Testimoni peserta dzikir nafas

Terimakasih Pak Pur, ternyata makna kalimat tiada daya upaya kecuali atas izin allah letaknya dinafas, tak sanggup untuk menahan laju kehidupan yang allah kehendaki, kita hanya menunggu untuk pulang kembali pada allah.wassalam bismilahi allahu akbar ,huu…allah
Bp saiful aceh

Alhamdullilah,makasih pak pur,saya dan istri betul” menikmati zikir nafas barusan,sempat beberapa teman ikut,alhamdullilah juga mendapat nikmatnya,semoga allah membalas kebaikan pak pur ini.amin ya allah.
Bp Indra Banten

Alhamdulillah terasa sakinah dan badan terasa ringan dan segar,
namun rasa sadar sambung ke Allah blum maksimal,
mungkin msih perlu istiqomah dlm berlatih dzikir nafas

dan satu lagi yg menggembirakan, ktika sy ingat dan mlakukan dzikir nafas (stlah latihan td mlm), ketenangan itu terasa lg, sperti me recall ap2 yg terasa saat dzikir nafas berjamaah

trimakasih banyak pak, kepingin banget bisa tiap malam berdzikir bersama, wlau brbeda tmpat namun ruh kita terasa sambung.

Assalamualaikum….saya menceritakan apa yang saya alami mas, 10 menit pertama sy bisa menikmati proses menyadari nafas, menit berikutnya sd menit ke 30 saya terasa ngantuk mas…jd sy merasakan kurang menikmati, setl menit 30 sy merasakan ada yg hangat dan sensasi (tanpa sy bayang2kan) apakah sy sdh dlm track yg benar mas, mhon arahannya. Syukron
Dari Arif surabaya

Awal dzikir tubuh merasakan getaran cukup kuat, keluar masuk nafas hu Allah dgn otomatis, kmdan diam-hening, lalu ngantuk berat sampai tidur. Tks mas Pur.
Bp Ronald

Semoga testimoni ini lebih membuat kita bersemangat melakukan dzikir nafas

image

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

19 thoughts on “Testimoni peserta dzikir nafas

  1. Ass Pak Pur, bagaimana membedakan “Ilham” yang datang dari Allah dengan “Ilham ” yang datang dari hasil lamunan/ rekayasa. Sering saya mendapatkan pemberitahuan dari dalam hati yang begitu membuat semangat di kala saya sedang sedih, atau terasa buntu.
    Saya tunggu balasannya Pak Pur, insyaallah minggu depan saya ingin mengikuti Dzikir Nafas. Mohon doanya.

    Wasssalam,

    • waalaikum salam wr wb
      mudah bu jika kita sudah pada kesadaran ruhani maka kita akan tahu mana ilham baik dan mana yang dari nafsu

      salam

  2. Ass Pak Pur, bagaimana caranya jika saya ingin membeli CD kumpulan ceramah Ust Bpk Abu Sangkan Ensiklopedi Islam Metro Tv,?

    Wassalam,

  3. ada yang lain memang… huuuu… Allah…. agak berat….. apa karena otak masih mendesain kata huu dan Allah sesuai aliran masuk keluar nafas… sementara disisi yang lain saya harus menyadari Allah.. agak sulit saya menceritakannya, semoga pak pur dapat memahami kesulitan saya dan ada pencerahan baru….

    • coba bapak ikuti keluar masuknya , pertama lakukan dengan relaks, ikuti dulu nafasnya setelah ok, baru ikuti dengan dzikir. semoga lebih mudah pak

  4. yang belum sanggup menahan dorongan pegal untuk merubah posisi jasad dari satu bentuk kebentuk gerakan lain yang terus memaksa itu terjadi sekitar setelah satu jam duduk tanpa bergerak sedikitpun kesadaran meyadari allah dengan memperhatikan masuk keluar nafas disertai huu allah, setiap memperhatikan nafas langsung dalam hati keluar huu allah..terimakasih Pak Pur.

    • harus sabar pak saiful, kalau sudah terjadi asosiasi antara nafas dan dzikir maka akan terjadi otomatisasi dzikir

  5. Assalamu’alaikum wr.wb
    Terimakasih Pak Ustad atas SMSnya dzikir nafas sudah saya praktekan disaat mau tidur dan tentunya berwudlu dulu dan baca sahadat serta sholawat nabi saw, Huu… Allah, Huu… Allah dst dess … tidur lelap dah, setelah terjaga dari tidur seperti ada dorongan dan hati /jiwa saya lalu bertasbih yang bacaannya ” Subhanallah wal hamdulillah wa laailaha ilallahu Allahu akbar laahaula wala kuata ilabillahil’aliyil ‘adhim” dan bacaan tasbih itu dengan entengnya saya ucapkan terus dan terus ( dalam hati )
    Maaf Pak Ustad waktu saya mendapat bimbingan patrap dari Pak Ustad Abu Sangkan dengan membaca lafat Ya… Allah, Ya….Allah untuk silatun ke Allah saya praktekan juga tanpa saya sadari pada titik ……. lafat itu berubah menjadi lafat tasbih yang tersebut diatas dengan entengnya lafat Ya… Allah berubah menjadi lafat Tasbih tsb diatas yang keluar dari hati / jiwa saya, saya penasaran, saya dzikir lagi dengan mulai lafat Alhamdulillah…. pada titik……. lafat itu berubah lagi dengan lafat Tasbih tsb diatas,
    saya coba dzikir lagi dengan mulainya dengan lafat Astifirullaohar’adhim pada titik……lafat itu berubah lagi ke lafat Tasbih tsb diatas.
    Maka mohon pencerahannya Pak Ustad bagaimana dengan dzikir saya itu..?
    atas pencerahannya saya mengucapkan banyak terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr.wb

    • WAALAIKUM SALAM WR WB
      terimakasih Pak Busroni. ketika kita sambung dengan dzkir kepada Allah maka sambutan itu akan kita terima, sambutan itu bisa berupa tuntunan dzikir yang kita baca. jadi dzikir tasbih yang alami itu adalah tuntunan dari Allah swt, jadi ikuti saja hingga selesai. semoga Bapak selalu mendapatkan tuntunan dari Allah amin
      salam

  6. Assalamu’alaykum wr.wb
    Apakah ada batasan umur untuk.melakukan dzikir nafas?
    apakah memakai baiat?
    tepatnya tempat untuk dzikir nafas dmn?
    Afwan terlalu banyak bertanya.

  7. Assalamualaikum pak setyo.

    sudah lama, saya meyakini bahwa zikir itu bisa menentramkan hati dan metoda paling cepat dalam ma’rifat kepada Allah. masalahnya sebagai orang awam kadang-kadang masih susah untuk menjaga kesadaran agar tetap sinambung pada Allah.

    salah satu metoda yang saya pernah coba adalah dengan tasbih, bukan sebagai hitungan, tapi sebagai penjaga kesadaran aja, bahwa saya sekarang sedang zikiran, dan fokus pada aktivitas zikir itu. Tapi kadang kalau metoda ini agak susah bawa2 tasbih terus.

    Dan ternyata dengan metoda nafas sebagai alat bantu kesadaran ini jadi lebih gampang.

    Satu hal yang saya jadi paham adalah maksud dari kawan2yang sudah lebih dulu zikir, bahwa zikir harus tinggalkan wilayah rasa dan wilayah akal. tadinya kalimat ini sangat absurd sekali, tapi begitu saya praktek zikir nafas saya jadi tahu apa maksudnya.

    Terimakasih pak Setyo, mohon dibimbing terus.

  8. Terima kasih Pak Ustad dengan dzikir nafas ini Allah membimbing kepahaman dalam kesadaran kita bahwa sungguh makhluk itu semua dalam kondisi diam tak bergerak dan tidak mempunayi kehendak serta hampa ( fata murgana/kosong ).
    Mereka ( makhluk ) ada karena ada yang mengadakan, bisa bergerak karena ada yang menggerakan,punya kehendak karena ada yang menghendaki.
    Siapa Dia…? Dialah Yang Maha Agung,Yang Maha Gerak,Yang Maha Berkehendak,Yang Maha Dekat dengan makhluk-Nya, Yanga Maha Meliputi segala sesuatu dan Yang Maha segala Maha. Yang menamakan Diri-Nya ” ALLAH ”
    Terimakasih Allahku, terimakasih Pak Ustad sekali lagi, salam.

  9. Sangat menarik membaca ulasan seputar zikir nafas ini, sebetulnya sudah lama saya mendengar penjelasan dari para guru spiritual tentang manfaat dari zikir nafas ini yaitu sebagai sarana untuk mendekatkan diri pada Allah SWT, sarana untuk membersihkan rohani dari kotoran2 jiwa bahkan juga dikatakan mampu membangkitkan potensi spiritual kita jika dilakukan dengah ikhlas. yang saya tanyakan pada Bpk. Setiyo dari lafaz dzkir nafas sendiri banyak versi yang saya ketahui diantaranya: Huu Allah, Allah Huu, Allah Allah. Kalau saya pribadi sebenarnya lebih cocok dengan lafaz dzikir Allah Allah, bagaiman pendapat anda kalau saya mempraktekkan dzikir nafas ini menggunakan lafaz Allah Allah, bukan Huu Allah, apakah ada bedanya? terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  10. Assalamu ‘alaikum Ustadz……Alhamdulillah beberapa Tahun ini saya slalu melaksanakan zikir Nafas,,,,tapi saya dag tau pas nya itu yg mana,terkadang Narik Nafas Allah dan keluar Nafas Huu,dan Terkadang Narik Nafas Huu dan keluar Nafas Allah…saya Mohon Bimbingan nya Ustadz yg tepat nya itu gimana????,,,,saya Takut klo saya itu salah karna bolak-balik gtu….

    • waalaikum salam wr wb pada dasarnya sama saja Pak, tinggal yang nyaman yang mana ….tapi kalau saya keluar nafas Allah masuk nafas Huu itu yang saya rasakan sesuai Pak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *