juga merupakan pelajaran.

kemudian, cara belajar saya ke Allah agak berbeda mungkin sangat berbeda dengan yang ada sekarang dimana semua menggunakan baiat kalau dengan saya tidak, kalau diwajibkan dengan berbagai amalan ditempat saya tidak, cukup sadar Allah dan jalankan semua perintah Allah sudah cukup, Tidak ada makelar atau broker antara manusia dengan Allah, jadi kalau ditempat saya kita akan belajar langsung kepada Allah tidak melalui wasilah apapun. perbedaan cara belajar ini tentunya harus anda sikapi dengan sikap menerima kalau anda belum siap dengan hal ini sebaiknya anda pikir lagi sebelum anda belajar dengan saya, dari pada kecewa di tengah jalan.

apa yang saya sampaikan adalah hasil ke Allah, dalam belajar saya meninggalkan hati nurani, budi pekerti atau budi luhur, tapi saya beralih ke ilham taqwa yang parameternya jelas yaitu quran dan sunah. jadi nanti anda jangan kaget kalau saya menulis sesuatu yang tidak sesuai dengan budi halus anda … budi luhur anda  atau hati nurani anda sebab memang saya tidak mengguankan hal tersebut.

belajar dengan saya intinya harus sefrekwensi dan satu tujuan yang sama …

jika memang di tengah jalan anda terpaksa keluar dari majelis saya ini sebisa mungkin anda pamitan persis ketika anda minta ijin saya untuk masuk dalam majelis ini… ya ini untuk menjaga silaturahnmi saja…. sehingga meski beda frekwensi dan tujuan masih tetap bersilaturahmi.

jika anda sudah benar benar mantab kemudian berlatih rutin dan siap naik kelevel atasnya yaitu level da’i maka anda akan saya latih sebagai dai yaitu orang yang turut serta mengajarkan sadar Allah dengan DN dan patrap. ini merupakan level kedua setelah anda menjadi pembelajar. ya belajar dengan saya hanya ada dua level yaitu level pembelajar dan kedua adalah level Dai.

ok saya kira demikian …… maaf jika kurang berkenan.

Pelajaran dan petunjuk Allah

Allah tidak mungkin memberikan pelajaran kepada kita yang aneh aneh. Pelajaran dan petunjuk Allah pasti bermanfaat untuk kehidupan kita baik di dunia ini maupun nanti diakhirat. ketika kita mendekat ke Allah menggunakan cara DN maka Allah langsung memberikan pelajarannya dan petunjukNya yang terletak pada pikiran dan emosi kita.

ketika kita mendekat ke Allah kita amati pikiran kita dan perasaan kita. jika kita belum merasakan coba amati lebih halus lagi. apakah ada perubahan peikiran dan perasaan. misalnya ketika dzikir apakah ada pikiran jahat yang masuk? tentunya ini menandakan bahwa Allah memberikan petunjuk untuk tidak berbuat jahat karena orang berbuat jahat pasti kepikiran jahat. contoh lain perasaan, bagaimana perubahan perasaan kita ketika mendekat ke allah tambah tenang relaks ? jika ya maka itulah pelajaran dan petunjuk dari Allah, yaitu kita diajari tenang dan di beri petunjuk untuk tenang.

ya… jangan berpikir tentang pelajaran dari Allah itu seperti pelajaran ilmu yang aneh atau petunjuk Allah tentang sesuatu misalnya tentang keadaan orang lain, tentang nasib atau lainnya, yang sebenarnya itu kurang memberi manfat apa apa. kalau misalnya kita mengetahui nasib orang lain apa manfaatnya untuk kita? apa manfaatnya untuk kehidupan akhirat kita… tapi coba bandingkn dengan pelajaran tenang dan pelajaran relaks manfatnya banyak kan, bisa kita pakai untuk shalat bisa kita pakai untuk kehidupan sehari hari. Coba kalau hidup kita tenang pasti akan hidup akan lebih menyenangkan.

baik jadi pelajaran dan petunjuk Allah ini sangat sederhana sangat simpel tapi manfaat untuk diri kita sangat besar. maka mari kita pelajari lagi apa apa yang sudah diberikan Allah dalam ber DN ini.

Dzikir Nafas itu tidak mencari yang apa apa

Menarik berbagai pertanyaan sharing dan pengalaman yang disampaikan rekan rekan sahabat pada saat pertemuan silaturahmi ke empat di padepokan patrap surakarta kemarin. Mungkin sebagian tertawa, bingung, atau bahkan terkejut mungkin juga kecewa ketika dalam ber DN kita tidak mencari apa apa… bahkan yang kita cari adalah yang bukan apa apa. kalau ketemu dengan apa apa berarti itu bukan yang menjadi tujuan kita atau yang kita cari.

tentunya hal ini bagi yang benar benar mencari kebenaran akan Allah menjadi menarik, sebab Allah memang bukan apa apa, kalau apa apa tentunya bukan Allah. Pada taraf kita mencari Allah belum menemukan yang bukan apa apa itu menunjukkan sifat Allah yang ghoib tapi bagi rekan rekan DNers yang sudah menemukan yang bukan apa apa berarti sudah menemukan bahwa Allah bersifat dzahir bukan lagi ghoib.

Konsep menemukan yang bukan apa apa ini lah perjuangan yang tidak akan berhenti …. dan inilah unik dan menariknya belajar DN. ketika orang berspiritual berharap bisa menemukan ini dan itu justru dalam DN tidak demikian tapi memiliki tujuan untuk tidak menemukan yang bukan apa apa.

ketika saya menjawab pertanyaan pertanyaan seputar pengalaman DN, jamaah DN menjadi lega karena memang bukan pengalaman yang menjadi tujuan, bagi yang banyak pengalaman pun juga lega karena penjelasan saya mengarahkan kepada yang bukan pengalaman sehingga tidak terjebak pada pengalaman.

faktor kegagalan belajar DN karena masih mencari yang apa apa.. misalnya DN mencari bahagia, DN mencari solusi hidup, ber DN mencari ketentraman, bahkan DN mencari kesaktian… semua itu adalah “apa apa”. sekali lagi kita mencari yang bukan apa apa.

Dalam belajar Dzikir Nafas kita tidak mencari apa

 

mengedepankan rasionalitas dalam mendekat ke Allah

Bagi anda yang mengedapankan rasionalitas dalam segala hal, dalam hidup anda, dalam setiap apa yang anda hadapi termasuk dalam hal ini dalam hal mendekat ke Allah maka saya ajak anda untuk berjalan bersama ke Allah dengan cara yang sangat rasional. Saya tidak akan memfokuskan pada pengalaman pengalaman spiritual sebab itu akan membuat anda semakin sulit untuk ke Allah. Anda tidak akan terasa terhijab dengan berbagai keanehan dan kegaiban padahal sebenarnya hal itu harus anda hindari.

Ke Allah merupakan jalan panjang yang penuh sensasi

Ke Allah merupakan jalan panjang yang penuh sensasi… sensasi ini harus kita tinggalkan…. sudah banyak pengalaman saya memiliki murid yang awalnya dia selalu mencari sensasi … selalu ingin bisa mendapatkan hal hal ghoib selama belajar DN… dan ditengah jalan akhirnya dia merasa tidak cocok dengan saya, merasa dirinya kecewa dengan saya karena dia telah overestimate dengan saya bahwa saya orang sakti, bisa menyembuhkan dan bisa sakti …Bukan saya hanyalah orang biasa yang sedang berjalan menuju kepada Allah. Hal yang sangat saya harapkan adalah kedekatan saya dengan Allah semakin dekat dan semakin dekat. Saya tidak memperhatikan dan saya tidak bangga dengan hal hal yang bersifat kesaktian dan sejenisnya.

Saya lebih sesuai dengan hal hal yang rasional, makanya saya juga berani mengajarkan dzikir nafas tanpa baiat dan tanpa syarat apapun meski banyak orang yang mengkhawatirkan… nanti sesat lah nanti kemasukan jin lah dan lain sebagainya… tapi bagi saya, saya mengajarkan dzikir nafas adalah sangat rasional dan sangat qurani, sangat sesuai dengan tuntunan Nabi SAW. Dan rasionalitas yang saya kedepankan ini ternyata terbukti.. bahwa semua sunatullah adalah rasional… tidak ada jamaah dzikir nafas yang kerasukan jin, tidak ada yang tersesat malah merasa semakin dekat kepada Allah, terjadi perubahan akhlak sesuai akhlak Nabi… dan pengalaman ke arah yang membawa kepada ketakwaan.

Saya khawatir jika dzikir nafas ini terlalu banyak pengalaman yang tidak membawa takwa misalnya bisa menyembuhkan, bisa untuk ngisi akik, bisa ngrogo sukmo bisa ini dan itu tapi tidak membawa takwa… khawatir saya … karena hal -hal yang demikian dapat membawa ke arah jauh dari Allah. membuat proses ke Allah jadi berhenti dan stagnan pada keghoiban dan kesaktian.

Kalau anda masih ingin belajar ke Allah bersama saya maka siapkan niat anda bahwa anda jangan berharap apa apa selain mendapatkan Allah. inilah frekwensi yang saya gunakan. jika anda tidak sama dengan frekwensi ini maka saya jamin ilmu saya tidak akan masuk dan anda akan jenuh… dan akhirnya anda akan meninggalkan majelis dzikir nafas. Tapi jika frekwensi sama maka dimanapun anda, kapan anda tetap akan bisa nyambung , bahkan pengajaran Allah yang saya terima secara langsung akan memvibrasi anda juga karena frekwensinya sama.

Baik mari kita perbaiki diri kita masing masing, kita niatkan hati kita jaga ihdina shirattal mustaqim…. jangan toleh kanan kiri lurus saja ke Allah.

Belajar hipnotis menggunakan Dzikir Nafas wilayah 4

Belajar DN di level 4 kita akan berada di wilayah alam supra sadar secara sempurna. Kekuatan kekuatan yang ada di alam ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan kekuatan level dibawahnya. Setiap pencapaian spiritual memilki suatu kekuatan tertentu. Hipnotis sebenarnya mainan saja untuk wilayah 4 ini, tapi sekedar pengetahuan atau bonus bagi kita yang sudah mencapai level 4, akan saya sampaikan bagaimana dapat menggunakan kekuatan ini tentunya untuk kepentingan kepetingan praktis kita.

di dalam hipnotis biasanya kita menggunakan kekuatan bawah sadar kita sendiri untuk menghipnotis orang lain. Nah dalam hal ini kita tidak menggunakan alam bawah sadar kita untuk menghihopnotis orang lain namun menggunakan kekuatan atas sadar kita, atau supra sadar atau atau super sadar kita.

Pada wilayah level 4 dzikir nafas kita mengakui secara sempurna akan Dzat Allah, kita tiada dan yang ada hanya Allah. Bagaimana kita bisa menghipnotis pada wilayah ini sedangkan kita tiada… ini satu permasalahan menarik tentunya. Ya kita tiada…namun yang tiada adalah ego kita, self kita masih. Diri kita masih yang tiada adalah keakuan kita. nah dalam hal ini diri yang sadar ini kita menyadari akan keberadaan Allah, ke Aku an Allah. caranya tinggal kita pasrahkan diri kita kepada sesuatu yang lebih tiada lagi untuk masuk berserah pada keadaan “Allah mengabulkan doa hambanya”.  disinilah sifat kun fayakun dimasuki dengan sikap berserah kepada Allah total.

lihat nanti ada reaksi pada orang yang dihipnotis. saya tidak bisa memprediksi akan seperti apa namun proses keadaan itu akan berjalan.

mohon bagi yang tidak paham atau belum masuk wilayah 4 untuk memby pas tulisan saya ini. bagi yang sudah silahkan dipraktekan.

Setiap pencapaian spiritual memilki suatu kekuatan tertentu