Tidak sembarang belajar makrifat

dalam kitab al khusyu fii shola halaman 160, ibnu qoyyim berpendapat bahwa ada dua makrifat, yang pertama adalah sekedar makrifat, atau sekedar kenal. makarifat yang seperti ini bisa dilakukan oleh siapapun bahkan syetan sekalipun bermakrifat. yang kedua adalah makrifat yang dapat menimbulkan kerendahan hati, kekhusyuuan, dan akhlak mulia lainnya.
jika kita mengacu pendapat dari Ibnu Qoyim ini maka kita tidak boleh sembarang makrifat, hanya makrifat yang menimbulkan kekhusyuan sajalah yang kita pelajari dan kita jalankan.

Author: Setiyo Purwanto

Trainer dan Peneliti psikologi islam Dosen Fakultas Psikologi UMS

2 thoughts on “Tidak sembarang belajar makrifat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.