tetap lapar di malam ramadhan

jarang kita kelaparan di malam bulan ramadhan, malah sebagian besar kita kekenyangan. Perut terasa tidak penuh penuh, lapar sedikit makan,  lapar sedikit makan. perut kekenyangan merupakan akibat dari pengertian “buka puasa” yang menjerumuskan pada pelampiasan hawa nafsu. kalau kita memahami bahwa buka puasa dikembalikan kepada makna yang sebenarnya yaitu ifthor yang berarti fitrah atau suci maka tibanya adzan magrib tidak menyebabkan kita dalam keadaan puasa meski sudah diperbolehkan makan.

tetap lapar di malam ramadhan memang tidak mudah, karena biasanya makanan berlimpah ruah, seolah hawa nafsu mendapatkan tempatnya untuk beraksi. pernahkah kita mencoba sholat taraweh dengan keadaan perut lapar, dan tenggorokan masih haus. jika kita melakukannya dengan keadaan lapar maka tentunya akan memudahkan kita mengaktifkan Ruh dalam sholat tarweh, dalam itikaf dan ibadah lainnya.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

5 thoughts on “tetap lapar di malam ramadhan

  1. Tapi ketika adzan kita tetap harus berbuka dulu ya pak ustadz? dalam arti minum sekedarnya aja(hanya untuk membatalkan puasa).

  2. Apa yg pak ustadz maksudkan,dg ttp merasa lapar disaat malam ramdhan dan hanya makan sesuai “kebutuhan” utk kekuatan fisik saja nafsu akan tetap dibiasakan tetap “terkendali ” seperti di siang hari..,shg bila hal itu dilakukan selama 1 bulan penuh di bulan ramadlan,maka akan jadi kebiasaan positip yg bs meresap hingga sampai ke sel2 DNA kita,shg makna kembali ke fitrah akan lebih mudah digapai..ini share saya ustaz..jd mohon maaf ,kalo keliru mohon koreksinya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *