keyakinan kita kepda Allah jangan sampai membuat kita lebih mengandalkan keyakinan kita dari pada mengandalkan Allah itu sendiri. kita tidak bisa mengandalkan diri kita dengan yakin kepada Allah dari pada Allah sendiri sang Maha Mutlak. seringkali kita tidak bisa membedakan mana keyakinan kepada Allah dengan Allah itu sendiri. jika kita merasa keyakinan kita gagal misalnya dalam berdoa maka berarti kita mendandalkan keyakinan kita dari pada mengandalkan Allah itu sendiri.

sikap di atas keyakinan kita kepada Allah adalah sikap pasrah kepada Allah, sikap pasrah adalah sikap dimana kita sudah (have done) yakin kepada ALlah. untuk meninggalkan kekuatan keyakinan kita yang berasal dari EGO kita maka keyakinan itu harus kita rubah menjadi kepasrahan kepada Allah. Misalnya kita sakit tenggorokan kita yakin bahwa Allah menyembuhkan, kita rubah menjadi menyerahkan sakit tenggorokan tersebut kepada Allah

dan anda akan merasakan perubahan yang mendasar dari penyerahan tersebut. lebih hebat dari pada jika anda yakin bahwa Allah menyembuhkan