Tetapkan Allah menjadi tempat meminta bukan yang lain

Ketika kita bertakbir, mestinya kita akan paham bahwa Allahlah yang maha besar, ketika sudah ada kebesaran Allah dalam hati kita maka kita akan menetapkan Dialah yang akan kita mintai pertolongan.  Jika kita masih minta tolong kepada Jin malaikat dan lainnya, maka dalam hati kita masih ada kebesaran selain kebesaran Allah SWT. Kalimat takbir yang kita ucapkan harus benar benar meresap sehingga Allah menjadi benar benar akbar dalam diri kita, tapi jika tidak meresap kebesaran Allah maka kita akan terdorong  untuk meminta bantuan selain Allah. Sikap tauhid yang lurus ke Allah tidak terlepas dari seberapa kuat iman kita kepada ALlah. Kalau kita masih meminta bantuan jin atau malaikat maka Iman kita lemah, atau bahkan Iman kita tidak benar karena masih ada selain Allah dalam keyakinan kita.

Jiwa kita yang lurus akan membimbing kita untuk meminta hanya kepada Allah. jiwa kita akan terbimbing untuk meninggalkan seluruh jin yang mungkin sebelumnya kita ajak untuk menolong kita. Jin dengan perjanjian tertentu bisa kita ajak untuk menolong kita. Syaratnya pasti aneh aneh. Ada yang dipasang susuk di tubuh kita, ada yang pakai batu akik, ada yan pakai keris, ada yang pakai mantra mantra al quran…. dan lainnya. Sebenarnya perjanjian itu untuk mengikat agar kita sulit keluar dari ikatan kemusyrikan yaitu menyukutukan kepada Allah. Sebenarnya tanpa perjanjian ini dan itu pun Jin bisa memberikan bantuan. Tapi dengan mau diberi bantuan lama lama kita akan tergantung kepada jin nah kalau sudah tergantung maka ini sudah syirik. Maka banyak para Nabi dan Rasul menolak bantuan Jin dalam bantuk apapun. Jadi kita minta bantuan atau menyamnggupi perjanjian itu, kita sudah menodai syahadat yang kita ikrarkan kepada Allah SWT. Tuhan kita jadi dua yaitu Tuhan Allah dan Tuhan Jin. naudzubillah.

kalau di logika kenapa juga kita pakai Jin malaikat atau mahluk ghoib lainnya, Padahal Allah sudah menawarkan diri “mintalah kepadaKu”. berarti memang dalam hati kita ini tidak ada keimanan. Iman kita lebih condong kepada Jin dari pada kepada Allah SWT. Lebih tidak masuk akal lagi dan ini sangat aneh ketika kita menyembah kepada Allah tapi mintanya tidak ke Allah tapi ke Jin atau malaikat. Padahal sekali lagi bahwa Allah sudah menawarkan Diri, yaitu iyyakana budu, wa iyyakanastain. sembahlah Aku dan mintalah tolong kepada Ku. seharusnya kita menyembah hanya kepada Allah tapi minta tolong juga kepada Allah bukan kepada yang lain.

Budaya kesaktian para leluhur kita, seharusnya menjadi pelajaran bahwa mengandalkan Jin dan malaikat tidak akan memenangkan perlawanan terhadap penjajah belanda. Kalau memang para leluhur kita sakti dengan mengandalkan jin dan malaikat pasti penjajah belanda tunggang langgang. Jadi kesaktian kesaktian yang berasal dari Jin ini harus kita tinggalkan kita ganti dengan kesaktian kesaktian yang murni pertolongan dari Allah. Kita lihat bagaimana perang Badar yaitu peperangan kaum muslim yang jumlahnya 313 dan kaum kafir yang ribuan…. kenapa kita bisa menang, karena Rasulullah menanamkan bahwa nanti kalau maju perang banyak banyaklah sebut nama Allah… itu berarti bahwa peperangan itu memang mengandalkan Allah bukan malaikat, meski malaikat dengan ijin Allah membantu pasukan muslim, tapi umat islam tidak minta bantuan jin dan malaikat tapi benar benar lurus ke Allah.

Saya pernah mempelajari sejarah bagaimana sunan Gunung Jati melatih para pemuda untuk berperang. Saya pelajari Beliau mengajarkan Gerak Silat Reflek dimana gerak reflek itu dihasilkan karena lurusnya Ke ALlah, Bukan karena gerak yang karena minta bantuan jin. Dan gerak ini pada Jaman Sunan Gunungjati Gerak reflek lurus ke Allah, ini dgunakan untuk peperangan. jadinya Pasukan Beliau menang.

dan masih banyak kisa kisah sejarah para wali yang menggunakan pertolongan hanya kepada Allah dan bukan menggunakan pertolongan jin dan malaikat. Dan saya lihat jika ada yang minta pertolongan jin biasanya kesaktiannya untuk tontonan saja misalnya kebal kebalan, makan beling, pemanggilan jin, dan tontonan lainnya yang itu hanya budaya bukan merupakan suatu kegiatan spiritual. ya bagiamana mau spiritual kalau mintanya kepada jin.

maka mari kita luruskan akidah kita jangan sampai kita terjerumus ke dalam lembah kesyirikan. dan yang mungkin sekarang ada yang masih minta tolong jin segera taubat dan beralihlah hanya minta tolong kepada Allah. Jin nya ndak usah di usir usir dari diri kita cukup kita switch saja keyakinan kita dari JIn ke Allah.