The Power of Ikhlas

Seorang Ibu mampu menggendong anaknya dengan membawa beban di atas kepala (seperti gambar dibawah )

kekuatan ikhlaas

power of ikhlas

Sekarang kalau kita lihat kekuatan ibu ini dari mana dia kuat berjalan jauh dengan membawa beban? Jelas kekuatan ibu ini bukan pada fisiknya, kalau hanya fisiknya pasti dia sudah kelelahan. dan tidak kuat berjalan jauh.

ada kekuatan diri yang bukan fisik yaitu kekuatan jiwa , seperti ibu ini perbuatan cinta kepada Anaknya yang merupakan perbuatan jiwa menyebabkan kekuatan jiwa yang mampu memvibrasi jasad/tubuh ibu ini sehingga mempengaruhi kekuatan jasad. tentunya berbeda jika ibu ini tidak memiliki kecintaan kepada anaknya maka jiwa nya tidak berbuat apa apa sehingga menggendongnyapun tidak kuat lama.

Asal power ini berasal dari jiwa , cinta, benci, dendam, marah semuanya menimbulkan kekuatan.

kalau kita membahas tentang ihlas berarti yang kita maksud adalah kekuatan yang bukan dari jiwa tapi dari Ruh. yaitu ihlas lillahi taala. sangat berbeda ihlasnya jiwa dan ihlasnya Ruh. caranya berbeda, keuatannya juga berbeda.

insya Allah materi ini akan saya sampaikan di kajian buka bersama di solopos. yang jelas baru teori belum praktek.

bagi pembaca blog ini, silahkan di search tentang ihlas di blog saya insya Allah isi materinya hampir sama.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

4 thoughts on “The Power of Ikhlas

  1. Assalamualaikum wbt,
    Alhamdulillah,

    Saya baru sadari rupa-rupanya ikhlas itu bukan hanya setakat ikhlas dari dalam jiwa sahaja namun ikhlas juga dari ikhlasnya Ruh.Maknanya di sini Ustaz ,ikhlasnya Ruh itu ialah ikhlas mengikut MauNya Allah dalam penglihatan Ruh?Terima kasih

  2. Saya jg setuju pendpt bu fida..(Salam kenal ibu..)..saya pernah mendapat wejangan dari seorang guru,semestinya kita ini ikhlas mengikuti kuasa dan kehendakNya dlm melangkah,trmasuk dlm beramal…trnyata inilah maksudnya..ikhlas mengikuti ruh yg dikehendaki Allah utk melakukan “sesuatu”..otomatis jadi ikhlas lillahi ta’ala tanpa ada muatan nafsu ingin mendapat pujian/riya’,karena kita berbuat sesuatu atas dasar mengikuti ruh yang tunduk patuh berserah pada Allah..subhanallah…tima kasih pak pur…saya jadi makin tahu tentang makna ikhlas yg sejati…

  3. Assalamualaikum wbt,

    Maaf saya Ustaz. Terima kasih kepada Bu Alistya Setyani dan salam perkenalan juga..Ikhlasnya RUH adalah ikhlas semata-mata Hanya kerana ALLAH dan ikhlasnya jiwa adalah setakat sesama manusia sahaja. Ikhlasnya RUH sudah tidak berharap apa apa balasan meskipun syurga,darjat dan kemuliaan melainkan NOL….berserah kepada ALLAH..Seperti bayi ..ikhlas mengikut fitrah.Alhamdulillah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *