Terbebas dari ruang dan waktu

Kesadaran kita dapat meningkat salah  satunya terbebas dari ruang dan waktu, ini bukan khayalan atau sekedar imajinasi. Kesadaran yang bisa melampoi ruang dan waktu dapat di capai dengan bertauhid dengan benar. Allah adalah destinasi akhir dan segalanya. Destinasi atau tujuan ini bersifat tidak sama dengan apapun. Kesadaran akan “laisa kamitslihi syaiun” ini akan membawa kepada loncatan kesadaran yang bisa melewati ruang dan waktu. Kesadaran pada tahap ini akan membawa kepada keadaan pikiran dan perasaan bahwa kita ada tapi tidak dimana mana dan ada pada waktu kapan. Yang ada adalah disini dan saat ini. Ketika disini berarti kita terbebas dari ruang karena tidak di bumi atau dimanapun, “sekarang” berarti terbebas dari masa lalu dan masa depan.

tentunya keadaan ini sangatlah membahagiakan dan menenangkan kita, dimana kita tidak lagi dipengaruhi lagi oleh keadaan masalalu dan keadaan disuatu tempat. keheningan yang dicapai dalam keadaan ini akan membawa dampak tauhid yang sangat kuat pada pelakunya. Pelaku akan memahami betapa Allah itu maha luas tak terbatas, maha tunggal yang meliputi segalanya, dan keadaan keadaan tauhid lainnya yang semakin menguatkan akan eksistensi Allah SWT.

keadaan terbebas dari ruang dan waktu ini dapat dicapai melalui metode dzikir nafas, kita dapat melatihnya dengan menggunakan nafas kita seebagai tool atau cara mendapatkan kesadaran ini. Dalam dzikir nafas setiap keluar masuknya nafas kita arahkann kepada Allah yang tidak sama dengan apapun, semakin diarahkan ke sana maka semakin dalam kita terbebas dari keadaan ruang dan waktu Jika anda tidak percaya dengan tulisan saya ini anda dapat membuktikan dengan mempraktekan dzikir nafas. baik selamat mencoba dan mempraktekannya.

Kesadaran bahwa Allah tidak sama dengan apapun akan

5 thoughts on “Terbebas dari ruang dan waktu

  1. Ass Wr Wb.
    Alhamdulillahi Rabbal ‘Alamin.Terimakasih banyak pak Setiyo atas pencerahannya. Ini sangat bermanfaat bagi kami dalam mencapai keadaan yang BENAR tersebut. Memang tidak mudah mencapainya, tetapi seperti kata Bapak “yaa harus dilatih secara terus menerus sampai mendapatkannya”. Amien YRA. Insya Allah. Wah, kalau ilmu sudah dibuka begini oleh ahlinya, ini benar-benar bahwa “Islam menjadi Rahmatan Lil ‘Alamin”. Semoga bapak terus dapat mengajari kami yang awam ini via tulisan2 bapak, sehingga bagi yang masih belum sempat datang ke Padepokan dapat mempelajari Dzikir Nafas ini dengan baik & benar. Barakallah pak Setiyo. Wass wr wb.

    • waalaikum salam wr wb, Pak Rizul insya Allah kita sama sama belajar Pak, semoga kita semua dimudahkan Allah untuk selalu mendekat kepda Nya. dan terimakasih doanya semoga Bapak sekeluarga juga demikian

  2. assalamualaikum
    salam kenal Pak Setiyo , saya tertarik dan sudah mencoba sedikit mohon bimbingannya.

    • waalaikum salam wr wb , insya Allah Pak Silahkan baca baca artikel saya tentang tatacara DN di blog ini Pak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *